AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Kembali ke Jakarta


__ADS_3

“ Kapan kamu kembali ke Jakarta?” tanya Alexsa sambil berjalan mengitari tepi danau Toba.


“ Kita akan pulang ke Jakarta sama-sama sayang” jawab Ken mencium tangan Alexsa.


“ Tapi aku masih …” kata Alexsa mencari alasan.


“ Semua uda selesai jugakan antara kamu sama kak Maya. Jadi ga ada alasan lagi kamu berlama-lama disini sayang” ucap Ken meletakkan tangan di pinggang Alexsa.


“ Yah sudah,,, aku sudah lapar. Ayo balik ” ucap Alexsa dengan wajah memelas.


“ Siap tuan putri” kata Ken dan langsung berbalik untuk kembali ke hotel. Alexsa tersenyum bersemangat.


2 hari kemudian setelah liburan Alexsa dan Ken memutuskan untuk kembali ke Jakarta tanpa memberi tahu siapapun termasuk papa Herman dan mama Diana. Di Medan nantulang dan tulang juga begitu berat untuk melepas kepulangan Alexsa yang beru saja beberapa hari.


“ Ingat kata nantulang ya boru,” kata nantulang memeluk Alexsa.


“ Iya nantulang, sehat terus ya nantulang sama tulang juga” ucap Alexsa terharu.


“ Cepatlah kawin kau ya, uda adanya calonnya” kata tulang menunjuk Ken yang ikut berpamitan. Alexsa hanya tersenyum dengan wajah memerah kerena malu.


“ Oh iya nantulang uda belikan oleh-oleh buat kalian bawa” nantulang mengambil beberapa kotak makanan khas Medan.


“ Jadi repot nantulang “ kata Alexsa tidak enak hati.


“ Hati-hati ya boru salam sama semua yang di rumah” tambah nantulang.

__ADS_1


Alexsa, Ken, Viona dan Mona masuk ke dalam mobil dan di antar pak Gultom ke bandara.


“ Viona sini sama mama aja nak,” kata Alexsa yang sedari tadi di pangkuan Ken, pasti pegal.


Viona hanya geleng-geleng memeluk Ken semakin erat.


Sesampainya di bandara mereka langsung melakukan check in dan tidak lama memasuki pesawat.


Selama di pesawat juga Viona hanya di pangkuan Ken.


“ Kamu ga pengel dari tadi lo panggu Viona?” tanya Alexsa yang duduk di sebelah Ken.


“ Ga sayang, aku kan kuat pangku kamu aja aku masih sanggup” ucap Ken sambil mengusap rambut Viona.


Alexsa tersenyum sambil memberi Ken cubitan di perutnya, Mona yang mendengar ucapan Ken hanya tersenyum.


“ Semoga kalian akan jadi keluarga bahagia kak Alexsa” batin Mona.


Dua jam kemudian mereka sampai di bandara Internasional Soekerno-Hatta, semua penumpang mulai keluar dari pesawat super besar.


“ Aku antar kalian dulu pulang” ucap Ken pelan-pelan mencium Viona.


“ Ga papa kita pulangnya naik Taksi aja sayang,” jawab Alexsa.


“ Tidak aku akan mengantar kalian” kata Ken bersikukuh.

__ADS_1


Mendengar suara berisik akhirnya Viona terbangun dari tidurnya.


“ Anak papa uda bangun” kata Ken melihat Viona mulai membuka mata.


“ Apaan sih? Kan aku uda bilang belum boleh panggil-panggil papa” ucap Alexsa tidak setuju dengan panggilan papa pada Ken.


“ Ga papa ya sayang,,, mau manggil apa kan nanti dia juga jadi anakku” kata Ken dengan percaya diri.


Melihat penumpang sudah mulai sepi mereka mulai meninggalkan pesawat yang membawa mereka dari Medan kembali ke Jakarta.


Ken sambil memangku Viona berjalan di depan sedangkan Alexsa dan Mona di belakang tidak begitu jauh.


“ Pak Ken sweet bangat kak, mau dong punya pacar kayak pak Ken” kata Mona sambil membawa tas berisi perlengkapan Viona.


“ Eh dulu saya pikir pak Ken dingin lo kak, apalagi sama pacarnya yang dulu-dulu. Hu.. beda banget perlakuannya” kata Mona lagi.


“ Emang kamu pernah ketemu?” tanya Alexsa mulai kepo.


“ Pernah kak ” jawab Mona.


“ Pacarnya centil kak, maminya pak Ken ga suka” kata Mona tertawa.


“ Gimana-gimana?” tanya Alexsa semakin penasaran.


“ maminya pak Ken pernah minta tolong kupasin bawang eh bawang merahnya di kupas sampai jadi bawang putih” jawab Mona tertawa puas mengingat kejadian sudah lama itu.

__ADS_1


“ Ah masa sih?” tanya Alexsa sedikit tidak percaya sampai tidak sadar Ken sudah jauh meninggalkan mereka.


__ADS_2