AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Bertemu Kembali


__ADS_3

Malam ini Alexsa ada janji dengan kedua sahabatnya


untuk  makan di salah satu restoran


kesukaan Dini. Alexsa menunggu jemputan Nabila sambil memberikan Viona makan


malam.


“ Cantik banget mau kemana kak?” tanya Alvin mencium pipi


ponakannya.


“ Kakak ada janji de sama teman kakak” jawab Alexsa


memberikan botol minum Viona.


“ Oh laki-laki atau cewe kak?” tanya Alicia yang ikut kepo.


“ Kak Bila sama kak Dini de” jawab Alexsa memutar matanya.


“ Oh kirain sama cowo kak” ucap Alicia sambil duduk.


Ting…


From : Nabila


Al aku uda dekat nih


“ Dek kakak minta tolong suapin Viona ya, kak Bila uda mau


sampai” ucap Alexsa yang susah rapi.


“ Yaudah kak, pergi aja biar aku yang selesaikan kasih Viona


makan” ucap Alicia mengambil makanan dari Alexsa.


“ Makasih adek kakak” ucap Alexsa mengecup rambut sang adik.


“ Mama pergi dulu ya sayang sama aunty Bila” ucap Alexsa


mengecup piona.


Tak lupa Alexsa juga berpamitan kepada kedua orang tunya


yang sedang menonton di ruang keluarga.


“ Ma.. pa.. kakak pergi dulu ya sama Nabila. Kita makan di


luar” kata Alexsa memberi salah dan mencium ke dua orangtuanya bergantian.


“ Salam dari mama sama papa ya kak “ ucap mama Diana.


“ Iya,,, iya ma” jawab Alexsa langsung menuju pintu utama.


Alexsa membuka tas kecil berwarna hitam di tangannya untuk


memastikan semua bawaannya sudah ada disana. Dengan sedikit terburu-buru Alexsa


menuju mobil Nabila yang terparkir.


“ Dini uda sampai disana?” tanya Alexsa sambil menggunakan


sabuk pengaman untuk menghindari hal-hal yang tidak di harapkan.


“ Uda baru aja aku telpon” jawab Nabila mulai menyetir


menuju pagar rumah Alexsa.


“ Semoga ga macet ya “ kata Alexsa tak enak hati membuat


Dini harus menggu lama.


“ Makasih pak Abdi” ucap Nabila sambil terseyum ke arah pak


Abdi yang membukakan pagar.


“ Iya mbak. Hati-hati di jalan” jawab pak Abdi sedikit


menunduk.


“ Apa tu di belakang?” tanya Alexsa penasaran melihat suatu


di belakang kursinya.


“ Oh iya aku sampai lupa. Itu maikan buat ponakan aku” jawab


Nabila sambil menyetir mobil.

__ADS_1


“ Viona?” tanya Alexsa untuk memastikan.


“ Iyalah siapa lagi” jawab Nabila sambil celingukan melihat


pengendara lain.


“ Dalam rangka apa nih? Dia ulangtahun juga masih lama” ucap


Alexsa tersenyum bahagia melihat anaknya yang sangat di sayangi.


“ Kasih kado ga nunggu ulangtahun dulu la Al” ucap Nabila


sambil memperhatikan toko roti Alexsa yang sudah tutup.


“ Iya iya” jawab Alexsa hanya tersenyum simpul


Akhirnya mereka sampai di restoran tempat mereka janjian.


Usai memarkirkan mobil di tempat yang sudah di sediakan Alexsa dan Nabila


segera masuk. Alexsa melihat mobil yang tidak lain adalah mobil Ken. Tapi


Alexsa mencoba tidak berigu menghiraukannya dan segera menemui sahabatnya Dini.


“ Dini uda bosan pasti Al” ucap Nabila merapikan pakaiannya


yang sedikit terlilit.


“ Iya yuk buru masuk” sahut Alexsa dan memasuki restoran.


Mereka berdua memasuki restoran yang kebetulan malam itu


cukup ramai.


Setelah Dini memberitahu kursi yang dia pilihkan dengan


mudah mereka berjalan ke tempat Dini duduk. Mereka saling menyata sambil tertawa


melepas rindu.


Pov Kenziee Mahanta


Malam itu aku dan temanku  sedang makan malam di salah satu restoran tidak jauh dari kantor. Aku


sengaja mengajak mereka untuk mengurangi kepenatan di kantor dan melupakan


melupakan Wanita cantik itu.


