Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Aku disini


__ADS_3

Syabil ******* bibir kanzha dan tidak mendapat respon dari kanzha. karena dia yakin pasti cewek yang ada di depannya ini sangat kaget menerima serangan syabil yg secara tiba-tiba. Syabil menggigit bibir kanzha agar lidahnya dapat masuk kedalam mulutnya dan mengabsen semua yg ada di dalamnya.


"Ahh,..." desahan dari bibir manis kanzha akhirnya keluar juga, dan itu membuat syabil semakin bernafsu untuk mencium lebih dalam lagi. Kanzha pun terbuai oleh permainan lidah syabil dan tanpa sadar diapun membalas ciumannya syabil walau pun masih sangat kaku,... karena ini adalah ciuman pertama kanzha. Syabil yang akhirnya mendapatkan ciuman balasan dari kanzha sangat senang dan semakin menarik tubuh kanzha ke pelukannya hingga tidak ada jarak diantara mereka.


Mereka menyudahi ciuman yg sangat panas itu tapi memabukkan menurut kanzha, mereka sama2 meraup oksigen sebanyak banyaknya. Syabil melihat bibir kanzha sedikit membengkak terihat sangat seksi di matanya,.. dan membersihkan sisa salivanya yg ada di bibir kanzha...


"Hmm bibirmu sangat manis sekali,.. seakan menjadi candu buatku" bisik syabil di telinga kanzha


Tubuh kanzha menerima rangsangn dari Syabil serasa menjadi panas dingin dibuatnya. dan jangan tanya lagi dengan wajahnya pasti sekarang sudah memerah seperti kepiting rebus.


"Ingat... bibir ini mulai sekarang menjadi milikku... tidak boleh ada pria lain yang menyentuhnya sedikit saja,.. atau tangannya akan aku patahkan, apa kamu mengerti" ucap tegas syabil


Kanzha langsung menganggukkan permintaannya syabil.


" Sudah, kamu sekarang bersiap dulu. Habis ini aku akan mengantarmu ke rumah ayahmu " perintah syabil

__ADS_1


"Ba baik tuan" ucap kanzha sambil meninggalkan syabil


sesampainya di kamar, kanzha langsung memegang dadanya yang tidak berhenti berdetak. Dia menyentuh bibirnya dan membayangkan ciumannya tadi dengan syabil. Wajahnya kembali memulai memanas ketika mengingat kejadian tadi.


"Apa ini rasanya berciuman ? yang bisa membuat orang lupa diri ?" ucapnya sambil melamun


"Aahh sudah lah, jangan dipikirin lagi"


***


"Kenapa berciuman dengan bibirnya seperti candu bagiku. dan sekarang aku menginginkannya lagi" gerutu syabil dalam hati


"Stop syabil ,.. kenapa kamu sekarang berpikiran seperti seorang hidung belang sih" ucapnya sambil menepuk pipinya agar tersadar dari lamunannya.


"Sebaiknya aku mandi saja deh ,.. biar fikiran ku lebih fresh lagi"

__ADS_1


Syabil masuk ke kamar mandi untuk segera melaksanakan ritual mandinya.


***


Setelah syabil dan kanzha selesai bersiap-siap mereka akan menuju ke rumah keluarga handoko.


didalam mobil suasananya begitu canggung dan kanzha hanya menatap keluar jendela. sedangkan syabil masih fokus untuk mengemudikan mobilnya.


Setelah sampai di rumah keluarga handoko kanzha bingung sebenarnya ada acara apa dirumah ini karena banyak tamu undangan dan rumah di dekor sangat cantik sekali.


"Tuan , sepertinya ada acara dirumah. Apa kita pulang saja yah "


"Kamu jangan gila yah kita sudah sampai dan sekarang mau pulang?? tadi kmu yg memaksa ingin kesini. kalau sekarang pulang besok jangan kesini lagi!" ucap syabil


"Ta tapi tuan,.. aku takut merusak suasana acara di rumah ini"

__ADS_1


"Apa yg kamu takutkan sungguh tidak beralasan kanzha.. ada aku disini, kamu jangan takut lagi"


__ADS_2