
"Baiklah langsung ke intinya saja kak, memang kak yoshi tahu dimana keberadaan ibuku??" tanya kanzha
"Iya, waktu aku ke Bandung untuk meninjau proyek yang ada di sana, aku sekilas melihat seorang ibu-ibu yang mirip dengan foto ibu kamu" jawab yoshi
"Terus bagaimana kak?"
"Waktu aku ingin mengejarnya namun sudah terlambat karena aku kehilangan jejaknya. Tapi kamu tenang saja aku sudah menyuruh beberapa orang untuk mencari keberadaan ibu itu" tutur yoshi
"Baik trimakasih kak, tapi sekarang aku sudah tidak punya hak lagi untuk meminta bantuannya kak yoshi. Lebih baik hentikan saja dari pada nanti akan mempengaruhi hubungannya kak yoshi dengan susan. Dan aku tidak mau jika aku atau bundaku dipersalahkan lagi!!, nanti setelah masalah perusahaan selesai aku akan pergi ke Bandung sendiri" jelas kanzha
"Kenapa kamu sangat bersusah payah untuk mempertahankan perusahaan yang sedang collapse zha ? Aku tidak suka melihat kamu kecapekan dan bersusah payah zha!" ucap yoshi sambil memegang tangan kanzha
Kanzha yang tangannya di genggam oleh yoshi sontak langsung kaget dan melepaskannya, namun sudah terfoto oleh orang suruhannya yoshi. Dan yah yoshi berencana untuk memisahkan hubungan antara kanzha dan syabil dengan berbagai cara apapun.
"Maaf kak, lebih baik kita menjaga jarak karena kita sudah punya pasangan masing-masing dan lebih baik jika kita tidak usah berhubungan lagi, dan aku tekankan sekali lagi entah berbagai rencana apapun kak yoshi ingin menghancurkan perusahaan Sanjaya Group's maka aku dengan berbagai macam rencana juga berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan perusahaan Sanjaya Group's karena mereka sudah bagian dari hidupku!" tegas kanzha
"Zha apakah kita tidak bisa kembali seperti dulu?" tanya yoshi ke kanzha
"Maksudnya kak yoshi apa?"
"Anzha maafkan aku karena telah menghancurkan hubungan kita karen telah tergoda oleh susan, sekarang aku telah memahami perasaanku sendiri bahwa aku masih mencintaimu zha, ya aku masih mencintai seorang Kanzha Shakira Pratiwi."Ucapnya dengan tulus sambil memegang tangan kanzha dan menatapnya dengan kelembutan
Kanzha yang mendengar itu langsung meneteskan air matanya karena tiba-tiba hatinya teringat ketika kak yoshi orang paling disayangi dan dicintainya telah mengkhianatinya.
"Apa kakak sadar kata-kata itu sudah tidak pantas ditujukan lagi kepadaku, dan apa kakak sadar betapa sakitnya hatiku waktu itu ketika kakak secara terang-terangan mengaku sudah bersama dengan susan dan kakak sudah menghancurkan hubungan kita ! Kakak fikir kenapa selama kita pacaran aku tidak mau disentuh kecuali hanya sekedar berpegang tangan, karena aku ingin kita menjalin hubungan secara sehat dan tulus kak tanpa dipengaruhi oleh nafsu. Karena cinta sejati yang sangat tulus dari hati adalah hal paling berhaga bagiku kak dan itu akan mengalahkan nafsu atau segala macam godaan" ucap kanzha emosional dengan air mata yang sudah mengalir deras
"Iya aku mengaku salah nzha, aku sadar bahwa wanita yang aku cintai itu adalah kamu bukan susan, aku akan bisa merebut kembali kamu kesisiku zha. Itu adalah tekadku. Aku tidak ingin kehilangan wanita yang aku cintai !"
"Sudahlah kak mendingan kita tidak usah meneruskan pembicaraan ini, aku pamit ke kantor dulu karena aku sudah ditunggu oleh mereka" timpal kanzha dan segera bangkit dari duduknya namun perkataan yoshi mampu menahan kakinya untuk melangkah
"Kamu kembalilah bersamaku maka aku berjanji akan menyelamatkan perusahaan Sanjaya Group's dan aku akan meninggalkan susan!" tawar yoshi namun diabaikan oleh kanzha
__ADS_1
"Aku tidak akan meninggalkan mereka yang tulus denganku kak, asal kakak tahu itu ! Meskipun perusahaan itu akan bangkrut maka aku sebagai menantu keluarga Sanjaya akan membangun dan membangkitkan lagi perusahaan itu." jelas kanzha dan langsung meninggalkan restoran itu tanpa menghiraukan panggilan dari yoshi lagi.
