Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Bertemu dengan CEO Ericsson


__ADS_3

tuttt.... tutt... tutt...


belum sempat kanzha menjawab namun sudah terputus terlebih dahulu.


"Huftt.... sudah terputus." ucap kanzha dengan menghembuskan nafas dan tiba² ada email masuk atas nama John Tommy


From : John Tommy


To : Shakira


Zha, pertama-tama kamu harus bisa mencegah para dewan direksi menjual saham mereka ke perusahaan Ericsson, Dan untuk dana yang hilang itu akan aku selidiki dari Milan. Dan itu akan mempermudah aku mengakses data terlepas dari sistem itu. Kemungkinan 3 hari lagi aku akan pulang ke Indonesia, besok kalian semua harus bisa mendapatkan kontrak kerjasama dengan perusahaan IDN Media, dan untuk komisaris perusahaan ICBC keberadaannya sekarang ada di Indonesia karena istrinya adalah orang Indonesia. Kalian harus bisa menemukan keberadaan komisaris itu di Indonesia tanpa harus jauh-jauh ke China demi menghemat waktu.


Dan yang paling penting jaga diri kamu, jangan sampai kamu kenapa-kenapa. Dan Trimakasih telah membantuku menjaga perusahaan.


I Miss You My Wife from You're Husband


dan ternyata email tersebut adalah akun email luar negeri milik syabil yang dikirimkan ke kanzha.


Dan untuk kalimat terakhir berhasil membuat kanzha tersipu malu dan senyum senyum sendiri dan juga dia semakin bertekad untuk menyelesaikan masalah ini.



"Oh ya mikha bagaimana kesiapan proposal kerjasama ke perusahaan IDN Media?" tanya kanzha


"Sudah hampir 90% terselesaikan kak, dan data yang sudah dimasukkan oleh si Kobokan Fir'aun sudah lengkap dan pasti akan menarik perusahaan IDN Media untuk kerjasama ke kita" jawab cici


"Oke sekarang aku minta data mentahan dan data yang sudah diedit"


"Tapi kan masih belum selesai kak, masih tinggal sedikit lagi"


"Tidak papa kamu copy aja ke flashdisk ini yah" tutur kanzha


"Baik kak"


***


"Akhirnya selesai juga" ucap mikha senang bertepatan dengan jam istirahat kantor


__ADS_1


"Hai kalian semua, ini aku sudah selesai mengedit proposalnya nanti setelah makan siang kita review bersama yah , mungkin masih ada yang kurang" ucap mikha lagi dengan semangat


"Baiklah adikku yang manis,.. kali ini kamu telah bekerja keras. Ayo kakak traktir makanan kesukaan kamu, dan kalian semua juga harus ikut. Kita juga harus menyiapkan amunisi untuk tubuh kita sebelum terjun ke medan perang besok." ucap rigas


"Tapi kan kita belum selesai mengerjakan proposal kerjasama dengan ICBC tuan rigas" ucap cici


"Aku janji ini tidak akan lama hanya setengah jam saja kita rehat sebentar" ajak rigas


"Baiklah ayo kita makan siang dulu, setelah itu kita lanjutkan lagi pekerjaan kita" ucap kanzha


"Iya, jika perut kenyang maka otak akan encer mendapatkan inspirasi untuk mengerjakan proposal" ucap dafi dengan sotoy nya


"Baiklah ayo kita makan siang diluar dulu. Aku juga sudah bosan beberapa hari ini kita makan di dalam kantor terus hehehee" tutur cici


Akhirnya mereka berlima memutuskan untuk makan siang diluar dan setelah mereka keluar tanpa mereka sadari ada seseorang yang masuk kedalam kantor CEO untuk meng copy proposal kerjasama yang akan diajukan ke pihak IDN Media.


***


Ketika mereka berlima sampai di restoran, semua mata tertuju pada mereka berlima, bagaimana tidak tanpa mereka sadari semua pengunjung yang ada di restoran itu sangat terpesona dengan kecantikan dan ketampanan mereka.




