AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Saling Memahami


__ADS_3

Perusahaan Ken sedang berada di masa kejayaan setelah berhasil bekerja sama dengan perusaan terkemuka di dunia. Nanti malam Ken dan Rama akan berangkat ke Jerman untuk mengurus beberapa hal. Awalnya Ken berharap Alexsa dapat menemaninya tapi mengingat Viona masih sangat kecil dan masih membutuhkan Alexsa dengan berat hati Ken berangkat bersama Rama.


Siang ini mereka melakukan rapat untuk memastikan persiapan sebelum berangkat nanti malam menuju Jerman.


“ Baik saya rasa semua sudah selesai,,, saya terimakasih kepada semua yang sudah berusaha dan sampai di tahap ini itu semua tidak lepas dari kerja keras kita selama ini. Saya dan pak Ken nanti malam akan berangkat ke Jerman jika tidak ada halangan kami akan kembali satu minggu kedepan" kata Rama puas dengan hasil kerja mereka.


Semua karyawan yang ada di sana termasuk Alexsa dan Maya bertepuk tangan untuk merayakan keberhasilan mereka.


“ Sebagai ucapan terimakasih pak Ken memberikan bonus untuk kita semua bulan ini” tambah Rama lagi.


Semua berbahagia bersorak dan bartepuk tangan karena akan mendapatkan bonus bulan ini.


“ Mungkin dari Pak Ken dan Bu Maya ada tambahan yang akan di sampaikan?” ucap Rama seprofesional mungkin.


“ Hm… saya rasa sudah cukup, mungkin kakak saya tercinta ” jawab Ken menoleh pada sang kakak yang duduk di seberangnya.


“ Mungkin saya akan mewakili semua karyawan pasti bonus ini belum cukup bukan untuk merayakan ini semua ? Bagaimana bapak Ken?’’ kata Maya menoleh pada Ken meskipun di rumah dia adalah kakak tapi selama di kantor Ken adalah atasannya.


“ Setuju bu… “ ucap beberapa karyawan yang ada di sana.


Alexsa tersenyum pada Maya kemudian menyenggol Ken pelan yang duduk di sebelahnya.


“ Baik… baik… mungkin setelah saya dan Rama kembali kita akan pesta perayaan keberhasilan.kita semua” ucap Ken kali ini berdiri.


Semua tertawa dan bertepuk tangan bahagia.


Usai rapat Ken, Alexsa dan Maya pertama keluar meninggalkan ruang rapat.


“ Ken Al,,, aku uda janji sama Reyhan mau jemput dia di sekolah. Aku tinggal dulu,,, missnya uda kabarin mereka akan pulang” ucap Maya sambil berjalan beriringan.


“ Iya ga papa kak,,, kita juga mau keluar” ucap Ken yang sudah berencana akan makan bersama Alexsa di luar untuk terakhir sebelum berangkat ke Jerman nanti malam.


“ Oh iya perpisahan ya,,,” goda Maya pada sepasang kekasih yang sebenar lagi akan berpisah antar negara.


“ Iyalah kak,” kata Ken manyun.


“ Oke deh,,, Al kalo aku ajak Viona sama Mona ga masalah kan?” tanya Maya beralih pada Alexsa yang sedari tadi hanya senyum-senyum mendengar percakapan kakak beradik ini.


“ Iya kak ga papa kok, nanti aku kabarin sama mama biar pak Abdi ga usah jemput ke sekolah” jawab Alexsa mengiyakan.


“ Yah uda deh duluan ya” Maya kemudian berjalan lebih cepat dan di temani asistennya yang sudah terlebih dahulu menunggu di mobil.


“ Sayang aku masih ada perlu sebentar ke ruangan, kamu kalo mau nunggu di mobil ga papa” ucap Ken teringat ada berkas yang dia belum selesaikan tadi.


“ Yah udah aku tunggu di parkiran aja” jawab Alexsa tidak ingin berjalan bersama Ken.

__ADS_1


Mereka akhirnya berpisah Ken menuju ruangannya di lantai 15 sedangkan Alexsa langsung memasuki lift menuju parkiran mobil khusus untuk Ken.


Alexsa mencoba memberi pesan pada mama Diana untuk memberi tahu Viona akan pulang bersama Maya jadi pak Abdi tidak perlu menjemput ke sekolah.


To : Mama


Ma tadi kak Maya katanya mau ajak Vio sama Mona main dulu, jadi Pak Abdi ga usah jemput ke sekolahan adek ya ma


Setelah mengirim pesan itu kepada sang mama bersamaan lift khusus karyawan sudah terbuka segera dia masuk dan menekan tombol B yang ada di lantai dasar kantor.


