Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Time for susan's sentence


__ADS_3

"Maksudnya om apa?" tanya kanzha bingung


"Yah om sudah menerima kerja sama dengan perusahaan Sanjaya Group's"ucapnya dengan tersenyum ke kanzha


"Haaa maksud om itu om adalah CEO Perusahaan ICBC??" tanya kanzha kaget


"Iya sayang, suami ibu ini adalah CEO perusahaan ICBC" jawab bu yuli


Sontak itu membuat kanzha cici dan mikha melongo dibuatnya.


"Trimakasih trimakasih banyak om"


***


Waktu menunjukkan pukul 09.58 menit, rapat dewan direksi akan segera dimulai 2 menit lagi dan itu dihadiri juga oleh CEO perusahaan Ericsson Yoshi Nugraha dan juga susan.


Ketika rapat akan dimulai tiba-tiba syabil dan yoshi mendapatkan notif email dari perusahaan ICBC dan yoshi yakin kalau kerjasamanya akan diterima sedangkan pihak ICBC akan menolak kerjasama dari sanjaya groups.


Kemudian syabil membuka email itu dan ia langsung menyunggingkan senyumnya bahwa perusahaan ICBC telah menerima kontrak kerjasama dengannya dan ia juga mendapatkan pesan dari orang kepercayaan papanya itu bahwa dana yang hilang itu sudah aman dan sudah dipindahkan ke rekening milik perusahaan cabang sanajaya groups yang berada di luar negeri lebih tepatnya yang berada di USA agar lebih mudah.


"Tamat sudah riwayatmu yoshi,.. Perusahaanmu sebentar lagi akan berpindah tangan menjadi milikku" gumam syabil dalam hati sambil sambil tersenyum devilnya


Ditengah perdebatan para dewan direksi syabil dan reza masih tetap diam dan hanya menyimak apa yang diinginkan mereka.


"Tuan syabil, sekarang bagaimana dengan pertanggung jawaban anda sebagain CEO atas masalah yang terjadi di Perusahaan ini?" tanya yoshi sinis


"Hmm sudah tidak ada yang dipertanggung jawabkan lagi tuan yoshi" balas syabil tak kalah sinisnya


"Jadi maksud anda sudah tidak ada harapan lagi untuk menyelamatkan perusahaan ini dari kebangkrutan?"


"Sebenarnya siapa anda yang sangat tertarik dengan masalah di perusahaan saya sendiri?" tanya syabil


"Kehadiran saya kesini adalah untuk membantu menyelesaikan masalah anda dengan membeli semua saham di perusahaan Sanjaya Group's, dan saya sudah menyiapkan dokumennya" kemudian susan memberikan dokumen itu ke syabil dan syabil membacanya sejenak namun kemudian merobek dokumen itu dan melemparkannya di tengah meja rapat dan membuat semua orang diam dan takut akan ekspresi syabil saat ini.


"Kenapa anda merobek dokumen itu, seharusnya anda berterimakasih kepada tunangan saya yang ingin menyelamatkan perusahaan anda" protes susan


Syabil yang mendengar bantahan dari susan langsung menatapnya dengan tajam dan tak lupa syabil menunjukkan aura mengintimidasi ke dia dan berkata "Siapa kamu yang berani menyela pembicaraanku ?? apa pelajaran yang aku berikan selama 2 hari ini kurang berkesan untuk anda nona susan?"


Susan yang mendengar itu langsung mendadak wajahnya berubah menjadi pucat dan ia langsung diam duduk kembali di kursinya.


Flash Back On

__ADS_1


Ketika itu susan sedang berada di Bar untuk minum-minum dengan temannya dan kemudian ada ada seorang pria tampan yang mendekatinya, pria itu adalah reza asisten syabil. Susan kemudian tertarik dengan reza dan mencoba untuk merayu reza agar bisa memuaskan nafsunya karena jujur selama tiga hari ini yoshi selalu menghindainya dengan alasana banyak pekerjaan.


"Hai perkenalkan namaku susan" ucap susan dengan nada yang mendesah serta ia langsung memeluk badan reza


Reza yang mendapat perlakuan itu dari susan merasa jijik sekali dan reza pikir ia harus mandi kembang tujuh rupa untuk menghilangkan kesialan yang telah menimpanya saat ini.


"Demi apapun gue pingin nyemplungin nih cewek ke kolam piranha biar disosor sekalian sama tuh ikan, sabar reza ini semua demi soat lo... dan gue harus minta imbalan yang setimpal kepadanya!" geram reza dalam hati dan berusaha untuk menahan rasa jikiknya saat ini.


"Hei kenapa kamu diem saja?" ucap susan yang sudah mulai mabuk


"Oh iya namaku Rio" bohong reza


"Wah nama kamu keren sekali seperti orangnya"


"Apa kamu bilang?? Aku tidak dengar apa yang kamu katakan. mendingan kita ngobrol di tempat lain saja yang sekiranya tidak bising" jawab reza


Susan yang berfikir kalau cowok di depannya ini sudah tertarik dengannya dan ingin mengajaknya untuk jalan berdua dengannya.


"Baiklah kita sebaiknya cari tempat yang tidak bising" ucap susan sambil berdiri dan merangkul tangan reza dengan mesra dan ia sengaja untuk menempelkan badannya dengan badan reza


"Gila nii cewek baru saja kenal, udah main nemplok aja kayak ikan pembersih kaca. Si Yoshi kesambet apaan sampai memilih cewek yang modelannya kayak orang yang kurbel ini dibandingkan dengan kanzha. Mungkin otaknya ketinggalan di taman ancol kali yah" gerutu reza dalam hati


Kemudian reza membawa susan kedalam mobilnya namun tiba-tiba susan langsung ingin menciumnya dan tanpa aba-aba lagi reza langsung memukul tengkuk susan hingga pingsan.


