Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Pregnant *^_^*


__ADS_3

"Huekk huekk huekkk" kanzha memuntahkan semua makanannya tadi hingga badannya pun menjadi lemas


"Ada apa sayang ?apa kamu tidak enak badan?? kamu makanya makannya jangan cepat-cepat mungkin lambung kamu sedang bermasalah" khawatir syabil


"Mas badan anzha lemes banget dan kepala anzha pusing banget" dan tiba-tiba kanzha langsung pingsan untung saja langsung di papah oleh syabil sehingga ia tidak sampai menyentuh lantai


"Sayang kamu kenapa??" khawatir syabil sambil berusaha membangunkan kanzha


Tiba-tiba semua orang mengampiri syabil yang ada di toilet karena mendengar teriakannya syabil.


"Ada apa nak?" tanya mama wilna panik


★★★


"In inii ma tiba-tiba anzha memuntahkan semua makanannya dan pingsan" jawab syabil khawatir


"Cepat kamu bawa ke kamar kalian, bunda akan segera menghubungi dokter" ucap nyonya aiden yang juga panik melihat kanzha pingsan


Kemudian nyonya aiden menghubungi dokter pribadi keluarganya untuk segera ke kastil. Dan syabil langsung membopong kanzha ke kamar mereka dan semua orang juga ikut panik tentang kondisi kanzha namun yang diperbolehkan ke kamar hanya keluarga inti saja karena takut menganggu keadaan kanzha yang sampai saat ini belum sadar juga.


20 menit kemudian dokter telah sampai di kastil Khawirdzone.


"Mommy dokter Richard sudah sampai" ucap ara menghilangkan kekhawatiran mereka


"Akhirnya sampai juga, cepat kamu suruh dokter Richard untuk kesini sayang" ucap nyonya aiden ke ara


"Iya mommy" kemudian ara pergi untuk menjemput dokter Richard di pintu depan setelah itu langsung menuju ke kamar kanzha kembali


"Nyonya aiden ada yang bisa saya bantu??" ucap dokter Richard sopan ke nyonya aiden


"Akhirnya dokter datang juga, tolong dokter periksa kondisi anak saya,"


"Baik nyonya" jawab dokter Richard kemudian mendekat ke ranjang kanzha dan syabil langsung menepi untuk mempersilakan dokter Richard memeriksa keadaan istrinya.


Dokter Richard dibantu dengan perawatnya mengecek kondisi kanzha dari denyut nadi, tekanan darah dll namun tidak ada yang bermasalah.


"Maaf apakah anda suami dari nona anzha?" tanya dokter Richard sambil mengarah ke syabil


"Iya dok, bagaimana keadaan kondisi istri saya dok?" tanya syabil cemas


"Tuan tenang saja keadaan nona anzha semuanya baik-baik saja namun hanya sedikit kelelahan" jelas dokter Richard


"Tapi kenapa sampai muntah-muntah hebat tadi dok setelah sarapan pagi?" tanya syabil lagi


"Iya itu karena bawaan dari bayinya, jadi tolong diperhatikan kondisi dari ibu si janin agar tidak kelelahan dan ini saya resepkan obat dan vitamin untuk mengurangi mualnya dan untuk menambah stamina dari si ibu" terang dokter Richard

__ADS_1


"Apaa... maksud dokter istri saya sekarang hamil dok??" jawab syabil kaget


"Iya tuan dan usia janinnya sudah memasuki minggu ke 5" jawab dokter Richard


Syabil sangat bahagian mendengar berita ini karena ia akan menjadi seorang ayah begitu juga nyonya aiden, mama wilna dan pak Sanjaya yang akan segera menimang cucu pertama mereka.


"Trimakasih dok," ucap syabil ke dokter Richard dan dipenuhi rasa syukur atas kabar yang sangat membahagiakan pada pagi ini.


"wahhh ai kita akan segera menjadi nenek" ucap mama wilna bahagia sambil memeluk nyonya aiden


"Iya will akhirnya kita akan segera punya cucu, jadi gak sabar deh" balas nyonya aiden


"Wahh papa juga akan segera jadi kakek dong ma" ucap papa Sanjaya ke mama wilna


"Iya pa, kta akan segera punya cucu. Akhirnya keinginan mama selama ini terkabul juga" ucap mama wilna dengan air mata bahagia.


Syabil yang melihat kedua orangtuanya dan bunda aieden bahagia ia juga ikut sangat bahagia sekali dan ia mendekati kanzha yang masih setia dengan alam bawah sadarnya.


"Sayang trimakasih kamu telah menghadirkan baby kecil untuk kebahagiaan kita semua" ucap syabil dengan haru sambil mengecup kening kanzha.


"Baik nyonya aiden urusan saya disini telah selesai dan saya pamit undur diri" ucap dokter Richard sopan


"Iya iya dokter, trimakasih yah atas bantuannya" jawab nyonya aiden


"Itu sudah menjadi tugas saya nyonya" timpal dokter Richard lagi dan langsung pergi dari ruangan itu dan diantar oleh papa sanjaya kedepan.


"Papa apa yang terjadi dengan kakak ipar?" tanya rigas


"Iya om apa yang terjadi dengan kakak saya?" tanya ara lagi yang sudah tidak sabar


"Kalian sabar dulu dong,.. nanyanya satu-satu saja pasti semua kebagian pertanyaan kog. Emang dasar kalian itu yah keponya kayak bocah esdeh" goda papa Sanjaya dan langsung mendapat tatapan tajam dari rigas dan ara


"Oke-oke papa akan jawab, kakak kalian tidak kenapa-kenapa hanya kelelahan saja" jawab papa Sanjaya


"Kenapa kelelahan kog sampai pingsan om?? ara saja kalau kecapek.an gak sampai pingsan juga, tapi pinginnya malah tidur aja!" sahut ara kembali


"Emang dasar kamu kebo ra" sahut daffa


"Eh diem kamu pengacara gadungan, aku gak tanya sama kamu yah. Aku tanyanya sama om sanjaya!!" balas ara jutek


"Biarin kan kenyataan begono neng...!" ejek daffa


"Ish kamu itu yah ngeselin banget, aku ikat kamu di pohon beringin belakang kastil biar kamu jadi sesajen makhluk halus disana!!"


"Helloo nanti adanya para makhluk yang ada di sana klepek-klepek ama ketamvanan gue"

__ADS_1


"Iya biar sekalian kamu di bawa kealamnya sana!!" kesal ara yang tidak ada habisnya jika berbicara dengan daffa


"Ohh tentunya kamu juga harus ikut aku dong,"


"Hihh gak sudi juga aku ikut kamu, jadi orang itu jangan ke-Gr an napa. Tuh disana ada kaca kamu ngaca dulu baru gunakan otak kamu untuk berfikir secara realistis!!" balas ara


Namun ketika daffa akan menyahuti omongannya ara, reza langsung bertindak agar mereka berdua tidak melanjutkan percekcokkannya kembali tadi sama rigas sekarang sama ara, memang daffa itu hanya bikin orang naik darah saja.


"Diam kalian berdua!! biarkan om sanjaya menjelaskan keadaan nona kanzha!" dan reza langsung berdiri di tengah-tengah antara daffa dan ara agar mereka tidak meneruskan percekcokkannya kembali.


"Huftt kalian bertiga itu sama saja sukanya ributt mulu, papa sampai tidak ada waktu berbicara di tengah perdebatan kalian!" protes papa sanjaya


"Maaf om, ara tidak akan menyahuti omongan yang unfaedah lagi!" sambil menatap ke arah daffa, namun ketika daffa ingin membalas omongannya ara ia langsung mendapatkan tatapan maut dari reza yang endingnya membuat daffa hanya menggerutu di dalam hati saja.


"Oke baiklah. Jadi sebenarnya kanzha pingsan itu karena dia sedang hamil, apalagi usianya msih 5 minggu yang sangat rentan sekali. Jadi kalian semua harus ikut membantu menjaga keponakan kalian agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan!" jelas papa sanjaya


"Wahh berarti rigas sudah jadi om-om dong pa" ucap rigas bahagia


"Wahh kak rigas ara juga sebentar lagi akan jadi aunty dong horee yess yuhuu" ucap ara yang tidak kalah senang dari rigas dan saking bahagianya ia tidak sadar ingin memeluk rigas namun kerah bajunya di tarik oleh reza dan mendapatkan tatapan yang dingin oleh si empunya


"Ngapain kamu??" tanya reza dingin


"Mau berpelukan sama kak rigas, emangnya kenapa??" ucap ara polos


"Kenapa ingin memeluk rigas?" tanya reza kembali


"Kan ini kabar yang sangat membahagiakan dong kak makadari itu aku mau berpelukan dengan kak rigas!" jawab ara


"Emang kamu fikir Teletubbies apa yang seenaknya saja berpelukan ?? kamu tidak mengerti batasan antara pria dan wanita??"


"Apaan sih kak reza ini, kak rigas kan sudah jadi saudara aku, yah jadi gapapa dong!"


"Saudara tapi tidak sedarah !!"


Kemudian tanpa banyak bicara rigas langsung memeluk ara dan tersenyum dengan bahagia sedarah membisikkan sesuatu ke telinga ara. Dan itu semua tidak lepas dari pantauannya reza yang membuat hatinya serasa panas sekali.


"Sial apa yang dibisikkan rigas ke ara!" protesnya dalam hati dan kemudian ia langsung pergi dari tempat itu agar tidak melihat adegan yang tidak disukainya itu.


Sebenarnya reza belum menyadari kenapa ia tidak suka bahwa ara dekat dengan laki-laki lain.


...***Bersambung***...


Hai hai para readers author komeback lagi nih setelah sekian lama bertapa😅🙏🏻


Ayo komen, like and share sebanyak-banyaknya yah biar author semedinya nggak lama² nanti bisa-bisa authornya jadi sakti mandragena🤣🤣

__ADS_1


Happy Reading sahabat IKAKA💖😊



__ADS_2