
Ken dan Alexsa hari ini melakukan beberapa sesi foto untuk undangan pernikahan mereka.
Alexsa di bantu beberapa pegawai untuk mengenakan dress yang sudah dia pilih.
" Ibu... sangat cantik menggunakan dress ini" puji pegawai sambil membantu Alexsa untuk merapikan pakaiannya.
" Terimakasih" jawab Alexsa tersenyum puas melihat pentulan dirinya di cermin.
" Calon suami ibu pasti senang liat ibu pakai gaun pengantin ini" ucap pagawai lain yang memuji kecantikan Alexsa yang sudah alami.
" Kalian ini bisa saja" kata Alexsa tersenyum malu-malu.
" Nan gimana uda beres?" tanya pegawai berpakaian berbeda sepertinya dia adalah atasan.
" Sudah Bu Mita" kata pagawai menjawab.
" Mari ikut saya Bu, fotografer sudah menunggu ibu" katanya pada Alexsa.
" Oh iya... mari" jawab Alexsa sambil mengikuti langkah keluar dari ruang ganti.
Tirai besar di buka perlahan, pelan-pelan Alexsa keluar dari ruangan itu dengan gaun pengantin yang sangat cocok untuknya.
Ken yang sudah menanti kedatangan Alexsa dari tadi sudah tidak sabar melihat calon istrinya.
Mata Ken tidak bisa berkedip melihat kecantikan Alexsa yang kini ada di hadapannya.
" Ken... ada yang salah?" tanya Alexsa sambil melihat dirinya apakah ada yang salah.
" Bukan ibu,,, pak Ken begitu karena melihat kecantikan ibu" kata pagawai itu tersenyum melihat ekspresi wajah Ken.
Alexsa juga ikut tersenyum malu.
Ken mulai mendekati Alexsa dan membisikkan sesuatu.
" Kamu sangat cantik" ucap Ken.
Jarak mereka begitu dekat sampai Alexsa bisa merasakan debaran jantung Ken.
Wajah Alexsa seketika berubah memerah karena ucapan Ken maskipun sudah terbiasa mendengarnya.
" Ayo..." ucap Ken sambil menggenggam tangan Alexsa untuk foto.
__ADS_1
Hampir satu jam mereka melakukan sesi foto dan akhirnya mendapat beberapa foto yang bagus.
" Saya mau foto ini secepatnya di kirim" pinta Ken sambil melihat hasil foto.
" Baik pak Ken,,, kami akan secepatnya mengirim foto ini" kata fotografer profesional itu.
...***...
" Sayang,,, kamu ke mobil dulu aku ada urusan sebentar" kata Ken sambil mengusap wajah Alexsa penuh kasih sayang.
" Yah uda aku tunggu di mobil" jawab Alexsa tersenyum dan tanpa pikir panjang pergi meninggalkan Ken.
Setelah memastikan Alexsa pergi Ken berjalan beberapa langkah.
" Ada urusan apa anda disini?" kata Ken sambil mendekati Dikki yang ternyata Ken sudah menyadari kehadiran Dikki sejak Dikki mengikuti mereka dari kantor. Akan tetapi Ken memilih untuk tidak memberi tahu Alexsa.
" Maaf,,, Siapa maksud anda?" kata Dikki seolah tidak tahu apa-apa.
" Anda mengikuti kami? " tanya masih berusaha untuk menahan amarah yang sudah lama dia pendam.
" Hahaha maksud anda apa? Saya tidak mengikuti siapapun dan saya tidak kenal anda" kata Dikki masih bersikeras untuk tidak mengakui bahwa dirinya membuntuti Ken dan Alexsa.
" Saya sudah perhatikan gerak-gerik anda" kata Ken dengan nada suara meninggi.
Dikki menelan air liur pahit apa yang di katakan Ken barusan memang benar.
Ken langsung keluar dari gedung besar itu untuk menemui sang pujaan hati yang sudah menunggu di mobil.
" Ngapain sih?" tanya Alexsa menoleh pada Ken yang baru saja masuk ke dalam mobil.
" Gak... Yah uda kita balik ke kantor" ucap Ken memilih untuk tidak memberi tahu siapa yang baru saja dia temui.
Mereka meninggalkan gedung dan tidak lama Dikki juga keluar.
" Aku akan merebut kembali Alexsa" ucapnya bersumpah.
" Lho kita ngapain ke sini?" tanya Alexsa melihat sekelilingnya.
" Aku mau beli mobil untuk mami sayang,,," ucap Ken keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk pacarnya.
"Mami ulang tahun?" tanya Alexsa sambil memegang tangan Ken keluar dari mobil.
__ADS_1
" Gak... kasih kado ga harus nunggu ulang tahun sayang" jawab Ken memeluk pinggang Alexsa dan berjalan masuk.
" Hahaha iya juga ya" jawab Alexsa tertawa.
"Selamat datang bapak ibu" kata seorang laki-laki yang kebetulan bertugas.
" Ada yang bisa saya bantu?" ucapnya kemudian.
" Saya mau beli mobil yang paling baru apa?" kata Ken masih memeluk pinggang Alexsa erat.
" Oh kebetulan pak ada barang yang baru saja datang. Mari saja tunjukkan" ucapnya mempersilahkan.
Pegawai itu menjelaskan detail dan juga kelebihannya.
" Gimana sayang? Mami suka ga ya?" kata Ken sambil melihat isi mobil dan mencoba menaikinya.
" Bagus... tapi cantik yang itu" tunjuk Alexsa pada salah satu mobil berwarna putih.
" Yang itu juga baru" kata pegawai itu beralih pada mobil yang Alexsa tunjuk.
" Yah sudah saya ambil ini" kata Ken tidak pikir panjang.
" Harganya 1 M pak " kata pegawai itu tapi belum selesai Ken langsung mengeluarkan kartu kredit miliknya.
Melihat kartu kredit yang ada di tangan Ken sontak dia diam karena dia yakin Ken bukan orang sembarangan.
" Mari pak ikut saya untuk pengisian formulir" katanya lagi.
" Bawahan saya akan datang ke sini" kata Ken.
" Oh baik bapak " jawab pegawai itu membungkuk.
" Sayang... kita harus kembali ke kantor " ucap Ken karena ada urusan penting yang harus dia selesai.
" Kalau begitu kami permisi mas" ucap Alexsa tersenyum kecil.
" Sayang.... kamu sangat berlebihan" kata Alexsa sambil mencubit lengan Ken.
" Biar saja,,, Dia seperti tidak yakin aku sanggup membelinya" jawab Ken menggenggam tangan Alexsa.
" Bahkan jika aku mau, aku bisa membeli ini semua" tambah Ken lagi.
__ADS_1
" Ga boleh gitu dia kan menjalankan tugasnya" kata Alexsa menjelaskan.
" Yah uda deh,,, " jawab Ken mengalah.