AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Bestie


__ADS_3

Di perjalanan pulang Alexsa di telpon mama Diana,


cepat-cepat Alexsa menerima panggilan telepon.


" Iya ma?" Kata Alexsa membuka percakapan.


" Viona belum pulang juga kak atau uda sama kamu?" tanya mama Diana yang khawatir karena Mona juga tidak bisa di hubungi.


" Sebentar Al tanya kak Maya dulu ya ma" ucap Alexsa ikut khawatir.


" Tin... tin..." suara klakson mobil dari luar.


Mama Diana langsung melihat dari kaca ternyata Viona dan Mona.


" Nah... ini mereka baru pulang kak, di antar sama Maya" ucap mama Diana tersenyum lega.


" Syukurlah ma,,, Al bentar lagi pulang, sampai ketemu di rumah mama" ucap Alexsa ikut lega dan mengakhiri pembicaraan.


" Oke kak hati-hati ya" ucap Mama Diana berjalan untuk membuka pintu.


" Ada apa sayang?" tanya Ken yang ikut dibuat penasaran.


" Itu mama nanya Viona eh pas banget mereka pulang" jawab Alexsa singkat.


" Oh yah uda" kata Ken kembali fokus menyetir.


" Penerbangannya jam berapa?" tanya Alexsa menoleh pada Ken.


" jam 8:30 sayang, masih lama " jawab Ken menggenggam tangan Alexsa sudah menjadi hobby baru untuknya.


" Jangan nakal ya sayang" ucap Ken lagi-lagi mencium tangan Alexsa.

__ADS_1


"Entar kamu yang macam-macam lagi di sana" kata Alexsa dengan wajah serius menatap Ken.


" Yah gaklah sayang" jawab Ken cepat mengelak.


" Awas ajahh" ancam Alexsa dengan bibir maju.


" Iya sayang" ucap Ken.


" Nanti malam kamu ikut antar ke bandara?" kali ini Ken yang bertanya.


" Ikut gak ya?" kata Alexsa sambil tersenyum jahil.


" Iya sayang, oh iya Nabila ikut juga ga ya?" Alexsa teringat sahabatnya Nabila yang juga kekasih Rama.


Alexsa meraih handphone yang sudah sempat dia masukkan ke dalam tas.


Sebentar Alexsa bermaksud untuk menghubungi Nabila, tidak berselang lama kemudian panggilan telepon di terima.


" Iya... bestie masih di kantor nih, ada apa? tumben-tumbenan nih nelpon" ucap Nabila yang akhir-akhir ini terlupakan.


" Apa sih Bil,,, Entar malam ikut ga antar Kak Rama ke bandara?" tanya Alexsa langsung pada tujuan pertama.


" Oh itu... Aku ada banyak kerjaan Al. Ini juga kayaknya lembur, pengen ikut tapi takut ga keburu. Aku juga belum kabarin Rama ga bisa antar dia" jawab Nabila dengan kecewa.


" Yah sayang banget dong. Emang ga bisa entaran gitu?" kata Alexsa.


" Kayaknya ga bisa Al, uda ga papa deh kan hanya satu mingguan aja" ucap Nabila mencoba memahami situasi diri meskipun hati kecilnya ingin sekali mengantarkan sang kekasih.


" Yah udah deh kalo kamu butuh apa-apa kabarin aku ya bestie" pinta Alexsa sedikit kecewa karena sahabat baiknya tidak ikut.


" Iya iya bestieku sayang, " kata Nabila dan mematikan panggilan.

__ADS_1


" Yah Nabila ga bisa ikut sayang,, dia pasti pengen ikut antar juga" kata Alexsa dengan wajah manyun.


" Kenapa?" tanya Ken yang belum tahu apa-apa.


" Banyak kerjaan katanya ini juga lembur" jawab Alexsa frustasi.


Ken meraih handphone dan langsung mengirim pesan ke Arnol selaku atasan Nabila.


Tidak lama berselang Nabila menghubungi Alexsa lagi.


" Iya Bil,,, Gimana?" tanya Alexsa belum tahu kalau Ken sudah mengirim pesan pada Arnol.


" Eh... kamu ngomong apa sama pak Arnol? Kok tiba-tiba WhatsApp aku bilang aku pulang aja siap-siap anter Rama" kata Nabila tampak begitu bahagia.


" Oh iya syukurlah" Jawab Alexsa menoleh pada Ken dia yakin ini pasti kerjaannya.


" Aku mau pulang dulu, ketemu di bandara ya Al" ucap Nabila bersemangat.


Alexsa menoleh pada Ken yang berpura-pura tidak tahu.


" Kenapa lagi sayang?" tanya Ken.


" Jangan pura-pura gak tau deh, kamu kan yang bilang sama pak Arnol. Siapa lagi yang berani selain seorang Kenziee Mahanta" kata Alexsa sambil melebarkan tangan.


Ken tertawa habis melihat tingkah Alexsa.


" Apa pun yang buat kamu bahagia selagi aku bisa aku akan lakuin sayang" ucap Ken.


Alexsa tersanjung dengan ucapan Ken barusan.


" Makasih sayang" kata Alexsa.

__ADS_1


__ADS_2