Alexsa langsung menuju mobil menunggu kedatangan Ken.


5 menit kemudian Ken keluar dari pintu langsung masuk ke dalam mobil.


“ Maaf lama sayang” kata Ken langsung menyalakan mesin mobil.


“ Gak kok,,, kita makan dimana?” tanya Alexsa yang sudah memasang sabuk pengaman.


“ Ikut aja” jawab Ken mulai melajukan mobil meninggalkan Gedung perkantoran besar miliknya.


Di jalan beberapa kali Ken tampak mencuri pandang pada Alexsa.


“ Kenapa sih?” kata Alexsa tersipu malu yang menangkap basah Ken.


“ Aku ga mau pisah” ucap Ken menggenggam tangan Alexsa dan menciumnya lama.


“ Kamu ga sayang ya sama aku?” tanya Ken menatap Alexsa.


“ Sayanglah” jawab Alexsa masih biasa saja.


“ Sayang? Tapi pisah sama aku kamu kayak biasa aja, aku stress harus pisah sama kamu Al” ucap Ken dengan suara meninggi.


Alexsa kaget ini adalah pertama kalinya dia mendengar Ken membentaknya. Dia menarik tangannya dari genggaman Ken dan diam untuk sesaat. Meskipun sebenarnya suara Ken tidak begitu kuat tapi Alexsa merasa sakit hati ketika orang yang paling kita sayang bicara dengan nada tinggi.


Karena kaget dengan sikap Ken barusan tanpa di sadari Alexsa meneteskan air mata.


Ken yang menyadari Alexsa membelakanginya mulai merasa bersalah atas sikapnya baru saja.


“ Sayang?” panggilnya pelan sambil mengusap Rambut Alexsa pelan.


Alexsa hanya diam tanpa sedikit pun membalas ucapan Ken.


“ Sayang?” panggilnya lagi.


“ Aku minta maaf sayang, aku barusan bentak kamu” ucap Ken masih menyetir dan sesekali menatap jalanan.

__ADS_1


“ Aku ga papa,,, uda kamu nyetir aja” jawab Alexsa mengusap air matanya.


“ Kamu nangis?” segera Ken menepikan mobilnya ke kiri.


“ Sayang? Aku minta maaf tadi uda bentak kamu” kata Ken merasa bersalah tapi itu karena rasa sayangnya pada Alexsa.


Ken meraih tubuh Alexsa dan membawanya ke dadanya yang bidang.


“ Maaf ya sayang” ucap Ken mencium rambut.


Suara tangisan Alexsa semakin kuat membuat Ken semakin merasa bersalah.


“ Sayang,,, “ ucap Ken mencoba untuk menenangkan Alexsa.


“ Maaf ya” katanya di telinga Alexsa.


Ken merapikan rambut Alexsa yang sudah berantakan dan menatap matanya.


“ Maaf ya sayang, ini karena aku sayang sama kamu. Aku ga mau pisah sama kamu” kata Ken mengusap sisa air mata Alexsa.


Alexsa masih saja diam tidak menjawab apa-apa.


“ Maaf ya sayang” kata Ken dengan wajah memelas.


Pada akhirnya hati Alexsa luluh dan memeluk Ken erat.


“ Aku sayang banget sama kamu Ken,” kata Alexsa akhirnya mengatakan bagaimana dia juga mencintai Ken.


“ Aku minta maaf ya uda bentak kamu tadi” kata Ken mengusap punggung Alexsa.


“ Jadi aku harus nangis gini ya? Biar kamu percaya?” kata Alexsa dengan wajah merengut.


“ Jangan aku ga mau Wanita kesayanganku menangis lagi.” Ucap Ken.


“ Aku ga lapar “ kata Alexsa kemudian.


“ Yah sudah kita jalan-jalan aja,” ucap Ken.


“ Kita ga kekantor lagi?” tanya Alexsa kemudian.


“ Aku uda suruh Rama urus semua, aku mau habisin waktu sama kamu sebelum berangkat nanti malam” ucap Ken.


Alexsa hanya bisa ikut dengan ucapan Ken, karena sebenarnya dia juga akan rindukan Ken nanti selama di Jerman.


“ Jangan nangis lagi ya” kata Ken dengan suara lembut.

__ADS_1


Alexsa tersenyum dan menyenderkan kepalanya di lengan Ken.


__ADS_2