
Hari pernikahan Ken dan Alexsa sudah semakin dekat dan semua persipan sudah selesai hampir 75 %.
Alexsa dan kedua sahabatnya hari ini berencana untuk perawatan mengingat Alexsa akan segera menikah dan pasti akan sangat sulit untuk bepergian karena dia akan sibuk mengurus suami dan anaknya.
From: Alexsa
To : Ken♥️
Sayang,,, aku jadi pergi sama teman-teman ya
Untuk cek gedung kami aja yang kesana
Kamu jangan lupa makan ya
“ Papa hari ini mau ke Medan” kata papa Herman sambil membaca buku yang ada di tangannya.
“ Kok dadakan pa?” tanya Alvin menoleh ke arah papa Herman.
“ Iya,,, papa ada urusan sama keluarga kita untuk acara pernikahan kakakmu, kalo Batak harus gitu bang. Nanti kamu juga harus ngerti gimana Batak” ucap papa Herman yang begitu menjunjung tinggi budayanya.
“ Tapi akukan masih muda pa” jawab Alvin tersenyum kecil.
“ Harus mulai dari sekarang bang, kamu harus tahu marga juga. Ga boleh suka sama satu marga” kali ini mama Diana yang memberi komentar.
“ Iya ma,,, “ jawab Alvin mengerti.
“ Kamu ikut sama papa aja bang, kasian papa sendiri” saran Alexsa yang dari tadi hanya mendengarkan percakapan kedua orangtuanya dengan adiknya laki-laki.
“ Emang boleh pa? besok aku ga latihan?” tanya Alvin berharap bisa sehari saja tidak melakukan latihan lari dan sebagainya.
“ Iya boleh,,, yah uda kamu siap-siap” jawab papa Herman meletakkan kembali buku dan melepaskan kaca matanya.
“ Oh iya kak jangan lupa telpon ayahmu semalam papa coba telpon katanya yang ngomong langsung harus kamu” ucap papa Herman pada Alexsa yang tidak lain adalah ayah Hendra.
“ Hahaha,,,, ayah ada ada aja” kata Alexsa tertawa.
“ Yah uda pa nanti kakak telpon” jawab Alexsa.
Dret …
Ponsel Alexsa bergetar ada pesan dari Ken.
From: Kenzie ♥️
Yah uda sayang
Kamu jangan kecapean ya
Kalo ada apa-apa kabarin
__ADS_1
Love you sayang
Membaca isi pesan dari Ken tanpa sadar Alexsa senyum-senyum sendiri.
“ Kamu hari ini kemana kak?” tanya mama Diana tersenyum melihat ekspresi Alexsa.
“ Aku, Bila sama Dini ma uke salon ma” jawab Alexsa sambil meletakkan kembali handpone di atas meja.
“ Yah uda mama juga mau pergi” jawab mama Diana yang sudah punya rencana untuk pergi.
“ Sama tante Melinda ma?” tebak Alana yang tadi sempat mendengar mama Diana menelpon di taman belakang.
“ Yah,,, kok kamu tau dek?” tanya mama Diana tersenyum kecil.
“ Iya ma,,, tadi dedek ga sengaja nguping” jawab Alana terkekeh.
“ Ga sopan” ucap Alvin sambil menyentuh lengan adiknya pelan.
“ Ga sengaja kak” kata Alana tersenyum.
“ Viona mau sama aku aja ma” ucap Alexsa yang sudah berjanji pada kadua sahabatnya untuk membawa Viona.
“ Oh… ya uda kak,,, Viona uda siap-siap ?” tanya mama Diana yang belum melihat cucu kesayangannya.
“ Uda ma, aku juga uda bilang sama Mona” kata Alexsa.
***
“ Mama… “ panggil Viona yang duduk di belakang bersama Mona.
“ Iya sayang? Kenapa nak?” tanya Alexsa melihat Viona dari pantulan kaca.
“ Tante Nabilanya mana?” tanya Viona yang sudah bosan karena Nabila belum juga datang.
“ Itu tante Nabilanya uda datang “ kata Alexsa menunjuk Nabila yang sedang mengunci pintu.
“ Hore,,,” kata Viona senang.
“ Maaf ya lama,,,, aku tadi jemur baju dulu” kata Nabila sambil masuk ke dalam mobil dan memasang sabuk pengaman.
“ Tante Nabila” kata Viona kesenangan.
“ Wah,,, anak tente ikut” kata Nabila menoleh ke belakang.
“ Dini gimana?” tanya Alexsa menanyakan sahabatnya satu lagi.
“ Katanya jemput di rumah sakit aja Al, dia juga uda bawa baju ganti” kata Nabila merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.
“ Oh ya udah” ucap Alexsa segera melajukan mobil kembali.
__ADS_1
“ Mobil kamu mewah banget Al,,, “ puji Nabila sambil melihat isi mobil.
“ Aku mah ga akan sanggup beli sendiri” jawab Alexsa menghentikan karena lampu merah.
“ Pak Ken memang keren ya sekali kasih kado mobil mana mahal banget lagi” ucap Nabila kagum.
“ Mau heran tapi Kenziee Mahanta calon suami orang” ucap Nabila sambil memainkan matanya.
“ Hahahha” tawa Alexsa sambil memasang music ringan.
“ Mon… gimana? Enak ya?” tanya Nabila mencoba menanyakan pendapat Mona.
“ Mantap banget kak,,, ga terasa ada lubang,,,” kata Mona lagi tersenyum.
“ Ada ada aja lu berdua” kata Alexsa bersiap untuk melajukan mobil kembali.
“ Aku baru pertama kali lho kak naik mobil seenak ini” tambah Mona lagi.
“ Eh,,, kamu uda pernah naik pesawat belum?” tanya Nabila yang memang sudah akrab dengan Mona.
“ Belum kak mau naik pesawat kemana” jawab Mona sambil sesekali menoleh pada Viona yang tampaknya mulai mengantuk.
“ Oh,,, nanti kita naik pesawat ke Bali, kan Ibu Alexsa resepsinya di Bali” kata Nabila lagi tersenyum.
“ Eh,,, emang kamu di ajak?” kata Nabila becanda.
“ Gimana ibu Alexsa?” tanya Nabila pada Alexsa yang dari tadi hanya tersenyum.
“ Yah di ajak dong,,,” jawab Alexsa masih saja tertawa melihat perdebatan Mona dan Nabila.
“ Buat jaga Viona ya” kata Nabila lagi tak mau kalah.
“ Bil,,,, Mona mah pasti di ajak kamu emang di ajak?” ucap Alexsa membalikkan ke adaan pada Nabila.
Seketika mata Nabila menjadi melotot menatap Alexsa.
“ Yah… kak Nabila ga di ajak” kata Mona dari belakang semakin bersemangat.
“ Aku mah ga di undang di undang ya tetap datang aja ” jawab Nabila.
“ Hahahaha” mereka bertiga tertawa bersamaan.
“ Wah,,, anak kamu uda tidur aja Al” kata Nabila menyadari Viona yang sudah tidur terlelap.
“ Iya,,, emang biasanya gitu pasti tidur” jawab Alexsa.
“ Kamu uda kabarin Dini? Kita uda dekat nih?” kata Alexsa.
“ Oh,,, iya sebentar aku telpon dulu ya” kata Nabila menganbil handpone dari dalam tas dan langsung menghubungi Dini.
__ADS_1
“ Aduh,,,,ga di angkat lagi” katanya mencoba lagi untuk menghubungi.
“ Yah uda kita tunggu di parkiran aja” kata Alexsa langsung masuk ke area rumah sakit.