Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Apartemen Reza


__ADS_3

" Yaudah nak kamu pergi dulu, nanti klw selesai nya malam bisa menginap di sini yah" ucap mama wilna


"Siap Tante"


"Om Tante kak syabil kak anzha keynan, aku pamit pergi dulu yah!" pamit ara


"Iya Ra... kamu juga hati² yah!" ucap kanzha


"Siap kakakku sayang, bye aku pergi dulu yah!"


Akhirnya Ara pergi berdua dengan Reza.




Tujuan pertama mereka adalah di perusahaan Sanjaya Group's.



"Kamu tunggu disini atau mau ikut aku ke dalam ??" tanya Reza ke Ara



"Ikut aja kak, sekalian aku juga ingin tahu perusahaan ini!!" jawab Ara semangat



"Yaudah tapi kamu jangan berbuat yang aneh² yah "



"Siap laksanakan " sambil memberi hormat ke Reza dan tanpa sepengetahuan Ara tingkahnya itu membuat Reza tersenyum tipis



Ara dan Reza sudah masuk ke perusahaan dan mereka seperti menjadi tontonan publik.



"Kak apa ada yang aneh denganku hari ini??" tanya Ara ke Reza



"Maksud kamu??"



"Yah habis dari tadi Ara dilihatin terus sih sama karyawan perusahaan ini dan itu membuat Ara tidak nyaman, coba kakak liat baik² tampilan Ara apa ada yang aneh??" sambil tersenyum ke reza



![](contribute/fiction/271076/markdown/4804569/1696573718432.jpeg)



Dan seketika Reza terpana oleh senyumannya Ara namun ia bisa mengembalikan ekspresi nya kembali



"Ahemm.... ngapain kamu senyum² gitu??"



"Emangnya kenapa?? kata mommy senyuman Ara itu manis tau!!"



Dan lift itupun terbuka di dalamnya terdapat beberapa karyawan. Seketika semua karyawan yang ada di dalam lift itupun terpana melihat Ara.



"Ayo masuk!" ajak Reza sambil menggandeng tangan Ara



Ara yang kaget Dengan perlakuan Reza itu hanya mengikuti nya saja. Dan selama di dalam lift itupun Ara tau bahwa mereka sedang membicarakannya.



"Wah itu siapa yang dengan pak Reza?? cantik banget kayak bidadari turun dari seruga tau" bisik karyawan 1



"Iya dia cantik sekali. beruntung sekali kita bisa melihat dengan jarak dekat wanita secantik itu" bisik karyawan 2



"Apa itu pacarnya pak Reza?" bisik karyawan 3



"Yahh kalau itu betul kita tidak punya kesempatan lagi dong"bisik karyawan 4



Sedangkan Ara yang tak tahan menjadi bahan pembicaraan langsung berbalik badan dan tersenyum kepada karyawan² itu sambil memperkenalkan dirinya.


__ADS_1


"Hallo semuanya namaku Ara, aku adalah adiknya kak kanzha istrinya kak syabil!" ucap Ara sambil tersenyum ke karyawan yang ada di belakangnya



"Oh adik iparnya pak syabil, hallo juga salam kenal namaku Erik, mereka Bayu Dio dan putra!" balas karyawan 1 sambil membalas jabat tangannya Ara



Sedangkan Reza langsung memarik tangannya Ara dari Erik dan bertepatan dengan pintu lift terbuka dan seketika wajahnya Reza menjadi mendung bak akan turun badai hujan petir yang menggelegar.



"Sudah kalian kembali bekerja sana!!" ucap tegas Reza



"B-baik pak Reza" jawab para karyawan gagap karena melihat ekspresi mukanya Reza sedangkan Ara hanya tersenyum dan geleng2 kepala melihat tingkah lakunya reza



Reza menggandeng tangan Ara untuk menuju ruang kerjanya. Dan ketika masuk ke ruangannya Reza Ara terpukau dengan gaya desainnya



"Wahhh ternyata perusahaan Sanjaya Group's memiliki desain interior yang se klasik ini!" sahut Ara takjub



"Aku yang mendesain ruanganku sendiri." sahut Reza



"Ohhh..." jawab Ara dengan mengangguk anggukkan kepalanya dan masih menikmati desain ruangan kerja milik Reza.



