
Akhirnya kanzha pagi itu tenaga sudah terkuras habis gegara perbuatan syabil. Jujur sekarang ia sangat lapar dan tubuhnya ingin mendapatkan asupan agar tenaganya bisa pulih kembali. Dan kanzha hanya cemberut saja dan mendiami syabil saking kesalnya dia dengan suaminya itu.
"Sayang sudah jangan cemberut terus dong.... katanya kamu laper... ayo aku gendong turun ke bawah, bi Siti udah masak makanan kesukaan kamu loh" bujuk rayu syabil ke kanzha
"Gak mood,... mas aja yang turun!" rajuk kanzha
Melihat istrinya yang masih merajuk akhirnya syabil pun memutuskan untuk turun ke bawah sendirian.
Sedangakan kanzha yang melihat suaminya langsung meninggalkannya begitu saja di kamar tanpa berusaha untuk membujuknya kembali dibuat kesal bukan kepalang. "Awas aja yah kamu mas... jatah kamu aku cuti in sebulan!!!" gerutunya sambil meninju ninju bantal yang ada di sampingnya untuk melampiaskan kekesalannya. Dan ia memutuskan untuk tidur saja, bodo amat dengan apa yang dilakukan oleh suaminya itu fikir kanzha. Namun dengan perut yang kosong dan meminta untuk diisi kanzha pun tidak bisa tidur dan hanya memejamkan matanya saja.
Setelah beberapa menit, kanzha mendengar suara pintu kamarnya dibukan dan ia yakin bahwa itu adalah suaminya. Namun ia mencium bau masakan yang sangat menggugah selerah bahkan cacing-cacing diperutnya pun sudah berdemo sejak tadi. Namun dengan egonya, kanzha masih tetap memejamkan matanya saja.
"Sayang ini aku bawakan makanan, ayo kita makan sama-sama" ajak syabil ke kanzha namun diacuhkan oleh kanzha
Syabil hanya bisa mengehala nafasnya dan berkata " Sayang aku tau kamu masih belum tidur,.. aku nggak mau kamu kelaparan dan nantinya akan sakit, maafkan aku yang tidak bisa menahan hasratku ke kamu, karena jujur itu adalah pengalaman yang pertama kalinya juga untukku. Maaf telah membuatmu kelelahan dan aku janji lain kali hanya dengan persetujuan kamu saja kita melakukannya dan aku akan belajar menahan keinginanku untuk menyentuhmu". ucap syabil dengan lembut sambil menampilkan wajah sedihnya berharap istri kecilnya itu akan luluh
Kanzha yang mendengar perkataan syabil bahwa ini juga adalah pengalaman pertamanya merasa tidak percaya dan dihati kanzha juga merasa sangat bahagia bahwa wanita yang pertama kali disentuh oleh suaminya itu adalah dirinya dan ia tidak akan membiarkan suaminya untuk menyentuh wanita lain.
"Apakah benar ini pertama kalinya buatmu mas?? padahal disampingmu banyak sekali wanita cantik dan seksi yang pastinya akan dengan suka rela menyerahkan dirinya kepadamu!"
"Iya sayang ini adalah yang pertama kalinya untukku. Bahkan dengan vero pun aku tidak menyentuhnya meskipun saat itu kami berpacaran, karena aku sangat menghargai seorang wanita dan tidak akan melecehkannya karena sejatinya seorang wanita itu untuk dicintai dan di jaga bukan malah merusaknya demi nafsu sesaat saja" jelas syabil sambil mengelus rambut kanzha dengan penuh kasih
"Apa setelah vero kembali kamu berharap untuk kembali lagi padanya?" tanya kanzha memastikan sekali lagi ke syabil
"Pertanyaan macam apa itu ?? Apa perlu ku jawab sayang??" sambil menatapnya kanzha dengan tajam karena ia tidak suka dengan pertanyaan yang dilontarkan istrinya itu.
