
Keluarga sanjaya masih disibukkan dengan persiapan pernikahannya kanzha dan syabil. karena tinggal beberapa hari lagi kanzha dan syabil akan menikah. sebelumnya mama dan papa syabil sudah mengetahui latar belakang kanzha dan bagaimana ia diperlukan dikeluarga nya sendiri. jujur wilna sangat tidak terima kanzha diperlakukan keluarganya sangat tidak adil. bahan sering juga kanzha dijadikan pembantu oleh ibu tirinya. Maka dari itu wilna dan suaminya sudah memutuskan untuk tidak memberi tahu keluarga kanzha tentang pernikahan ini. Karena setelah kanzha diusir dari rumah keluarga besar handoko maka wilna pikir sudah tidak ada hubungannya lagi kanzha dengan keluarga lamanya itu, kanzha pun sebenarnya sangat sedih tapi ia tutupi karena ia belum meminta restu kepada ayahnya dan kanzha sudah sangat nyaman berada di tengah² keluarga sanjaya. Hubungan kanzha dan syabil pun mengalami peningkatan meskipun kadang diawali dengan adu mulut namun itu yg membuat mereka saling merindukan.
Kanzha dari atas balkon sedang melamun dan memperhatikan orang² yg sedang sibuk dengan pekerjaannya masing²
"Nak, kamu sedang ngapain di balkon sendirian. Mama sudah nyari² kamu dari tadi eh ternyata ketemunya disini" ucap wilna
"Eh kanzha gak ngapa²in kog ma," jawab kanzha
"Nak sebenarnya mama mengerti tentang perasaanmu. kamu sedang bersedih karena mau menikah dan belum meminta izin ke ayahmu kan?" tanya wilna
"Eh nggak kog ma" ucap kanzha sambil menundukkan kepalanya
"Sudah kamu jangan bohong lagi nak sama mama, yasudah nanti sore kamu kerumah ayahmu memberitahu tentang pernikahan ini yah" tutur wilna karena tidak tega melihat kanzha yang akhir² ini sering melamun.
"Apa tidak papa ma"
__ADS_1
"Hmm tidak papa,.. asalkan kamu diantar syabil yah nak. Mama tidak ingin terjadi apa² sama calon menantu mama yang cantik ini" ucap wilna sambil mengelus rambut kanzha
"Trimakasih banyak ma,.. sudah mau mengerti perasaannya kanzha" ucapnya dengan tersenyum bahagia
"Oh ya ma,.. ada apa mama mencari kanzha?"
"Kamu di tunggu syabil untuk fitting baju pernikahan di bawah nak"
"Oke baiklah ma, kanzha akan turun ke bawah"
***
"Iya² maaf tuan syabil" balas kanzha sambil tersenyum karena merasa lucu melihat ekspresi syabil
"Yasudah kalian ke kamar masing² untuk fitting baju" ucap wilna
__ADS_1
Setelah 5 menit berlalu syabil keluar dengan menggunakan tuxedo berwarna putih yang sangat cocok dengan syabil dan itu sangat menambah kadar ketampanannya syabil.
"Wahh anak mama ganteng banget" ucap wilna dengan bahagia
"Yayadung anak siapa lagi hehehe"balas syabil
"Mana kanzha ma,.. apa belum keluar?"
"Yah belum lah nak, dia akan memerlukan waktu yg cukup lama untuk memakai gaunnya, kita tunggu saja"
Karena menunggu kanzha yg tidak keluar² syabil dilanda kebosanan dan dia memainkan hpnya sendiri.
Ceklek,... pintu kamar kanzha terbuka dan datanglah kanzha dengan menggunakan kebaya putih yg akan dipakai akadnya serta memakai riasana senatural mungkin. semua mata tertuju kepadanya kecuali syabil yg masih asyik dengan handphonenya sendiri.
"So perfect,.. " sambil menggandeng kanzha kehadapan syabil
__ADS_1
"Nak sekarang coba lihat calon istrimu ini"
Syabil mendonggakan kepalanya ke kanzha dan seakan dia tersihir akan kecantikannya kanzha. bahkan syabil tidak berkedip sekalipun dan merasa jantungnya berdegup kencang ketika melihatnya.