
kanzha didampingi oleh cici menuju ke area resepsi pernikahan.
"Ci,.. nanti siapa yang mendampingi aku di altar menuju tuan syabil" Ucap kanzha sedih dan menundukkan kepala, karena jujur ia sangat takut jika berbuat kesalahan dan mempermalukan keluarga syabil di depan umum.
"Kamu tenang saja zha,..pokoknya kamu hari ini harus menikmati kebahagiaanmu yahh sobat"ucap cici tersenyum karena ia tahu bahwa ayahnya kanzha bersedia datang kepernikahan putri kandungnya ini.
"Gimana bisa tenang ci,..aku...takut"sambil menundukkan kepala dan didepannya sudah berdiri sepasang sepatu, dan saat kanzha mendongakkan kepalanya betapa terkejutnya bahwa ayahnya ini sedang berada didepannya.
"Ayah..."ucap kanzha sambil mata sudah berkaca-kaca karena ia sangat ingin sekali didampingi oleh ayah kandungnya sendiri
"Apa yang kamu takutkan nak,..ayah ada disini sekarang. wahh anak ayah seperti princess di negeri dongeng sangat sangat sangat cantik sekali" ucapnya sambil mengelus kepala kanzha
"Dan sekali lagi maafkan ayah yah nak telah bersikap kasar terhadapmu,..ayah gagal menjadi ayah yg baik kepadamu.Padahal kamu putri kandung ayah sendiri.sekali lagi maafkan ayah yah nak"
"Ayah tidak salah apapun kepada kanzha, anzha sudah melupakan semua masalah tentang kita"ucapnya sambil tersenyum penuh kebahagiaan
"Yasudah ayok sekarang ayah akan mendampingi putri ayah yg paling cantik sendiri ini menuju ke calon suaminya" ucapnya dengan bahagia
__ADS_1
"Baik ayah"sambil menggandeng tangan ayahnya dan senyuman tidak pernah lepas dari bibir kanzha.
***
sedangkan syabil sendiri sekarang mondar mandir tidak jelas diruangannya karena merasa nervous dan jantungnya berdetak sangat cepat sekali
"Heii kamu kenapa kak,...mondar mandir kayak setrikaan ajah. Aku yg ngeliat saja sampai pusing" tutur rigas adik syabil
"Kamu diamlah"
"Yaampun kak, apa jangan-jangan kakak nervous yahh gara2 mau nikah sama kakak ipar hahaha,... seorang syabil sanjaya putra yg tidak takut atau gentar sekalipun terhadap musuhnya,..lhaa ini malah mau menikah dibuat keki kek gini hahahha"ucap rigas sambil tertawa melihat muka kusutnya syabil
"Enak saja, Aku sedang bagaimanapun akan tetap terlihat keren tau"ucapnya sambil menatap adiknya
"Yaudah kak, ini acaranya mau di mulai.Lebih baik sekarang kita menuju ke tempat pernikahannya"
__ADS_1
"Hmm baiklah" syabil menghembuskan nafas nya dengan keras berharap menetralkan rasa gugupnya ini. syabil memegang dadanya yg terasa berdebar dengan cepat namun terselip senyuman di bibirnya.
***
Syabil menunggu kanzha dialtar pernikahan mereka, tatapan mata syabil dan semua tamu undangan seakan terhipnotis dengan kecantikan kanzha. Syabil merasa takjub dibuatnya dan tidak pernah berkedip menatap calon istrnya itu.
Syabil menerima genggaman tangan kanzha dari ayah kanzha dan membisikkan sesuatu ke kanzha.
"You're so beautiful my wife"dengan senyuman merekahnya
Mendengar perkataan syabil membuat pipi kanzha bersemu merah dan itupun tak luput dari tatapan mata syabil. Syabil serasa dibuat gemas dengan tingkah calon istrinya.
Syabil dan kanzha mengucapkan janji pernikahan dan bersedia hidup berdua selamanya hingga maut memisahkannya.
Acara selanjutnya yaitu pertukaran cicin
__ADS_1
syabil memasangkan cicin ke jari manis kanzha dan bergantian kanzha memasangkan cicin ke jari manis syabil. dan mencium kening kanzha.
senyum terukir dari kedua insan tersebut ☺️