
"Cepat kalian berdua bawa kakak ipar pergi dari sana dan langsung menuju ke ruang inapnya sedangkan kita akan menghadang kak syabil, mumpung kak syabil masih belum melihat kakak ipar" ucap rigas sambil menatap ke arah cici mikha dan dafi
"Oke" jawab mereka bertiga dan cici serta mikha menghampiri kanzha sedangkan rigas dan dafi menghampiri syabil.
"Kak kanzha..." panggil mikha
Kanzha yang merasa ada yang memanggilnya menoleh ke sumber suara dan ternyata yang memanggilnya adalah mikha adik iparnya bersama dengan cici sahabatnya.
"Oh cici mikha, ada apa ?"
"Hiks hiks hiks maafin mikha kak yang ninggalin kakak sampek jadi kayak gini hiks hiks" ucap mikha sambil menangis memeluk kanzha
"Sudah.. ini bukan salah kamu. Ini sudah rencana kita !" jawab kanzha
"Kamu juga zha bisa hubungi aku kalee kalau ada apa-apa, aku masih bisa kog smakdown si penguntit itu" ucap cici sambil mengepalkan tangannya karena ingin sekali menghajar orang itu.
"Maaf ci, itu juga dalam keadaan genting" balas kanzha
"Oh ya ini kenalin Feby dan Farel mereka kakak beradik, dan ini cici dan mikha mereka sahabatku" terang kanzha
"Oh hai namaku farel ini adikku Feby" ucapnya sambil memperkenalkan dirinya.
"Iya hai juga,.. namaku Cici dan ini mikha"
"Oh ya zha, kamu harus segera keruang inapmu karena sudah ditunggu" ucap cici
"Oh baiklah,.. tolong kamu bantu aku yah ci kembali ke ruangan" pinta kanzha ke cici
"Oke no problem"
"Kita pamit dulu yah, karena aku sudah ditunggu seseorang."pamit kanzha ke feby dan Farel
"Oke kak" jawab feby sedangkn farel hanya tersenyum menganggukkan kepalanya saja.
__ADS_1
cici mikha dan kanzha pun kembali ke ruang inap kanzha sedangkan rigas dan dafi lngsung menggeret syabil untuk kembali ke ruangan rawat inap kanzha karena kat mereka istrinya itu sudah ada dikamarnya bersama cici dan mikha.
***
Setelah syabil sampai di ruang inap istrinya ternyata benar ia sudah didalam dan sedang berbincang dengan mikha dan cici.
"Kenapa kamu tinggalin aku?" tanya syabil ke kanzha dengan wajah yang murung
"Kamu beli minumnya dimana? kog lama amat?" tanya kanzha
"Ini tadi gara-gara aku di telfon sama si reza ingin membahas sesuatu mangkanya jadi lama" jelas syabil
"Gimana kondisi kamu zha ? sudah baikan?" tanya dafi
"Yah syukurlah udah agak mendingan" jawab kanzha
"Oke berhubung kalian semua ada disini aku ingin membahas masalah perusahaan. karena besok adalah rapat dengan pemegang saham" ucap syabil
"Untuk kanzha cici mikha kalian dirumah sakit saja nemenin kanzha, biar aku dafi rigas dan reza mengurus masalah Perusahaan!" tegas syabil
"Yah kita sudah menemukan CEO ICBC yang sekarang ada di Indonesia dan itu semua berkat tuan reza, namun beliau belum memberikan keputusan. Paling lambat akan memberikan keputusannya besuk jam 10 saat rapat dewan direksi akan berlangsung" jelas mikha
"Terus bagaimana sekarang?" ucap kanzha khawatir dan menundukkan kepalanya
Namun tiba-tiba ada yang mengusap lembut kepala dan berucap "Kamu tenang saja, mereka semua tidak akan bisa mengancamku, kamu fokus saja ke pemulihan kamu biar cepet sehat!" tutur syabil
"Hmm maaf aku tidak bisa membantumu"
