
Hari pernikahan syabil dan kanzha akhirnya tiba juga. Sebenarnya kanzha ragu dengan pernikahan ini karena pernikahan ini belum dilandaskan atas dasar cinta. Pernikahan ini seperti simbiosis mutualisme saja antara syabil dengan kanzha.
"Bunda... anzha hari ini mau menikah, dan tidak ada dari keluarga anzha yang datang ke pernikahan anza. Nanti siapa yg akan menuntun anzha ke altar menuju calon suami anza??" ucap kanzha dengan menatap ke jendela dan meneteskan air mata
"Tenang kanzha,.. aku akan selalu menemanimu, agar kamu tidak merasa sendirian di acara ini" ucap cici dari seberang pintu
"Cici..." kanzha langsung memeluk cici dan tangisannya langsung pecah
"Heii princess kenapa di hari bahagia kamu ini kog malah nangis sih... nanti apa kata orang klw melihat mata sembab kamu ini. Dikira nii yahh tuan syabil hbis KDRT tu ke kamu"
"Kdrt apaan sih cii..belum juga sah jadi suami istri kog ngebahas kdrt segala"
"Tenang saja kanzha,aku akan selalu mendampingi kamu agar kmu merasa tidak sendiri disini, apa sekalian aku nemenin kamu malam pertama juga hahahaha..."ucap cici sambil tertawa terbahak-bahak
"Gila kamu ci... fikiran kmu sudah nggk suci lagi,.. mangkanya jangan kebanyakan membaca novel yg +21 deh ah,.. nanti fikiranku juga ikut tercemar deh" ucap kanzha dengan tertawa juga
"loo kiraa gue limbah kali nengg ikut tercemar juga"
"Hahaha maybe"
__ADS_1
"Sudah² itu perias kamu sudah datang. Mbak tolong dandanin sahabat saya secantik mungkin yahh di hari istimewanya ini".sambil menatap ke make up artis yg dipesan oleh syabil
"Siap mbaknya"
"Mbak nanti make up nya jangan terlalu menor yah,.. yang natural saja"ucap kanzha ke make up artis tersebut
"Iya mbak,.. mbaknya ini sudah cantik.mau diapa apain juga akan tetap cantik. Tapi dengan sentuhan make up saya akan menjadikan mbaknya tambah tambah tambah cantik deh"ucap make up atris tersebut.
"Oke mbk,.. saya percayakan wajah saya ke mbaknya yah hehhee"
Tidak butuh waktu lama untuk merias wajah cantik kanzha agar seperti menjadi ratu sehari untuk hari ini.
"Uwahhh apa bener ini saya mbak... yang terpantul di cermin ini bayangan wajah saya kan yahh!!!" ucapnya sambil takjub melihat wajahnya sendiri
"hehehe iya mbaknya memang sudah cantik, jadi diapa apain aja akan tetap cantik"
" hahaha mbaknya ini bisa aja,.. aku tuh yah nggk cantik2 amat kali mbak"
"Yasudah sekarang mbaknya ganti baju pengantin dulu yah ... biar saya bantu"
__ADS_1
"baik mbak"
"wahh baju pengantinnya bagus banget mbk" ucap kanzha takjub
"Iya mbak, karena ini dirancang khusus oleh desainer terkenal sesuai dengan permintaan tuan syabil"
"Baikk...tolong bantu aku memakainya yah mbak"
ketika kanzha sudah selesai dengan semua persiapannya dan membawa sebuket bungan mawar putih yg sangat harum, datanglah cici untuk menjemputnya karena acara sudah mau dimulai.
Ketika cici masuk ke kamar betapa terkejutnya melihat seorang wanita yg sangat cantik sekali dengan memakai baju pengantin
"Kamu beneran sahabat aku kanzha kan"tanya cici takjub
"Bukan mbaknya salah orang...yayalah ci ini aku" jawabnya dengan jutek
"Gilaa kmu cantik banget zha,... tuan syabil pasti sangat terpesona deh"
__ADS_1
"Apaan si ci,.. biasa aja deh" sambil tersenyum senang