Setelah sampai di markas syabil yang terletak di pinggiran kota dan markas itu sangat dijaga ketat. Tidak ada orang yang berani untuk menyelundup ke markas tersebut selain ia ingin menyerahkan nyawanya.


"Kalian bawa wanita ini ke ruang penyiksaan" titah reza kepada anak buahnya


"Baik bos"


Susan dibawah ke ruang penyiksaan yang terletak di ruang bawah tanah dan ia didudukkan dikursi sambil tangannya diikat dan mulutnya di lakban. Dan setelah beberapa saat ia tersadar dari pingsannya dan betapa terkejutnya ia sekarang telah disekap di ruangan yang sangat gelap dan mengerikan ini. Susan berusaha melepaskan ikatan tangan dan kakinys itu namun sia-sia karena ia diikat dengan sangat kuat.


"Hoo.... ternyata kamu sudah sadar?" ucap reza dengan nada yang dingin dan berbeda dengan yang sebelumnya


Susan yang berbicara dengan keras namun hanya terdengar seperti bergumam saja.


"Apa ? aku tidak mendengar apa yang kamu katakan!" tanpa aba-aba reza langsung menarik lakban yang ada di mulut susan dengan keras hingga membuat kulit yang tertutupi oleh lakban tadi berubah menjadi kemerahan.


"Akhhh" jerit Susan


"Wah wah wah kenapa?? sakitt? kemana suara menjijikkanmu tadi kenapa sekarang menjadi seperti suara toa?" ejek reza

__ADS_1


"Sebenarnya apa maumu, aku merasa tidak ada urusan denganmu!" ucap kanzha dengan amarah yang menggebu dan menatap reza dengan nyalang.


"Sebenarnya kamu tidak ada urusannya denganku tapi kamu telah membuat istri dari temanku kecelakaan" geram reza


"Oh jadi kamu hanya pesuruh..dibayar berapa kamu?? sekarang lepaskanlah aku dan aku akan membayarmu tiga kali lipat dan akan melayanimu dengan baik" goda susan


Mendengar perkataan dari susan seakan amarah reza meladak dan "Plakkkk..." reza menampar wajah susan dengan keras hingga sudut bibirnya berdarah "Dasar wanita tidak tahu diri, Kamu kira aku kekurangan uang hah !! asalkan kamu tahu aku saja juga sudah bisa menghancurkanmu tanpa harus bantuan dari siapapun, dan aku tidak tertarik dengan tubuh kotormu itu !" ucap reza tegas


"Kalau kamu kekurangan belaian dari tunanganmu, aku bisa menyuruh semua anak buahku yang ada di sini untuk memuaskanmu!" ucap reza lagi dengan dingin


Susan sangat takut mengahdapi orang didepannya ini, ia seharusnya tidak bertindak bodoh untuk memancing amarah orang ini namun ia harus memikirkan bagaimana bisa bebas dari tempat ini.


"Jaa jangann ku mohon" ucap susan terbata dan menangis


"Oh baiklah, sekarang kamu harus mengakui semua kesalahanmu terhadap kanzha yang telah kamu sakiti"


"Ti tidak aku tidak menyakiti adikku sendiri. bagaimana mungkin aku menyakiti adikku sendiri!" elak susan


"Kamu kira aku bodoh hah !!! Aku dan syabil sudah tahu kelakuan kamu selama ini namun kita mencoba untuk sabar karena sifat kanzha yang baik hati dan tidak ingin membalas dendam kepadamu!" ucap syabil dengan keras sambil menarik rambut susan ke belakang dengan keras.


"Bawa orang itu kemari!" titah reza ke anak buahnya


Kemudian anak buah reza membawa orang suruhannya susan yang ditugaskan membuntuti kanzha dan mikha. Yah reza terlebih dahulu menangkap orang itu dan menyiksanya habis-habisan sampai keadaannya sudah mengenaskan. Susan yang melihat orang suruhannya itu yang kondisinya sudah sangat mengenaskan dan penuh luka membuatnya semakin takut dan ingin menjerit namun ia tahan dslam hati.


"Kamu pasti tahu kan siapa dia?? kalau kamu tidak mengakui kesalahan mu maka jangan salahkan aku jika wajah mu ini menjadi buruk rupa!" tutur reza sambil mengeluarkan sebilah belati dari sakunya dan didekatkan ke pipinya susan.


"Ja jangan.... ba baik aku akan mengakuinya" jawab susan


Kemudian susan mengakui semua perbuatan jahatnya ke kanzha dan direkam oleh reza.


"Oke kunci dia dengan tikus tikus yang kalian tangkap tadi" titah reza


"Apa kau gilaa !!!" bentak susan


Kemudian reza meninggalkan ruangan itu dan anak buah reza melepaskan 40 ekor tikus diruangan itu hingga sampai ada yang merambat di tubuh susan. Sontak membuat susan menjerit histeris karena merasa takut sekaligus jijik dengan para tikus tikus itu.


Flash Back off


***


Hai hai hai para readers.... part ini sudah cukup panjang yahh... ini sangat memeras otak author disela kesibukannya author. Kalian tetap dukung author agar author tetap semangat up nya yah para readers dengan cara like koment and share yah...

__ADS_1


Salam bahagia dari @Terraikaka



__ADS_2