"Kamu tunggu aku disini dulu, aku akan menyerahkan dokumen ini ke manager pemasaran"



"Oke👌" jawab ara



" Wah nyaman sekali ruangan ini?? ini seperti bukan ruang kerja tpi ruang pribadi!" ucap Ara sendiri sambil melihat² meja kerjanya Reza dan ia sangat dibuat penasaran dengan salah satu laci meja kerjanya karena disalah satu laci yang paling bawah sendiri itu terdapat kunci yang memiliki gantungan yang sangat dirasa Ara memiliki arti khusus. Ketika Ara ingin melihat gantungan kunci itu tiba-tiba....



"Ara kamu ngapain?" sahut Reza yang sudah tiba di ruang kerjanya kembali




"Oh yaudah cepat sini, urusanku sudah selesai sebaiknya kita segera ke toko buku!" ajak Reza



"he.em baiklah ayo!"



Akhirnya mereka berdua keluar dari perusahaan dan menuju ke toko buku. Dan tak butuh waktu lama mereka berdua telah sampai di toko buku tersebut.



"Kamu cari dulu buku² yang kamu butuhkan, aku tunggu kamu di sana!" sambil menunjuk kursi bangku yang kosong



"Iya baiklah" jawab Ara



"Aduh bukunya kog tinggi sekali sih! ayok semangat Ara demi tugas kamu !!!" sambil menjijit berusaha untuk mengambil bukunya



Namun tiba-tiba Ara dikagetkan dengan tangan seseorang yang dengan mudahnya mengambil buku incarannya itu dan langsung membukanya, seketika Ara langsung menoleh betapa kagetnya Reza sudah berada di belakangnya.



![](contribute/fiction/271076/markdown/4804569/1696573718435.jpeg)



"K-kak Reza??" ucap Ara dengan degub jantung yang cepat karena mereka berdua saat ini berada dalam jarak yang begitu dekat



"Oke bagus juga isi buku ini!" sahut Reza dan sambil menatap mata hitam legam Ara yang membuatnya merasa akan terhanyut kedalam kedua mata itu.



"M-mm terimakasih kak!"



"Ahemm oke sama²!" sambil menetralkan perasaannya kembali

__ADS_1



"Sudah semua buku² yang kamu perlukan??" tanya Reza ke Ara



"Iya kak kayaknya sudah cukup"



"Ayok sekarang kita pulang"



"hmm"



Setelah selesai membayar akhirnya mereka berdua menuju ke apartemen Reza.



"Kak Reza?? sepertinya ini bukan jalan menuju ke mansion kak syabil??" ucap Ara



"Iya memang bukan"



"Terus kita mau kemana??" tanya ara



"Ke apartemenku" jawab Reza



"Ohhh"



"*Apakah kak Reza sudah pernah membawa seorang perempuan ke apartemennya atau aku yang pertama yah?? jadi penasaran nihh*!" ucap Ara dalam hati



"Silahkan masuk"



"Baik kak, permisi"



"Wah apartemen kakak rapi sekali, beda sekali sama apartemennya keynan selalu saja berantakan dan terpaksa deh sebagai teman yang baik aku selalu membantunya untuk beres-beres" sambil mengekspor isi apartemen milik Reza



" Apa?? kamu pernah pergi ke apartemen dia sendirian??"



"Iya kak, karena bibi yg bertugas hanya seminggu sekali saja datang ke apartemennya "



"Dan hanya berdua saja??"sahut Reza dengan nada tinggi



"M-mm bisa dibilang begitu!"



"Ohh ternyata kamu sering juga yah pergi ke apartemen para laki-laki!!" ucap ketus Reza



"Eitss enak saja, aku pergi ke apartemen laki laki hanya 2 saja yah nggak banyak!"



"Huhh kamu bilang 2 itu tidak banyak??? terus aku saja baru pertama kali kamu bilang apa??" sahut Reza tidak mau kalah



"Wahh berarti aku anak cewek yang pertama kali ke apartemen kakak dong" ucap Ara dengan bahagia



Sedangkan Reza hanya melengos pergi supaya tidak menjawab pertanyaan Ara.



"Kak Reza jawab dulu dong,... jangan main nyelonong pergi aja kayak jailangkung!" sambil mengejar kemana perginya Reza.



⭐⭐⭐

__ADS_1


__ADS_2