
Setelah Alexsa mengoleskan salep di luka Ken tak lama mereka berdua ketiduran.
“ aaaaa” teriak Alexsa yang terbangun mengagetkan Ken.
Alexsa segera bangkit dan mengecek pakaiannya.
“ Saya bukan laki-laki kurang ajar Al, saya punya mama dan kakak” kata Ken melihat tingkah Al yang berpikir jauh.
Al mengambil tas dan ponselnya dan segera keluar dari kamar.
“ Al… saya bisa jelasin” ucap Ken melihat kepergian Alexsa.
Segera Ken memakai kemeja dan sepatu menyusul Alexsa yang sudah terlebih dahulu pergi.
Ken mencari-cari Alexsa dan beberapa kali bertanya pada orang yang kebetulan lewat.
Akhirnya Kan menanyakan dan meminta untuk di lakukan pengecekan di cctv.
“ Ada di taman belakang pak ” katanya menunjukkan Alexsa yang sedang duduk.
“ Terimakasih” ucap Ken pergi untuk melihat keberadaan Alexsa di sana.
Ken berlari menuju taman belakang yang ada di sebelah barat hotel yang cukup luas. Setelah menemukan Alexsa, Ken berjalan pelan. Tampak Alexsa sedang menangis beberapa kali dia mengusap air matanya.
“ Saya minta maaf Al, saya tidak bermaksud menyakiti kamu” kata Ken duduk di sebelah Alexsa.
Mendengar suara Ken, Alexsa segera menarik nafas dan membuangnya kasar.
“ Saya sama sekali tidak bermaksud melukai hati kamu” uangkap Ken.
“ Saya minta maaf” kata Ken tidak tega melihat Alexsa menangis karena salah paham.
Alexsa belum menjawab apa-apa, dia hanya diam memandang ke depan.
“ Iya pak saya percaya sama bapak, bapak tidak mungkin melakukan hal serendah itu” ucap Alexsa akhirnya.
“ Mungkin ini adalah waktu yang tepat saya akan menjawab pertanyaan bapak waktu itu. Tapi mungkin setelah mendengar ini bapak akan memecat saya dan penilaian bapak pada saya akan buruk” ucap Alexsa berusaha tegar.
“ Dulu saya punya pacar yang sangat saya cintai sepenuh hati bahkan saya rela menentang kedua orang tua saya dia laki-laki itu. Saya telah memperjuangkan laki-laki yang salah. Kami berhubungan jauh sampai-sampai saya hamil Viona. Setelah dia tahu saya hamil dia memaksa saya untuk menggugurkan bayi yang sama sekali tidak salah apa-apa.” Alexsa menjelaskan air matanya tidak henti-henti menetes.
“ Sudah Al,,, kamu tidak perlu menjelaskannya lagi. Saya sudah tahu semuanya” kata Ken menatap Alexsa dalam. Hatinya ikut hancur karena laki-laki kurang ajar itu Alexsa harus mengalami trauma.
“ Maksud bapak apa?” tanya Alexsa baik.
__ADS_1
“ Saya sudah tau semua cerita kamu di masa lalu.” Kata Ken mengusap cairan bening yang masih mengalir deras di meta Alexsa.
“ Di hari pertama kali bertemu saya sudah jatuh hati sama kamu” ungkap Ken akhirnya menyatakan perasaannya untuk pertama kali.
“ Bapak sedang becanda kan” kata Alexsa dengan wajah menahan tawa seakan ucapan Ken adalah lelucon untuknya.
“ Saya berkata jujur Al, saya beberapa kali ke toko kue kamu hanya untuk bertemu dengan kamu. Setelah kesekian kali ke sana saya tahu kamu sudah punya anak. Saya benar-benar hancur hati saya seperti di dicabik-cabik” ungkap Ken menjelaskan bagaimana hatinya hancur mengetahui Alexsa sudah memiliki anak waktu itu.
“ Di situ saya berpikir kamu sudah menikah dan saya tidak mau mengambil kebahagian kalian. Tapi saya benar-benar sangat sulit melupakan kamu” tambah Ken lagi.
“ Tapi takdir begitu tega mempertemukan kita beberapa kali.” Kalimat Ken membuat Alexsa berpikir keras.
“ Saat kita bertemu di restoran dan saya tau semua setelah acara di kantor Arnol. Saya Kembali semangat untuk dapatin kamu. Saya yang meminta Arnol untuk menghubungi kamu agar jadi sekertaris saya” ucap Ken membalik badan menoleh pada Alexsa.