Kanzha yang menyadari tatapan syabil kepadanya bahwa suaminya itu tidak suka dengan pertanyaannya maka ia langsung berkata "Oh tidak tidak mas... aku yakin kamu pasti tidak akan tergoda lagi olehnya dan aku juga tidak akan membiarkannya itu terjadi. Jika itu terjadi maka jangan harap kamu bisa bertemu denganku kembali" tegas kanzha
"Aku tidak yakin akan jadi apa diriku ini jika kehilangan rubah kecilku yang sangat cantik dan menggemaskan ini" sambil memeluk kanzha dan mendusel-dusel kembali dengan istrinya
Kanzha yang mendapat sinyal berbahaya pun segera harus bertindak karena suaminya itu sedang dalam mode manja kepadanya dan pastinya akan berujung ke hal itu.
"M..mas ayo makan sebelum makanannya dingin. Aku sudah lapar sekali!" ajak kanzha ke syabil
__ADS_1
"Kamu sudah tidak merajuk lagi kan kepadaku?? kalau kamu masih merajuk aku nggak akan melepaskan pelukan ini sampai kamu memaafkanku" ucap syabil dengan smirk nya.
"Dasar kamu ini yah mas memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan tau nggak ?? iya iya aku memaafkanmu, sekarang lepasin pelukannya aku mau makan mas"
"Makasih sayang" sambil mencium sekilas bibir kanzha kemudian membopong istrinya ke sofa yang ada di kmar untuk makan bersama.
Setelah makan mereka berdua duduk santai di sofa sambil syabil menarik kanzha ke pelukannya.
"Mas besok aku izin tidak masuk ke kantor yah soalnya aku ada perlu sama cici" ucap kanzha sambil mendongak ke atas untuk melihat wajah suaminya
"Memangnya kamu ada perlu apa dengan cici?" tanya syabil
"Kita mau pergi ke mall buat beli kado ulang tahunnya si feby"
"Oh gadis yang waktu itu di rumah sakit yah"
"Iya mas boleh yahh...." bujuk kanzha sambil menampilkan senyum manisnya.
"Jangan mas, kamu kan besuk ada meeting dengan klien!"
"Itu bisa ditunda, kalau kamu pergi sendirian nanti siapa yang jagain kamu?"
"Kita pergi bertiga kog mas , aku cici dan dafi nanti aku juga ngajak mikha deh jadinya ber empat biar rame hehehe jadi mas gak perlu khawatir lagi" bujuk kanzha
"Apa jangan-jangan kamu ingin bertemu dengan kakaknya itu??"
"Haa siapa ?? maksudnya mas si farel kah?"
"Yayalah terus siapa lagi" jawab syabil dengan jutek
"Ya ampun mas, aku sama farel juga gak ada apa-apa kog, kita hanya temenan doang. Kan yang selalu ada di fikiran dan hati aku cuma kamu doang"
__ADS_1
"Yang bener..."
"Beneran mas"
"Ihh kamu kog ngegemesin banget sihh.." sambil mencubit gemas kedua pipi kanzha
"Jadi di bolehin yahh.." harap kanzha
"Iya iya di bolehin, tapi kamu harus bisa jaga diri yah, aku gak mau kalau kamu sampai kenapa napa sayang" cemas syabil
"Oke mas makasih yah... emuach" sambil mencium pipi kanan syabil
"Cuma yang kanan saja nih... dan yang kirinya dianggurin" sambil menunjuk pipo kirinya
"Emuach"
"Dahinya?"
"Emuach"
"Bibirnya?"
Kanzha yang gregetan dengan suaminya ini kemudian memberikan semua ciuman di wajah syabil dari dahi terus kedua matanya hidung pipi dan bibirnya.
"Sudah puas?"
"Hehehe iya sayangku" sambil menyengir kuda
...***Bersambung***...
Tetap dukung author yah readers dengan cara vote, komen, like dan share sebanyak banyaknya.. trimakasih telah setia menunggu kelanjutan cerita kanzha dan syabil 💗
__ADS_1
#Terraikaka