Saat aku dan temanku menikmati makanan yang kami pesan dua


orang Wanita lewat dari dekat meja yang aku duduki dan ketiga temanku. Aku


dapat mencium aroma parfum yang tidak asing adalah aroma parfum Alexsa.


Saat Wanita itu membalik badan dan duduk di meja yang tidak


begitu jauh dari meja kami. Hatiku semakin bergelora melihat sosok Alexsa yang


sangat cantik dengan perias di wajahnya.


“ Kenapa takdir mempertemukan kita lagi” batinku menyesali


keadaan.


“ Bro jangan melamun” kata Brian memukul pelan bahu Ken.


“ Tidak… aku sudah kenyang” jawab Ken dengan senyum tipis.


Alexsa yang sudah duduk sambil mendengar kedua sahabatnya


bercerita sambil menikmati makanan . Sesaat kemudian mata kami berdua saling


bertemu bahkan beberapa detik. Tapi aku sungguh tidak bisa menatapnya lama


semakin membuat hatiku semakin terluka. Cepat-cepat ku buang pandanganku


menjauh darinya. Meskipun aku melihat terukir senyum di wajahnya.


“ Bro kebetulan gue ada keperluan mendadak” ucap Ken


mengambil kunci  mobil.


“ Kenapa tiba-tiba?” kata Niko sedikit heran dengan


perubahan sikap Ken.


“ Lanjut aja makan malamnya, ini kartu gue pake aja” kata

__ADS_1


Ken langsung pergi tanpa berkata apa-apa.


Aku berjalan keluar dari restoran dan langsung buru-buru


meninggalkan restoran.


Rasanya sangat sakit mengingat kenyataan kalua Alexsa sudah


menikah.


Alexsa merasakan perubahan sikap  laki-laki yang dia kenal hangat dan humoris


seperti Ken berubah.


Pov Kenziee Mahanta off


Ulangtahun Viona yang ke 2 tahun


Alexsa menyiapkan cake special untuk sangbuah hati di bantu


sang mama yang juga ingin memberikan yang terbaik untuk cucu pertamanya.


“ Aku juga mau di buatin kak” ucap Alana yang baru saja


pulang dari sekolah.


“ Iya nanti kakak buatin kue special buat kamu de” jawab


Alexsa sambil tersenyum melirik Adik sulungnya yang manja.


“ Mana ponakan om yang mau ulagtahun?” kata Alvin mencari


Viona yang tidak tampak.


“ Lagi di kamar dek lagi tidur” jawab Alexsa memberikan krim


sebagai hiasan cake.


Cake yang di kerjakan hampir 2 jam akhirnya selesai juga


sesuai dengan yang di harapkan.


Seperti di rencanakan jam 4 acara ulangtahun Viona di


lakukan dengan mengundang beberapa tetangga dan saudara terdekat Alexsa tidak


lupa mengundang kedua sahabatnya Nabila dan Dini meskipun mereka datang


terlambat karena urusan pekerjaan.


Viona yang sudah berumur 2 tahun semakin pintar dan cantik


sama seperti sang mama.


Dia duduk di temani Alexsa untuk meniup lilin, semua yang


ada di sana sangat menikmati acara meskipun sederhana.


“ Selamat ulangtahun cucu oma opa” ucap papa Herman mencium


Viona.  Papa Herman juga memberikan


hadiah sebuah kalung untuk cucu kesayangannya.


“ Ini kado dari opa sama oma ya cantik” ucap papa Herman


sambil membungkuk memakaikannya pada Viona.


“ Makacih opa” ucap Viona sangat menggemaskan.


Beberapa tamu yang hadir di sana juga memberikan kado yang


tidak kalah special di hari ulangtahun  Viona.


“ Maaf ya  Al kita


telat” ucap Dini dengan sedikit riasan di wajahnya.


“ Hey,,, ga papa kok. Kalian datang aja uda buat aku senang


“ jawab Alexsa sambil memeluk sahabatnya bergantian.


“ Mana ponakan gue?” tanya Nabila mencari-cari princes


kecil.


Maaf jika ceritanya masih jauh dari sempurna

__ADS_1


tapi saya akan terus memperbaiki ke depannya.


__ADS_2