AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Aulia


__ADS_3

" Mobil putih punya siapa?" tanya Alana saat makan malam.


" Kak Alexsa dapet kado dari kak Ken" jawab Alvin tersenyum menoleh kearah Alexsa yang duduk sambil menyuapi buah hatinya Viona.


" Ha... serius kak?" tanya Alana masih tidak percaya.


" Orang kaya mah beda ya... sekali kasih hadiah ga main-main" ucap Alicia menepuk pundak Alana.


" Adek.... abang... makan dulu ngobrolnya nanti sekarang makan dulu papa uda lapar" tegur papa Herman.


Semua yang ada di meja sontak terdiam dan lanjut menikmati makanannya masing-masing.


" Mama... uda kenyang" kata Viona meraih air putih yang sudah di siapkan sebelumnya.


" Yah uda... habisin minumnya ya" kata Alexsa tersenyum membersihkan sisa nasi yang ada di wajah putrinya.


" Ma... besok Viona ada acara di sekolah" ucap Viona memberikan botol minum yang sudah habis.


" Acara apa sayang?" tanya Alexsa menoleh pada Viona.


" Acara melukis kak" jawab Mona.


" Oh... aku mau papa ikut ma" ucap Viona bersemangat.


" Tapi papa Ken kan kerja sayang" kata Alexsa mencoba bernegosiasi.

__ADS_1


" Yah uda sama Opa besok ya melukisnya" kata papa Herman tidak ingin membuat cucu kesayangannya kecewa.


" Hore....." murung di wajah Viona langsung menghilang.


...***...


Dikki sudah memerintah untuk mengikuti Alexsa dan akhirnya Dikki mendapat alamat Alexsa.


" Itu artinya anak perempuan yang itu adalah anakku" ucap Dikki membayang kembali wajah anak perempuan yang duduk bersama Alexsa di mall.


"Aku akan segera mendapatkannya" kukuh Dikki akan mengambil alih semuanya.


" Anak... maksud kamu apa sayang?" tanya Aulia yang ternyata mendengar ucapan Dikki barusan.


" Sebenarny aku punya anak dari wanita lain" kata Dikki seolah tidak bersalah.


Wajah Aulia yang semula datar kini berubah menjadi merah dan tidak lama cairan bening keluar dari kelopak matanya.


" Aku minta maaf,,," ucap Dikki lagi.


" Jadi selama ini kamu bohongin aku? aku salah apa Dik? aku kurang apa? kenapa kamu tega" ucap Aulia dengan perlahan berlutut karena kakinya sudah tidak berdaya lagi untuk berdiri.


" Kejadian itu sebelum aku mengenal kamu,,, 5 tahun lalu" ucap Dikki mendekati Aulia dan berusaha untuk membantunya untuk berdiri.


" Jangan sentuh aku" teriak Aulia histeris tidak ingin Dikki menyentuhnya.

__ADS_1


" Kamu jahat Dik,,, kenapa kamu ga bilang dari awal? kenapa Dik?" Aulia semakin histeris.


" