
"Aku hanya berpesan kepadamu za, jangan menyia-nyiakan orang yang sayang sama kita demi sesuatu yang tidak pasti, sebelum terlambat dan kamu pasti akan menyesalinya," tutur syabil
"Aku yakin dalam waktu dekat ini aku akan menemukan jawabannya,"
"Oke semoga beruntung, dan semoga pilihanmu tidak salah,"
★★★
Setelah syabil menyelesaikan urusannya dengan reza, ia kembali lagi ke kamarnya untuk menemui istri tercintanya. Namun ketika ia sudah sampai kamar ternyata tidak ada orang satupun di kamar tersebut. langsung saja syabil mencari-cari kanzha di kastil yang sangat besar ini.
"Huftt dimana kamu sayang,... awas aja kalau ketemu , kamu akan mendapatkan hukuman gegara telah menyusahkan suamimu ini," gerutu syabil sambil terus mencari keberadaan kanzha
Dan obyek yang dicari² syabil sekarang duduk manis di bangku taman bersama dengan ara adiknya. Mereka berdua tidak sengaja mendengar percakapan syabil dan juga reza, itu yang membuat hati ara dilanda kegundahan.
"Siapa sebenarnya yang di tunggu reza?, mendengar dari percakapan mereka berdua jelas itu adalah seseorang wanita yang penting bagi reza sehingga ia rela menunggu nya!" lamun ara dalam hati dan kanza tahu bahwa adiknya itu sedang memikirkan percakapan suaminya tadi bersama dengan reza.
"Ra.... kamu jangan mikir yang aneh² dulu yah. Lebih baik kamu tanyakan saja dari pada terjadi kesalah fahaman antara kamu dan reza" tutur kanza
"Apa hak aku kak bertanya tentang masalah pribadinya dia," jawab ara lesu.
" Kakak tahu bahwa kamu suka kan sama reza, teihat sekali dari tatapan mata kamu. Kakak berpesan jika kamu menyukai dia kejarlah dan perjuangkan itu sehingga tidak ada penyesalan di hati kamu kelak, namun jika dia tetap tidak membalas perasaanmu maka relakanlah, kakak yakin masih ada lelaki di luar sana yang lebih jauh hebat dari pada dia, tetaplah berjuang dulu yah adikku yang cantik," ucap kanza sambil mengelus kepalanara dengan sayang sambil memberikannya semangat
" Baik kak, ara akan menuruti perkataan kakak," jawab ara sambil memeluk kanza
"Nah gitu dong baru adik kakak" dengan membalas pelukannya ara
" Ya ampun sayang, aku cari-cari kamu dari tadi ternyata di taman" ucao syabil gemas
"Hehehe maaf mas, kamu jadi ngos-ngosan cariin aku," sambil mengusap keringat di pelipis syabil.
" Lain kali kalau kemana mana izin dulu yah... jangan buat aku khawatir, apalagi sekarang kamu sedang mangandung. Sebaiknya kita ke dalam rumah saja. Karena angin malam tidak baik buat kesehatan ibu hamil." ucap syabil
" Oke ayok mas, oh ya ara kamu mau ikut kami ke dalam atau ingin di sini dulu," tawar kanzha ke ara
" Ara masih pingin disini dulu kak," jawab ara
__ADS_1
" Oke baiklah, tapi jangan terlalu lama yah nanti kamu bisa masuk angin," sahut kanzha
"Baik kak," jawab ara. Kemudian syabil dan kanzha masuk ke dalam rumah dengan syabil memeluk kanzha posesif. Ara sebenarnya iri dengan kakaknya karena sudah memiliki tambatan hati, berbeda dengannya yang masih di ambang kebimbangan.
***
Syabil dan kanzha sudah berada di dalam rumah dan mereka langsung ke ruang tengah untuk bergabung dengan yang lainnya untuk berbincang saintai sambil membicarakan bagaimana rencana kedepannya.
Ketika rigas membawa sebuah duren dan langsung membelahnya di depan kanzha, sontak saja membuatnya menginginkannya juga dan langsung menghampiri rigas.
" Kakak ipar kenapa?? kog lihatnya sampek gitu amat??" tanya rigas heran
" Itu buah duren yah gas??"