Saat mereka makan, mereka juga berbicara mengenai apapun dari jatuhnya dafi di pohon jambu, cici yang salah sasaran dan masih banyak lagi yang membuat mereka menjadi semakin akrab. Dan sepasang mata dari tadi terus memperhatikan kanzha dari jauh dan ia sangat merindukan senyumannya yang sudah lama tidak ia lihat, siapa lagi kalau bukan yoshi. Dia menatap lekat-lekat kanzha seakan esok tidak akan bisa bertemu lagi dengannya.



Sesaat mereka berlima sudah mau balik lagi le kantor tiba-tiba tangan kanzha ditahan oleh seseorang yaitu yoshi, dan kanzha pun menoleh ke arah pemilik tangan tersebut.


"Kak yoshi ada apa?"heran kanzha sambil melepas genggaman tangan yoshi darinya


"Aku ingin kita bicara sebentar!" balas yoshi


"Sebenarnya sudah tidak ada yang perlu dibicarakan lagi kak" elak kanzha


"Ini tentang suatu yang penting, mengenai ibu kamu!" jelas yoshi


Kanzha yang mendengar perkataan yoshi kemudian menyuruh dafi rigas cici dan mikha untuk kembali ke kantor terlebih dahulu.

__ADS_1


"Sebaiknya kalian kembalilah terlebih dahulu ke kantor aku ada sedikit urusan dengannya!" ucap kanzha ke mereka berempat


"Kakak ngapain mau bicara dengan orang ini, bukannya dia ini CEO perusahaan Ericsson yah. Otomatis dia jelas musuh kita!!" ucap mikha marah-marah sambil menunjuk ke arah yoshi. Melihat mikha yang marah-marah didepan umum sontak dafi langsung membungkam mulut cici dengan tangannya dan membisikkan suatu kata ke cici agar bisa diam


"Hei pinggiran sungai Nil, jika kamu tidak bisa diam aku cium kamu sekarang juga di depan semua orang!" ucap dafi ke mikha dan menatapnya dengan sangat intens


Mikha yang mendengar perkataan dari dafi langsung sangat malu dan itu membuat kedua pipinya merona, dan tiba-tiba jantungnya berdetak kencang ketika melihat tatapannya si Dafi. Itu langsung membuat mikha diam seketika.


Dafi yang melihat si mikha tidak marah-marah lagi dan sudah menjadi lebih tenang merasa bahagia karena ia mempunyai sesuatu untuk mengancamnya agar bisa menuruti perkataannya.


"Good girl" ucap dafi sambil mengacak rambut mikha


"Apaan sih, baiklah kak kita kembali dulu ke kantor" ucap mikha marah dan menginjak kaki Dafi sekuat-kuatnya dan meninggalkannya


"Aa aaa aaa duhh, dasar cewek bar-bar. Gak liat apa ini itu kaki bukan tancapan gas main injek-injek aja sakit tahu!" ucap dafi kemudian langsung dengan mikha sambil terpincang-pincang.


Sedangkan si Rigas sudah mengepalkan tangannya melihat orang di depannya ini yang ingin menghancurkan perusahaan keluarganya, rasa amarahnya sudah tidak bisa di bendung lagi dan ia ingin segera mengahabisi orang didepannya ini namun segera cici tahan dan menggenggam tangan rigas dan menariknya untuk kembali ke mobil mereka sambil berkata ke kanzha


"Hati-hati kembali ke kantornya yah zha, kita semua menunggumu ke sana" ucap cici kemudian langsung meninggalkan kanzha


"Baik, terimakasih ci"jawab kanzha sambil menganggukkan kepalanya ke cici.


Cici terus memegang tangan rigas dan menariknya kembali ke mobil mereka.


...***Bersambung***...


Hai hai semuanya.... INH sudah up lagi nihh...ayokk semuanya jangan lupa teka like coment and share yah... terimakasih juga kepada pembaca setianya author 😘🤗


Kapan-kapan author akan adakan give away deh hehehe😆


Ini adalah pemeran female di ceritanya INH yah gaes😘





__ADS_1


__ADS_2