"Sebenarnya apa yang telah kamu lakukan adalah lebih dari cukup zha, dan sekarang adalah giliranku. Berani-beraninya mereka semua menggertak kamu dan akan menjual saham mereka ke perusahaan Ericsson, namun aku perlu bantuan dafi dan rigas"
"Apa yang bisa kami bantu kak?" tanya rigas
"Untuk kamu rigas kamu harus berurusan dengan direktur b*j*ingan itu dan mengambil dana kita juga tangkap dia, kalau perlu seret dia juga ke rapat besok. Kita akan tahu siapa rekan2 dia yang telah membantunya, dan untuk dafi kamu tangkap juga selingkuhannya itu alias sekretarisnya bawa juga ke ruang rapat besok. Kita akan memainkan sebuah drama kemenangan besok" ucapnya sambil senyum devilnya
__ADS_1
"Terus bagaimana si mak lampir itu kak?" tanya mikha
"Dia sudah aku tangkap kemarin ke markas kakak dan untuk malam ini kakak akan sengaja membiarkan perempuan tidak tahu diri itu lepas dan akan mengikuti rapat besok bersam dengan kekasihnya itu"
"Memangnya apa yang kamu lakukan ke susan syabil?" ucapnya sambil menghembuskan nafas karena jujur ia tidak ingin balas dendam ke kakak tirinya itu
"Hanya memberikan pelajaran kecil, agar dia jerah dan tidak lagi berani berurusan dengan kamu atau aku!"
"Sudalah ini sudah malam, lebih baik kalian pulang dulu dan persiapkan untuk besok!" titiah syabil dan tiba-tiba ada yang membuka pintu ruang inap kanzha dengan kasar, dan itu adalah mama papanya serta ayah nya kanzha.
Mereka bertiga langsung menuju ke kanzha dan menanyakan keadaan menantu dan anak mereka.
"Kanzha sayang, kenapa kamu bisa kecelakaan? siapa dalang dibalik semua ini? mama gak akan melepaskan mereka yang berani menyakiti menantu mama yang cantik ini" ucap mama wilna
"Sekarang kanzha sudah tidak papa kog ma,.. mama tenang saja jangan khawatir yah" jawab kanzha ke mama mertuanya
"Ini semua ulah saudara tiri kanzha sendiri" timpal syabil otomatis kanzha langsung memelototkan matanya ke syabil... bisa-bisanya dia membeberkan di depan ayahnya.
"Wahhh ternyata Mak Lampir itu lagi yahh.... dasar jadi orang sukanya syirik aja sih kerjaannya. Kurang bersyukur banget tuh orang. Seharusnya yah pak bayu anda itu harus mendidiknya dengan tegas " omel wilna ke bayu
"Iya maafkan ayah yah zha selama ini ayah tidak tahu perlakuan buruk mereka ke kamu. Nanti akan ayah akan berikan susan hukuman agar sikapnya bisa berubah" tutur Bayu dengan penyesalan
"Tenang saja ayah mertua, syabil sudah mewakilkan ayah untuk memberikan pelajaran yang berharga ke dia agar ia bisa menjaga sikapnya" balas syabil
"Sekarang sudah malam lebih baik kalian semua pulang saja, kalian bertiga pasti juga lelah dalam perjalanan, biar syabil yang akan menjaga istri syabil" ucapnya dengan tegas dan ada makna tersirat dibaliknya yang tidak ingin diganggu berduaan dengan istrinya itu.
"Yeee kak syabil dari kemarin ngusirin kita terus, kita kan juga pingin jagain kak kanzha... Bilang aja kak syabil mau berduaan saja kan sama kak kanzha" goda mikha ke syabil
"Tuh kamu tahu"ucap syabil sambil menahan malunya dan semua orang yang ada di situ tertawa dibuatnya.
...***Bersambung***...
Hai hai hai para readers,... jangan lupa like koment and share yah ceritanya author biar author tambah semangat lagi nulisnya di sela sela kesibukannya author
__ADS_1
@Terraikaka