Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Bertemu Bunda Mertua


__ADS_3

"Ternyata kamu kalau tidur sangat manis kudanil kecilku,... aku akan membuatmu jadi milikku selamanya dan akan menyingkirkan suamimu itu, dan kita akan hidup berdua selamanya" ucapnya sambil membelai wajah kanzha dan kemudian pergi dari kamar kanzha karena tidak ada siapapun disana kecuali kanzha sendiri yang sedang tidur nyenyak.


Sedangkan ada hati yang panas ketika mendengar perkataan itu.


★★★


Setelah aren pergi dari kamar kanzha dan menutup pintunya, syabil langsung membuka selimutnya dan langsung terduduk sambil menatap istrinya tajam.


Namun yang jadi objek targetnya hanya menyengir kuda saja. Kanzha tahu bahwa suaminya saat ini marah setelah mendengar perkataan dari si gula aren itu.


"Mas,.. kamu jangan marah yah. Mungkin si aren itu ngomongnya ngaco saja. Mana mungkin dia suka sama aku," ucap kanzha sambil merangkul tangan syabil dan menampilkan puppy eyes nya.


"Kamu ini,.. sudah jelas-jelas ia ingin hidup bersamamu selamanya itu artinya ia suka sama kamu rubah kecil !!" jawab syabil gemas dengan kepolosan istrinya itu.


"Haisss... kenapa dia dan kamu memanggil aku dengan sebutan hewan sih !! satunya kudanil dan yang ini rubah. Emangnya wajahku ini kayak kebun binatang apa!" jengkel kanzha


"Hehehe itu adalah salah satu panggilan sayangku ke kamu lohh... dan aku tidak ingin ada orang lain memanggil seperti itu ke istriku!" ucap syabil sambil mengukung kanzha dengan kedua tangannya dan mengikis jarak diantara mereka.


Namun kanzha hanya melengos saja dan menatap ke sembarang arah karena ia sangat gugup saat ini ditatap oleh syabil dengan intens.


"M..mas kamu mau ngapain??" tanya kanzha gugup


Kemudian syabil membelai wajah kanzha dan mendekatkan wajahnya ke kanzha dengan perlahan-lahan dan kanzha hanya menutup matanya. "Hahaha kena kau rubah kecil" gumam syabil dalam hati dengan senyum smirknya.


Kanzha tidak merasakan apapun kemudian ia membuka matanya dan syabil langsung mengecup singkat bibir mungil itu.


"Ishh mas itu ya!!" gerutu kanzha


"Heheh habisnya kamu gemesin banget sihh" sambil mengacak gemas rambut kanzha


"Ayo mas kita ke ruangan bunda," ajak kanzha ke syabil sambil berdiri


"Tapi di luar penjagaan sangat ketat, aku gak mau di tangkap sia-sia yah oleh mereka sayang!",


"Itu kalau kita lewat pintu, namun kita akan lewat jalan rahasia di kamar ini" sambil menyeringai


"Wooww... kalau begitu ayo !"


Kanzha mendekati bufet dan memutar sebuah kepala patung yang ada di bufet tersebut dan kemudian bufet itu terbelah menjadi dua dan menunjukkan sebuah jalan.


"Ayo mas" ajak kanzha sambil menggandeng tangan syabil.


"Hmm" sambil terus mengikuti istrinya itu


Kemudian kanzha dan syabil sudah berada di dalam kamar nyonya aiden.


"Bunda.." panggil kanzha ke nyonya aiden


Nyonya aiden yang sedang berada di balkon dengan pemikirannya itu tersentak kaget mendengar panggilan putrinya itu.


"Iya ada apa sayang" sambil berbalik ke kanzha dan ia sangat kaget bahwa putrinya itu bersama dengan seorang laki-laki yang ia tidak kenal dan entah kenapa ia merasa tidak asing dengan wajah laki-laki itu.


