
Keesokan paginya syabil siap siap berangkat ke Milan dengan memakai kemeja dipadukan dengan jaz hitam
"Ingat pesanku yah, kalau ada apa-apa segera hubungi aku atau reza. Kalau ada masalah mendadak kamu bisa diskusikan dengan rigas dan ayah" ucap syabil sambil menatap istrinya dengan intens
"Oke, tapi aku tidak bisa mengantar kamu ke bandara. Karena sebentar lagi ada meting dengan para dewan direksi" ucap kanzha
"Baiklah tidak papa. Tapi sebelum itu cium aku dulu" Pinta syabil
Kanzha yang mendengar perkataan syabil hanya bisa memutar bola matanya jengah." Apa tidak ada permintaan lain gitu yang wajar?" elak kanzha
"Itu sudah wajar rubah kecil bagi sepasang suami istri" balas syabil
"Tapi kan kita hanya suami istri kontrak!"
Syabil yang mendengar itu langsung mencium bibir kanzha lama tanpa permisi pada si empunya, setelah oksigen menipis di paru-paru mereka barulah syabil melepaskan ciumannya itu.
"Dasar kamu itu yah, main nyosor mulu" protes kanzha sambil meraup oksigen sebanyak banyaknya karena paru-paru saat ini sangat membutuhkan oksigen.
"Sudalah suamimu ini sudah mau pergi, masak memasang wajah cemberut sih. senyum dong biar keliatan tambah cantik" goda syabil
"Mau pergi ke luar negeri saja kan bukan pergi ke medan perang, jadi tidak usah digombalin segala !!, dan ini cake buatanku mungkin kamu lapar selama diperjalanan kamu bisa memakannya" sambil menyerahkan kotak kue bewarna merah maroon .
"Yasudah ayo antar aku sampai pintu depan" sambil memeluk pinggang kanzha posesif tanpa ingin melepaskannya
"Oke kamu hati hati yah, kabari jika sudah sampai, itupun jika kamu tidak keberatan" ucap kanzha, entah mengapa dia akan merasa kesepian waktu ditinggal syabil.
"Oke baiklah istriku" sambil mengedipkan sebelah matanya dan langsung menuju ke mobil, namun tiba-tiba tangannya ditarik oleh kanzha dan ia mencium punggung tangannya syabil dan sambil berucap "Hati hati yah semoga selamat sampai tujuan, ingat aku menunggumu di rumah" ucapnya dengan senyum manisnya dan itu membuat hati syabil merasa hangat.
"Baiklah, jika permasalahannya sudah selesai aku akan segera kembali" balas syabil sambil mencium kening kanzha.
"Jadi begini rasanya dinantikan kepulangannya oleh seseorang yang berarti di hidup kita" gumam syabil dalam hati.
__ADS_1
Setelah cukup menatap kepergian mobil yang ditumpangi syabil kanzha langsung segera menuju ke kampusnya untuk menyelesaikan beberapa hal sebelum menuju kantor untuk menghadiri rapat dewan direksi.
****
Sesampainya di kampus kanzha langsung bertemu dengan cici dan dafi yang telah menunggunya di taman kampus.
"Ya ampun nyonya muda sanjaya tega - teganya membuat kita menunggu selama 30 menit" nyerocos cici ketika kanzha sudah sampai di depannya
"Hehehe maaf lah ci, ini tadi juga macet dijalan. Lagian kan sekalian kamu berjemur, sinar matahari pagi bagus loh buat kesehatan tubuh kita hehehe" balas kanzha
"Dasar kamu itu yah bisa aja ngelesnya, telingaku serasa mau pecah nih dengerin si cecurut ini ngebahas semua gebetannya dari A-Z" omel cici sambil menunjuk dafi
Sedangkan yang ditunjuk hanya menyengir kuda saja.
"Yasudah come on ladies, kita urus penyelesaian surat magang kita" ucap dafi sambil merangkul kedua sahabatnya itu.
***
Setelah mereka menyelesaikan semua administrasi penyelesaian surat magang dan berkas² kelulusan mereka bertiga duduk ditaman sambil memakan camilan kesukaan mereka yang dibeli di kantin kampus.
" Hmm ternyata magang di perusahaan bokap sendiri itu kagak enak, mau ngerjain apa² aja kagak boleh, padahal kan aku ingin sekali benar² magang sungguhan dan ingin mencoba menyelesaikan suatu permasalahan mengenai bisnis" sungut cici sambil cemberut
"Hahaha enak dong, serasa putri raja luu kar, selama magang kagak dibolehin ngapa-ngapain. Untung aja masih dibolehin bernafas luu." goda dafi
"Dasar cecurut luu ngatain gue biar cepet koid gitu" kesal cici sambil ancang-ancang ingin bertengkar dengan si dafi
"Sudah-sudah kalian itu yah bawaannya ribut mulu , mendingan diem dulu deh, trus gimana dengan kamu daf?!" tanya kanzha lagi
"Kalau pengalaman magangku sih lancar-lancar saja dan pastinya dong aku menjadi pusat perhatian semua karyawan cewek yang ada di sana" bangga dafi
"Helee meskipun begitu, kamu pasti cuekin mereka kan hahaha !" goda kanzha
"Kamu itu paling tahu aku deh zha" tawa dafi.
Ketika mereka bertiga masih asyik mengobrol tiba-tiba mereka bertiga dikagetkan dengan kedatangan rigas yang ngos ngosan dan seperti dikejar setan. Sontak mereka bertiga bertatapan sambil keheranan.
__ADS_1
"Rigas ada apa kamu kesini?" tanya kanzha ke rigas
Rigas yang kecapekan karena sedari tadi mencari kakak iparnya itu tak kunjung ketemu dan setelah bertanya ke beberapa mahasiswa akhirnya dia bisa menemukan kakak iparnya itu. Tanpa menunggu komando dia langsung meminum habis jus jeruk yang ada di meja itu tanpa meminta izin kepada si empunya.
"Ehh minumanku !" sentak cici ke rigas "Yahh habis deh" sambil menatap kandas gelas minuman yang telah kosong itu.
Rigas yang menatap asal suara tersebut seketika terpana dengan wanita yang ada disampingnya saat ini, menurutnya wanita itu terlihat sangat cantik dan imut dan ketika sedang cemberut akibat minumannya yang ia habiskan serasa sangat menggemaskan.
Kanzha yang menyadari itu langsung berdehem untuk mengembalikan fokus rigas.
"Kak, gawat kak, perusahaan kita akan terancam kollaps dan kebangkrutan" tutur rigas dengan raut wajah yang sudah mendung
"APAAA..!!!" Ketiga orang yang mendengarkan itu sontak langsung terkaget mendengar berita dari rigas.
...~Bersambung~...
***
Hello everybody jangan lupa like coment dan share yah . Agar auto semangat terus dalam up ceritanya 😉😊
ini author bkasih visual tokoh cici dan dafi yah😉
@ Karina Cici syifara
@ Dafi Mateo
__ADS_1