" Bukan kak tapi buah kedondong_-, yayalah ini buah duren kakak iaparku yang cantikkkk,... masih tanya juga!!" sahut Rigas
" Masih baik aku tanya ini buah apa dari pada aku tanya jodoh kamu apa ," jawab kanzha sambil terus menatap buah durennya tanpa menatap rigas
" Yaelah dasar bumil... jodohku yang jelas masih manusia lahh!! " sahut Rigas sewot
" Yaudah deh terserah jodoh kamu apa entah manusia atau mbak kun kun, yang penting sekarang kamu cepetan belah semua durennya. Aku pingin incipin juga" ucap kanzha yang sontak mendapat tatapan kaget semua orang. Karena kanzha termasuk orang yang antipati kepada sebuah duren😅
" Sayang kamu beneran mau makan duren??" yanya sayabil memastikan kembali
" Hmmm,... memangnya kenapa?"
" Kan kamu selama ini tidka suka duren. baunya saja bisa bikin kamu mual-mual."
" Mungkin ini keinginan debay nya mas, jadi aku sekarang pingin mencicipi rasa buah duren itu bagaimana... hehehhee"
" Ayo gas belah semuanya, aku tidak sabar pingin mencicipi durennya enak apa tidak." ucap kanzha lagi ke rigas.
" Baiklah kita turutin saja apa maunya si bumil ini dari pada keponakanku nanti ileran" timpal rigas
" Ihh kamu kog doa'in keponakanmu ileran sih gas," sungut kanzha
__ADS_1
" Wahhh apa benar ini istrimu kak?? sungguh sangat berbeda sekali!" ucap rigas sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah unik bumil satu ini🤨
"Sudah turutin saja gas," sahut Syabil
Ketika rigas selesai mengupas buah durennya langsung saja kanzha memakan 1 buah dan rasanya diluar ekspetasi karena menurutnya sangat enak.
" Hmmm manis sekali," ucap kanzha dengan mata berbinar dan masih sibuk mencomoti semua buah durennya. Bahkan ketika rigas mau ambil buah durennya langsung saja disahut kanzha dan langsung dimakannya.
"Yaelah bumil,... katanya cuma mencicipi saja. Satu piring dihabisin semua, ingat orang yg punya duren saja belum makan satu biji pun" sungut rigas
"Ini aku kasih bijinya, kamu mau makan bijinya saja kan adik iparku yg tamvannn"😜 goda kanzha ke rigas
langsung saja rigas mengadu ke kakannya.
" Kakakkkkk,... istrimu sekarang benar-benar keterlaluan terhadap adikmu yang tamvan ini 😩"
"Apaan sih kamu gas, besok kakak akan beliin kamu buah duren lagi," jawab syabil
" Aku maunya 1 toko borong semua kak," ucap rigas sambil kegirangan
"Gila kamu apa,... gak sekalian sama kebonnya !! aneh-aneh aja kmu itu"
" Wah ide bagus itu kak, gimana bumil mau nggak dibeliin kebon duren ??" tawar rigas ke kanzha sambil membeli kode untuk menyetujuinya. Sontak kanzha langsung mengangguk dengan semangat. " Iya mas kamu beli 2 kebon durennya yah, aku satu rigas satu " sambil mendekat kembali ke sisi suaminya dengan puppy eyesnya.
"Iya kak,... beliin kebon durennya yahh biar aku langsung metik aja tidak usah beli lagi hehehe," ucap rigas dengan puppy eyesnya ug menirukan kanzha
Sedangkan syabil sedang kelabakan akibat ulah istri dan adiknya yg jail itu. " Iya iya besok aku suruh reza belikan 2 kebon durennya" ucap rigas yg menuruti permintaan kedua orang yg disayanginya itu. Sedangkan semua orang tertawa akibat ulah di bumil dan rigas.😅
♪♪♪ Bersambung ♪♪♪
Hallo semuanya,.. maaf beribu maaf author sudah off sangat sangat sangat lama sekali 🙏🏻 karena author juga ada kesibukan baru jadi tidak sempat juga. Tapi sekarang author sudah bisa membagi waktu untuk kesibukan autor dengan melanjutkan cerita Syabil dan Kanzha yg masih belum tamat.
Tolong bantuan kalian untuk meramaikan kembali story ini yah🙏🏻
Love you all ❤️😇
__ADS_1
#Terraikaka