"Mmm kanzha mau bicara bersama bunda,.. apakah boleh ??" tanya kanzha ke nyonya aiden


"Iya sayang boleh, tapi ini siapa?" sambil menatap ke arah syabil

__ADS_1


"Oh ya bunda, selama beberapa hari ini anzha mau memberitahu bunda tapi bunda terlihat sangat sibuk, jadi anzha tidak berani mengganggu bunda,"


"Sayang,.. dengarkan bunda. Sesibuk apapun pekerjaan bunda namun jika berbicara dengan putri-putri bunda maka bunda akan sangat senang, karena kalian adalah semangat bunda" sambil membelai kepala kanzha.


"Trimakasih bunda, oh ya perkenalkan ini suami anzha bunda namanya syabil" ucap kanzha


"Apaa !!! kamu sudah menikah sayang??" syok nyonya aiden.


"Iya bunda, maaf anzha tidak segera memberitahu bunda"


Saking syok nya nyonya aiden sampai lemas dan tubuhnya hilang keseimbangan namun kanzha dan syabil langsung memapahnya untuk duduk di sofa.


"Maafkan saya nyonya aiden. Saya baru tahu keberadaan kanzha setelah insiden penculikan oleh black rose itu, saya harap anda membatalkan pernikahan kanzha dengan ketua black rose aren, karena kanzha masih istri sah saya dan saya sangat mencintainya. Memang di awal pernikahan kita berniat untuk menjadikan pernikahan ini sebagai alat keuntungan saja namun seiring berjalannya waktu kita berdua sudah bisa saling menerima dan akan saling mencintai hingga maut memisahkan kita," tegas syabil sopan ke nyonya aiden


Sedangkan saat ini nyonya aiden menelisik raut muka syabik namun hanya kesungguhan yang terdapat disana, dan ia pun hanya bisa mengehala nafas.


"Kenapa bunda tidak memberitahukan anzha apa yang sebenarnya terjadi ?? mengapa bunda tiba-tiba menikahkan anzha ke aren itu??" ucap sedih kanzha sambik menundukkan kepalanya


"Maafkan bunda sayang. Ini karena perjanjian bunda ke tuan muda aren. Bunda berjanji jika ia benar-benar menemukan kamu sebagai putri bunda, maka bunda akan menyetujui 3 permintaannya, kecuali sebagai ketua Khawirdzone. Dan salah satu permintaannya yaitu menikahi kamu. Karena dia juga mencintai kamu. makanya bunda menyetujuinya dan ia juga ingin merahasiakan dari mu untuk memberikanmu kejutan di hari penyambutan mu" terang nyonya aiden ke kanzha


"Dasar si gula aren itu. Berani-beraninya dia meminta permintaan seperti itu. Anzha yakin dia akan memanfaatkan anzha untuk mencapai keinginannya bunda"


"Sempat terbersit difikiran bunda seperti itu sayang. Tapi bunda tidak bisa mengingkari janji bunda ke dia" sesal nyonya aiden


"Nyonya serahkan saja permasalahan ini kepada saya. Saya yang akan menghadapi si aren sendiri" ucap syabil untuk menenangkan fikiran nyonya aiden


"Apa kamu yakin nak??"


"Saya sangat yakin 100% nyonya" jawab syabil sopan


"Hahaha bunda apaan sihh" tawa kanzha


"Baik bunda" jawab syabil sambil tersenyum


"Sekarang apa rencanamu untuk besok nak?" tanya nyonya aiden ke syabil.


"Menyerang secara terbuka" ucap syabil mantab


"Apa kamu yakin nak?"


"Iya bunda... setelah upacara penyambutan kanzha, kanzha harus memberitahukan statusnya kepada semua orang bahwa dia sudah menikah dan suaminya hadir disana, otomatis pernikahan itu akan bisa dibatalkan. Dan berhubung sekarang si aren masih di kawasan Khawirdzone dan ia tidak membawa pasukan maka kita bisa memanfaatkan situasi ini untuk mengabulkan janji bunda ke dia. Karena keadaan dia terpojok maka dia akan secara langsung untuk membuat suatu permintaan dan bunda harus menyetujui nya tanpa syarat, karena ia akan berfikir bahwa bunda berada di pihaknya." terang syabil


"Itu ide yang bagus nak. Tapi bagaimana dengan keselamatan kamu nanti?" tanya nyonya aiden khawatir


"Tenang saja bunda, syabil akan memikirkan cara untuk menjaaga keselamatan semua orang di kastil ini!"


