Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Menerka Ulang Kejadian


__ADS_3

"Trimakasih istriku, akhirnya kamu mau menyerahkan mahkotamu hanya kepadaku dan trimakasih kamu telah menjaganya untukku selama ini" ucap syabil sambil mencium kening kanzha yang sudah terlelap terlebih dahulu karena kelelahan.


β˜…β˜…β˜…


Pagi menjelang siang pun kedua insan tersebut masih tidur terlelap dan karena kanzha yang perutnya merasa sangat lapar dan ia pun terbangun. Dan saat kanzha membuka matanya hal yang terlihat pertama kali di matanya yaitu wajah terlelap suaminya dan ia sudah benar-benar menjadi istri sepenuhnya yang sudah menyerahkan mahkotanya ke suaminya itu.


"Ya ampun sudah jam sepuluh??" ucap kanzha kaget sambil melihat jam dan itu sukses membangun syabil dari tidur nyenyaknya.


"Ada apa istriku??" tanya syabil sambil mengeratkan pelukannya ke kanzha


"Mas ini hampir siang... sebaiknya ayo kita bangun" ajak kanzha ke syabil


"Nanti dulu 10 menit lagi.." sambil mengeratkan pelukannya ke kanzha dan menciuminya kembali


"Mas sudah..... tadi malam memangnya masih belum puas apa?"


"Mas nggak akan pernah puas sama istri cantikku ini, karena tubuhmu sudah menjadi candu bagi mas sayang"


"Bagaimana dengan 1 ronde lagi hehehe.." ucap syabil lagi sambil menampilkan puppy eyes nya


"Tapi mas aku lapar..."


"Yasudah deh, tapi kamu janji dulu nanti malam kamu harus kasih jatah doubel ke mas yah..."


"Iya iya terserah mas saja deh yang penting aku sekarang mau mandi dulu dan habis itu makan" jawab kanzha


"Oke sayang.. emuach" sambil mencium pipi kanzha

__ADS_1


Ketika kanzha ingin bangun tiba-tiba **** * nya terasa begitu sakit dan perih.


"Kamu kenapa sayang? pasti masih sakit yah??" tanya syabil khawatir


"Iya mas" sambil menganggukkan kepalanya.


"Yasudah kalau begitu biar aku gendong saja"


"Tap.. tapi mas aku masih bisa sendiri kog"


"Sudahlah sayang jangan ditutup-tutupi lagi. Kan aku sudah melihat semuanya tadi malam" sambil menarik selimut yang membelit di tubuh kanzha kemudian menggendongnya


Kanzha yang malu pun hanya menyembunyikan wajahnya di dada bidang syabil.


Setelah sampai di dalam kamar mandi syabil langsung mendudukkan kanzha di dalam bathtub dan mengisinya dengan air hangat dan menuangkan sabun dan aroma wewangian kedalamnya.



"Sama-sama sayang" jawab syabil kemudian ikut masuk kedalam bathub


"Loh loh mas kog kamu ikut masuk juga sih??" tanya kanzha


"Kita mandi bersama sayang itung-itung menyingkat waktu" jawabnya dengan santai


"Apa benar kamu gak akan macam-macam mas?"


"Iya sayang aku gak akan macam-macam palingan hanya satu macam saja hehehe.... yasudah kamu hadap ke belakang biar aku akan menggosok punggung mu"

__ADS_1


Kanzha yang mendengar omongan syabil masih ragu-ragu namun ia hanya bisa menurutinya dengan waspada


"Hanya menggosok punggung saja kan mas?"


"Iya sayang"


Kanzha pun menghadap kebelakang memunggungi syabil dan kemudian syabil menarik kanzha ke dalam pangkuannya, kanzha pun kaget dan berusaha untuk kembali seperti semula namun tangan kekar syabil menahannya di pinggang kanzha.


"Kamu sebaiknya diam saja sayang, jangan terus bergerak" sambil menahan gejolak hasrat yang sudah mulai terbagun akibat ulah istrinya itu.


"Mas aku nggak nyaman dalam posisi ini" sambil terus bergerak berharap syabil akan melepaskannya namun nyatanya ia malah terkena imbasnya sendiri dari ulahnya, karena bagian bawah mereka terus saling bergesekan dan itu membuat junior syabil turn on kembali


"Kamu harus tanggung jawab sayang,.. karena tidak menuruti perkataan ku yang menyuruhmu diam saja dan sekarang malah kamu sendiri yang membangkitkan dia" ucap syabil yang tak tahan akibat ulah istrinya yang nakal itu, ia mengerti bahwa milik kanzha masih sakit namun kanzha sendiri yang tidak menuruti perkataannya untuk diam dan patuh malah sebaliknya.


Karena junior syabil sudah trun on kembali dan ia juga tidak bisa menahannya lagi maka ia melakukan penyatuan lagi dengan istrinya dan tangannya sudah mulai tidak bisa dikondisikan kan dan asik bermain di bagian bawah milik istrinya itu.


"Hanya satu saja sayang" ucap syabil sambil terus menggempur istrinya itu dan kanzha hanya pasrah saja dengan kenikmatan yang diberikan oleh suaminya itu dan jujur bahwa tubuhnya pun tidak bisa menolak perlakuan dari syabil dan malah menikmatinya.


Dan inilah contoh dari perkataan yang tidak sesuai dengan perbuatan bahwa katanya hanya satu kali saja namun nyatanya sampai berkali-kali dan itu sangat menguras tenaga kanzha dan membuat tubuhnya menjadi lemas, ia akan mengingat-ingat dalam hati bahwa ia tidak akan mudah begitu saja mempercayai omongan dari suaminya itu kalau urusan beginian. Rencana awal kanzha yang hanya ingin mandi sebentar dan kemudian makan langsung hancur sudah karena sampai satu jam lebih ia masih belum keluar dari kamar mandi πŸ€­πŸ˜†. Dan di pagi itu pasangan suami istri tersebut sedang menerka ulang kembali kejadian tadi malamπŸ™ˆπŸ˜.


...***Bersambung***...


Kalau masalah beginian author tidak bisa terlalu panjang up nya karena bingung juga masih melayang-layang difikiran harus nerusinnya gimana lagi karena sudah mentok banget author ngehalunya wkwkwkπŸ˜ŒπŸ˜…. Mohon dimaklumi yah readers.


Happy Readings,... dan jangan lupa tekan like coment share and vote sebanyak banyaknya yahh agar author tetap semangat up nya hehehe...


thank you all~ :*

__ADS_1


@Terraikaka


__ADS_2