
Kanzha yang sedari tadi merasa diperhatikan terus oleh syabil hanya bisa mengabaikannya saja sambil terus beriman handphone nya.
Syabil yang sebel sendiri karena diabaikan kanzha langsung mengambil hp nya kanzha.
"Lagi chatingan sama siapa sih sampek segitu bahagianya" mengotak atik hp nya kanzha
"Syabil balikin hp ku, kamu ini kurang kerjaan banget ganggu kesenangannya orang aja" protes kanzha sambil berusaha mengambil ahli handphone nya kembali.
"Ayo ambil sendiri kalau bisa" sambil menampilkan senyum smirknya karen tidak semudah itu ia mengembalikan hp istri kecilnya itu.
Kanzha yang terus berusaha melompat lompat untuk mengambil hp nya dan syabil yang terus mengelak, tanpa mereka sadari jarak diantara mereka sangat dekat bahkan terlihat sangat intim. Syabil kemudian meluk pinggang kanzha agar tidak melawan lagi dan memberikan tatapan yang intens ke kanzha membuat kanzha sangat gugup dan jantungnya berdegup kencang.
"Ngapain kamu liat², sini balikin hp ku!!!"
"Cium dulu!"
"Enak aja nyuruh² cium. Ciuman sendiri sana sama ikan koi, dan inget yah aku masih marah sama kamu!!" omel kanzha
__ADS_1
"Oke kalau kamu gak mau cium biar akau saja yang cium kamu" sambil menampilkan ekspresi tanpa dosanya
Belum sempat kanzha menjawabnya bibirnya sudah dibungkam oleh ciuman syabil. Kanzha yang ingin melepaskan ciuman itu namun tenaganya tidak sebanding dengan tenaganya syabil maka ia hanya bisa pasrah menerimanya saja dan mengikuti permainannya syabil.
Sedangkan syabil yang mendapati kanzha tidak memberontak lagi ia langsung menggigit bibir bawah kanzha agar ia bisa memperdalam ciumannya.
"Akhh..."erang kanzha karena bibirnya digigit oleh syabil. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan lidah syabil langsung masuk untuk membelit lidahnya kanzha dengan sangat agresif.
Kanzha sangat kewalahan mengimbangi ciumannya syabil dan hampir saja kehabisan nafas.
Syabil langsung melepaskan ciumannya karena ia tahu bahwa kanzha sudah hampir kehabisan oksigen, dan setelah itu kanzha langsung meraup oksigen sebanyak-banyaknya karena paru-parunya sudah hampir kehabisan oksigen.
Syabil kemudian benar benar menyudahi ciuman mereka karena jika diteruskan lagi ia tidak yakin apakah bisa mengontrol keinginan untuk memiliki kanzha sepenuhnya. Karena Ia hanya ingin melakukan penyatuan itu dengan perasaan saling menerima dan cinta.
"Sudah yah marahannya, aku tidak tahan jika kamu mengabaikan aku terus-menerus"ucap syabil dengan lembut sambil membersihkan sisa saliva yang ada di bibir Cherry nya kanzha.
"Oke aku akan gak marah lagi ke kamu tpi kamu harus dihukum dulu biar jerah !" balas kanzha
"Oke kalau hukumannya diatas ranjang gapapa aku siap lahir batin kog" sambil menampilkan senyumannya yang sangat menyebalkan menurut kanzha
"Apaan sih, enak saja. Itu maunya kamu aja"
__ADS_1
"Oke oke apa hukumnya anzha sayangg..."
Kanzha yang mendengar panggilan sayang dari syabil langsung terkesiap dan hatinya seperti berbunga-bunga. Tapi ia yakin ini hanya triknya syabil saja dan tidak akan terkecoh kembali.
"Hukuman kamu itu harus jongkok trus tangan kanan menjewer telinga kiri dan sebaliknya sambil menghadap ke tembok di pojokan sana !" ucap kanzha sambil senyum devilnya
"Haaaa.... apa !!! emangnya aku bocah apa dikasih hukuman seperti itu !!" protes syabil
"Oh yasudah kalau gak mau, aku tidur dulu udah ngantuk !" balas kanzha kembali lagi ke mode cueknya dan muka datarnya
***
Hay hay hay kanzha syabil lovers... masih tetep setia yah di ceritanya author 🤗 jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara VLCS yah
(vote, like, coment dan share)
Saranghaeo Yeorobunn dari author Ikaka😘💗
__ADS_1