“ Bapak ini sangat lucu” Alexsa berdiri.
“ Itu kenyataanya Al, saya sangat sayang sama kamu. Saya tidak peduli latar belakang kamu di masa lalu. “ ungkap Ken menggenggam tangan Alexsa berharap.
Alexsa kaget mendengar kalimat Ken barusan.
“ Maaf pak saya tidak bisa. Bapak masih bisa mencari Wanita lain yang jauh lebih baik bukan seperti saya” Alexsa menarik tangannya dari genggaman Ken.
“ Saya hanya cinta sama kamu Al, saya akan menerima semua ‘’ tambah Ken menyakinkan.
“ Al aku akan berjuang dan aku tidak peduli dengan omongan orang lain. “ kata begitu yakin dengan cintanya pada Alexsa.
“ Tapi aku ga bisa Ken hiks…. Hiks…” Alexsa Kembali menangis.
“ Kenapa? Apa kamu masih berharap sama Dikki Al?” tanya Ken dengan suara meninggi.
“ Kita tidak sepadan, aku mohon kamu lebih baik cari Wanita lain” jawab Alexsa semakin menangis.
“ Gak… aku sayang sama kamu Al. aku hanya mau kamu bukan yang lain” nada Ken meninggi menentang Alexsa.
Deng…. Alexsa seketika diam membisu kata-kata Ken benar-benar membuatnya seperti hujan yang menyejukkan.
“ tolong Al beri aku kesempatan” Ken Kembali menarik tangan Alexsa memohon.
Sebenarnya di hati Alexsa juga sudah ada cinta pada Ken tapi dia malu mengakuinya. Dia merasa tidak pantas pada laki-laki baik seperti Ken.
“ Aku mohon Al” tambah Ken lagi.
Alexsa memeluk Ken erat, benteng pertahanannya sudah runtuh di buat Ken hari ini.
__ADS_1
“ Aku juga sayang sama kamu Ken” kata Alexsa mengungkapkan isi hati yang sudah lama dia simpan karena merasa dirinya tidak pantas untuk Ken.
“ Itu artinya kamu mau jadi pacar aku” tanya Ken masih berpelukan.
Alexsa mengangguk mengiyakan, Ken semakin erat memeluk Alexsa dan mencium pucuk rambut Alexsa.
“ Sayang banget sama kamu” ungkap Ken di telinga Alexsa.
Dari belakang beberapa karyawan hotel membawakan buket bunga mawar putih kesukaan Alexsa. Sebenarnya Ken sudah merencanakan akan mengungkapkan perasaanya tapi tidak sedramatis ini.
“ Selamat pak Ken dan bu Alexsa” ucap laki-laki berpakaian batik memegang buket bunga berukuran besar. Disebelahnya membawa balon berbentuk hati.
Alexsa refleks melepas pelukan Ken dan membalik badan.
“ Makasih” kata Ken mengambil buket bunga dan memberikan pada sang pujaan hati yang sudah resmi pacaran.
“ Spesial buat kamu sayang” kata Ken tanpa memikirkan ada orang lain di sana.
Alexsa tersenyum tidak menyangka Ken akan seniat itu dan mengambil buket bunga dari tangan Ken.
“ Wah bagus banget, “ ungkap Alexsa menghirup aroma mawar putih ke kesukaannya.
“ Dia tau aja bunga kesukaanku” batin Alexsa dalam hati bahagia.
“ Bapak dan ibu ga mau berfoto?” tanya laki-laki itu menawarkan.
“ Oh iya… tolong ambilkan foto terbaik “ kata Ken menyerahkan ponselnya.
“ Baik pak” katanya tersenyum mengerti dan mengambil ponsel Ken.
“ Ini pak balonnya “ kata Wanita berpakaian sama dengan laki-laki yang memegang buket tadi.
Ken dan Alexsa berfoto beberapa pose yang sangat romantis, siapa pun yang melihat akan merasa iri dengan pasangan yang baru saja resmi berpacaran.
“ Mereka serasi bangat Na” kata Wanita itu berbisik pada teman yang ada di sebelahnya.
“ Iya beruntung banget bu Alexsa dapatin pak Ken, uda kaya, keren romantis lagi” sahutnya memuji-muji Ken.
“ Semoga Tuhan kirim laki-laki yang 11 12 sama pak Ken ke aku” katanya membayangkan.
“ Mimpi jauh banget” ledek temannya.
Sekarang mereka kembali melihat kemesraanKen dan Alexsa yang masih berfoto untuk kenang-kenangan.
__ADS_1