AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Bertemu Papa Herman


__ADS_3

POV Kenziee Mahanta on


Melihat Dikki secara langsung aku dapat merasakan ada sesuatu yang dia rencanakan.


Bagaimana matanya menatap Alexsa dan aku juga bisa melihat amarah di matanya.


Aku sangat yakin Dikki akan berbuat sesuatu pada Alexsa. Sebelum semua terjadi aku akan melakukan apapun untuk menjauhkan Alexsa dari Dikki.


Sesampainya dari pembelian mobil untuk Alexsa aku berpikir keras harus mulai dari mana.


Aku mencoba untuk menghubungi papa Herman membahas perihal Dikki.


" Halo pa" ucapku membuka percakapan sambil berjalan ke arah kaca besar menampilkan pemandangan gedung besar.


" Iya nak,,," jawab papa Herman.


" Apa sekarang papa lagi sibuk?" tanyaku tidak ingin menggangu papa Herman.


" Papa baru saja pulang dari kampus, ada apa Ken sepertinya sangat mendesak?" tanya Papa Herman.


" Iya pa ada yang ingin saya sampaikan mengenai Dikki" ucapku sebenarnya malas menyebutkan namanya.


" Apa? kita bertemu sekarang juga" ucap papa Herman dengan suara emosi.


" Baik pa saya akan kirim sekarang alamatnya" ucapku dan menutup panggilan telepon.


Aku segera mengirim pesan pada Alexsa untuk pulang di antar supir.


To : Alexsa ♥️

__ADS_1


Sayang hari ini kamu pulang di antar supir ya


Aku ada urusan mendadak.


Love you


Aku sebenarnya ingin mengatar Alexsa dan memastikan dia sampai di rumah dengan keadaan baik-baik saja. Tapi di situasi seperti sekarang lebih baik Alexsa tidak tahu masalah kedatangan Dikki.


Akhirnya aku dan papa Herman bertemu di cafe yang tidak jauh dari kantor.


" Pa..." sapaku sambil membungkuk mempersilahkan papa Herman untuk duduk.


" Maaf papa telat" ucap Papa Herman lagi dan di susul Alvin calon adik iparku kami duduk berhadapan.


" Hay... kak apa kabar?" sapa Alvin padaku . Kami sudah lebih dari satu minggu tidak bertemu karena saat ini Alvin sedang sibuk mempersiapkan diri untuk test Akmil. Aku sangat berharap besar dia akan lulus kelak dan menjadi seorang perwira tinggi.


" Baik... gimana persiapannya?" tanyaku lagi dan ikut duduk.


" Baguslah,,, kamu harus semangat ya. Jangan lupa juga ibadah " kataku mengingat agar Alvin tetap meminta kekuatan dari pencipta.


" Aman kak" jawab Alvin tersenyum dan menunjukkan jempolnya.


" Gimana Ken? Apa lagi yang di lakukan pecundang itu?" tanya papa Herman kali ini wajahnya berubah serius.


" Tadi saya bertemu Dikki pa,,, aku sangat yakin dia mengikuti kami" jawab Ken menggenggam tangan geram pada Dikki.


" Apa Alexsa sudah tahu masalah ini?" tanya papa Herman.


" Belum pa,,, saya tidak berniat untuk melakukan itu" kataku tidak ingin membuat Alexsa merasa tidak aman mengingat kejadian di restoran Alexsa begitu tertekan.

__ADS_1


" Papa tidak ingin Alexsa sampai tahu masalah ini Ken. Bagaimana pun kita harus menjauhkan Dikki dari Alexsa terutama dari Viona." kata Papa Herman sudah begitu membenci Dikki karena Dikki telah merusak mimpi-mimpi putri sulungnya.


Bersamaan seorang pelayan datang membawakan pesanan yang sudah aku pesan sebelumnya.


" Permisi pak ini minumannya" ucapnya sambil meletakkan minuman di atas meja.


" Makasih..." kata Alvin yang duduk paling pinggir.


" Permisi,,," ucap pelayan meninggalkan kami bertiga lagi.


" Sebelumnya saya sudah menyelidiki Dikki pa" ucapku mengeluarkan kertas.


" Dikki sudah menikah pa tadi sampai di hari ini mereka belum juga memiliki anak" kataku menjelaskan.


" Papa ga akan mau Viona di ambil pecundang itu" kata Papa Herman.


" Itu yang saya khawatirkan pa" ucapku sambil menatap papa Herman.


" Pernikahan kalian harus berlangsung tanpa hambatan" ucap papa Herman.


" Makasih pa uda percayakan Alexsa dan Viona pada saya" ucapku tulus berterima kasih


" Kamu harus buktikan sama papa kalau kamu bisa membahagiakan mereka" kata papa Herman.


" Siap pa,,,saya berjanji akan menjadi suami dan ayah yang baik untuk Viona" kataku menyakinkan.


" Kami juga makasih kak,,, Uda buat kak Alexsa bangkit lagi, Uda balikin kak Alexsa seperti dulu lagi" ucap Alvin.


" Aku sangat menyayangi mereka" kataku menegur minumanku.

__ADS_1


POV Kenziee Mahanta off


__ADS_2