
Alexsa dan Ken menuju gedung yang sudah meraka pilih untuk tempat pelaksanaan resepsi pernikahan sedangkan untuk acara pemberkatan di lakukan di Bali di hadiri keluarga besar dan teman-teman dekat.
Sesampainya di tempat tujuan mereka langsung masuk menuju ruangan.
" Selamat siang ibu Alexsa dan pak Ken" sapa seorang laki-laki tersenyum melihat kedatangan Alexsa dan Ken.
" Selamat siang maaf kami telat,,, jalanan sangat macet" ucap Alexsa tersenyum sedangkan Ken dari tadi hanya diam memeluknya erat.
" Tidak masalah Bu Alexsa sampai malam pun kamu akan menunggu" ucapnya berbasa-basi.
" Wah... baik sekali" kata Alexsa tersenyum lagi.
" Mari saya akan tunjukkan beberapa sampel yang sudah kami pilih untuk acara ibu dan bapak" kata pegawai mempersiapkan Alexsa dan Ken masuk.
" Mari duduk sebentar pak Bu kita mengobrol sebentar" katanya sambil membukakan pintu kaca cantik berwarna putih.
Ken dan Alexsa langsung masuk dan duduk bersebelahan sedangkan laki-laki itu tampak mengambil sesuatu di atas meja.
" Ini adalah contoh seperti yang ibu Alexsa inginkan" laki-laki itu menunjukkan beberapa desain yang hampir semua bagus.
Tapi mata Alexsa tertuju pada salah satu desain dengan nuansa warna putih.
" kamu suka yang ini?" tanya Ken pada Alexsa sambil ikut menatap desain gedung yang masih ada di tangan Alexsa.
__ADS_1
Alexsa belum menjawab apa-apa hanya tersenyum melihat detail.
" Untuk dekorasi yang ada di tangan Bu Alexsa adalah dekorasi paling mewah" kata laki-laki kaki tangan pemilik perusahaan itu.
" Wah... benarkah? pantas sangat cantik" puji Alexsa tersenyum kecil.
" Untuk harganya?" tanya Alexsa menoleh kearah pegawai.
" Dua kali lipat dari yang sebelumnya Bu" jawab pegawai pelan.
" Ha... " mulut Alexsa menganga.
Pegawai itu tersenyum kecil.
" Baik saya ingin menggunakan dekorasi ini" kata Ken langsung.
" Ga papa sayang, nikah hanya sekali seumur hidup. kita harus buat yang terbaik" jawab Ken menggenggam tangan Alexsa.
" Aduh... sepertinya pak Ken sangat mencintai ibu Alexsa" kata pegawai dapat melihat tatapan mata sesama laki-laki.
" Iya kamu benar aku sangat mencintai dia" jawab Ken menatap Alexsa lekat.
Alexsa langsung tersenyum kecil dan pipinya memerah karena malu.
__ADS_1
" Kami akan melakukan yang terbaik untuk acara pernikahan bapak dan ibu " kata pegawai itu.
" Dan karena calon istri saya menyukai mawar putih saya ingin dekorasinya full mawar putih untuk biaya berapapun saya akan terima" kata Ken tegas.
Alexsa seperti mendapat kejutan bertubi-tubi dalam satu minggu bersamaan.
" Baik pak.. kami akan segera memesan mawar putih seperti yang bapak minta" kata pegawai itu tidak banyak tanya karena sebelumnya pemilik perusahaan sudah mengatakan bahwa klien mereka ini bukan orang sembarangan.
" Benar kata pak Boy,, pak Ken bukan orang sembarangan" kata pegawai dalam hatinya.
" Bagus kalau begitu" kata Ken dengan kepala mengangguk.
" Untuk tamu undangan yang hadir bisa berapa ya pak?" tanya pegawai lagi untuk memastikan mulai dari kursi dan makanan.
" Mungkin 1000 " jawab Ken karena sebelumnya dia sudah memperkirakan.
" Oh baik kalau begitu pak, akan kami lakukan semaksimal mungkin" kata pegawai menyakinkan.
" Sayang...itu sangat mahal" Alexsa masih belum habis pikir Ken menghabiskan uangnya ratusan juta hanya untuk dekorasi gedung.
" Kamu sukakan?" tanya Ken menghentikan langkahnya.
" Iya suka tapi mahal bangat" jawab Alexsa plin-plan.
__ADS_1
" Apapun itu semahal apapun aku akan lakuin buat kamu. Uang bisa di cari sayangku" kata Ken sambil mencium kening Alexsa.
" Ih... malu " ucap Alexsa tersenyum dan berjalan menuju parkiran mobil.