"Bagaimana caranya mas?" sahut kanzha


"Nanti kalian akan tahu sendiri, yang penting sekarang harus membebaskan teman-teman dan adik syabil dulu bunda"


"Memangnya apa yang terjadi dengan mereka semua nak?" tanya nyonya aiden


"Kemungkinan mereka semua sekarang sudah tertangkap bunda"


"Apa?? bagaimana bisa??"

__ADS_1


"Ini semua gara-gara perintah dari geng black rose bunda. Mereka yang memerintah para pengawal untuk menangkap kita semua sebagai penyusup, jadi dengan susah payah akhirnya saya dapat menemukan keberadaan istri saya"


"Kurang ajar sekali mereka berani berbuat seenaknya dengan tamuku !! aku tidak akan membiarkan kereka begitu saja!!" geram nyonya aiden


Kemudian nyonya aiden menghubungi Steven untuk segera ke kamarnya. Dan tak lama kemudian steven sudah berada di kamar nyonya aiden.


"Ada keperluan apa nyonya aiden memanggil saya di pertengahan malam ini?" tanya steven hormat


"Steven Sekarang aku mempunyai tugas penting untukmu dan aku ingin kau bisa menjalankannya dengan baik nak"


"Tugas apa nyonya aiden?? saya akan menjalankan dengan sebaik mungkin" jawab Steven


"Kamu harus bisa membebaskan 3 orang dalam foto ini yang ditangkap hari ini namun harus secara rahasia dan semua orang tidak boleh ada yang tahu. Aku tunggu kamu 1 jam lagi di sini yang stev bersama para tamuku" terang nyonya aiden


"Saya siap melaksanakannya nyonya!" jawab stev


"Baiklah stev hanya kamu yang saya percayai nak"


"Steven pamit dulu nyonya "


"Baik segeralah nak"


"Trimakasih bunda mertua" sahut syabil dengan tersenyum ke nyonya wilna


"hehehehe sama-sama anak menantunya bunda😅, akhirnya bunda punya anak laki-laki sekarang" goda nyonya aiden ke syabil


"Tapi wajah kamu ini sangat tidak asing nak. apa kita pernah bertemu??" tanya nyonya aiden ke syabil


"Perasaan syabil tidak pernah bertemu dengan bunda, ini adalah pertemuan pertama kita bunda"


"Oh ya..." respon bunda sambil manggut-manggut


"Oh ya mas bagaimana keadaan mama wilna sama papa sanjaya?" tanya kanzha ke syabil


"Baik-baik saja. mereka sekarang sedang bergantian menjaga Dafi dan cici teman kamu" jawab syabil


"Apa....kamu anaknya wilna dan sanjaya??" kaget nyonya aiden


"Apa bunda mengenal orangtuaku?"


"Ya ampun nakk... wilna itu sahabatnya bunda waktu SMA sampai kuliah dulu. Dan setelah dia menikah dengan Sanjaya dan dibawa ke luar negeri maka semenjak itulah kami sudah jarang berkomunikasi. Ternyata wajah kamu duplikat nya sanjaya yahh wkwkwk pantas saja bunda serasa mengenal kamu "


"Iya bunda, setelah pernikahan mama dan papa mereka berdua langsung ke Ausi karena oma sedang sakit" jawab syabil


"Wahh dunia memang sempit yahh.. ternyata anaknya bunda menikah sama anak dari sahabat bunda... bunda ingin sekali bertemu mama kamu nak"


"Iya syabil akan membawa bunda untuk menemui mama dan papa, tapi setelah masalah disini selesai"


"Oke !! Memang benar duplikat nya sanjaya wkwkwk" sambil mencubit gemas juga kedua pipi syabil. Akhirnya mereka bertiga mengobrol bahagia sambil menyusun rencana untuk esok hari.



...***Bersambung***...


Hai hai hai readers tetap like koment and share yah.. karena like dan komen kalian adalah semangat author untuk menulis cerita ini🤧☺️

__ADS_1


#Terraikaka


__ADS_2