"Aku melakukan ini semua karena kamu. Jika kamu ingin kembali bersamaku maka aku tidak akan menghacurkan perusahaan itu. Namun jika kamu menolak maka aku akan segera menghancurkan perusahaan itu sehancur-hancurnya. Kemudian ketika mereka mengetahui bahwa perusahaan mereka hancur karenamu, apakah mereka masih tulus kepadamu??" ucap yoshi dengan tegas dan masih dapat di dengar oleh kanzha
***
Sesampainya kanzha di kantor langsung menuju ke ruangan mereka dan entah mengapa suasana di ruangan itu serasa sangat mencekam dan itu diakibatkan oleh rigas dan mikha yang masih ingin mengamuk ketika mengingat pertemuan dengan CEO Ericsson itu.
"Heii ada apa ini... kenapa kenapa semua pada diem??"tanya kanzha bingung
Kemudian mikha menghampiri kanzha dengan muka yang siap² ingin mengajukan protes
"Kak, sebenarnya apa hubungan kamu dengannya ? terus hal apa yang perlu dibicarakan dengan kak kanzha ? Apa kakak tahu kenapa dia melakukan semua ini? padahal kita juga tidak bersaing dengan dia. Ingat wajahnya saja sudah membuatku naik pitam, inginku jadikan makanan kudanil deh tuh orang. Tampangnya aja yang oke namun sikapnya saja kayak tak punya dosa padahal aslinya lebih jahat dari pada Voldemort!!!" ucap mikha sambil melampiaskan amarahnya.
"Maaf ini semua karenaku, tapi aku berjanji kepada kalian bahwa aku akan berusaha semaksimal mungkin dan tidak akan membiarkan perusahaan ini bangkrut" jelas kanzha sambil menundukkan kepalanya karena merasa bersalah
"Maksud kak kanzha apa?" tanya mikha
Cici yang melihat kanzha sedih langsung menghampirinya dan memeluknya.
"Kamu yang sabar yah zha, kita akan membantumu sebisa mungkin. Dan kamu jangan membuat keputusan yang tidak sesuai dengan hati kecil kamu karena keterpaksaan. Karena suatu keputusan karena keterpaksaan itu hasilnya tidak akan baik dan akan selalu menyakiti diri kita sendiri."ucap cici sambil terus memeluk sahabatnya bahkan sudah dianggap saudaranya sendiri
"Makasih yah ci, kamu memang selalu yang mengerti aku dan terimakasih kamu mau menjadi sahabat aku selama ini" ucap kanzha ke cici sambil tersenyum kembali
"Kakak maaf, aku membuat kak kanzha sedih" tutur mikha sambil memeluk kanzha erat
"Ini bukan salah kamu kog mikha, disini tidak ada salah. sebaiknya kita akhiri suasana yang mellow ini dan kembali ke masalah perusahaan. Oh ya katanya kamu mau mempresentasikan hasil proposal kamu dan dafi"
"Oh ayo kak, aku sampai lupa gegara orang itu yang bikin aku naik darah aja" ucap mikha.
***
Mereka lalu menyimak dengan seksama hasil proposal yang dibuat oleh mikha dan dafi
__ADS_1
"Apa ada yang ditanyakan atau ada masukan?" tanya mikha ke semuanya
"Untuk tampilannya sudah tidak diragukan lagi, dan untuk data-data sudah pas namun ada yang harus ditambahi sedikit lagi di bagian akhir. Nanti kamu copy file nya di flashdisk ku yah mikha biar kakak saja yang menambahi dan mengeditnya, kamu dan dafi sekarang istirahat saja dan persiapkan untuk presentasi besok" ucap kanzha
"Baik kak"
"Oke zha, kebetulan aku ada urusan sebentar. Aku pamit dulu yah!" tutur Dafi
"Oke hati-hati yah daf"jawab kanzha
"Eh kobokan fir'aun kamu mau kemana?" tanya mikha
"Kenapa ?? apakah si cewek bar-bar sudah kepo dengan urusanku??" goda dafi
"Enak saja, ku kira kamu mau beli cilok sekalian aku mau nitip" balas mikha
"Enak aja emang aku ini babang gofood apa, enak kali dikau menyuruh-nyuruh diriku yang tamvan ini??"
"Masih tamvan topeng monyet dari pada kamu si kobokan Fir'aun" balas mikha
sedangkan kanzha cici dan rigas menyaksikan perdebatan mereka seperti bocah SD saja hanya menggeleng-gelengkan kepala.
...***Bersambung***...
Hai hai hai para readers,... tetap sabar selalu yah menunggu update ceritanya Author. Diusahakan tiap hari update 1 chapter. Jika dalam 2 haru author nggak update² itu artinya author lagi syibukk banget ngurusi calon generasi penerus bangsa selama daring ini😅. Jadi yang sabar yah. Dan jangan lupa tetep like coment and share yah.... tinggalkan jejak kalian 💗
Ini adalah pemeran male di cerita INH ini yah gaess😘
__ADS_1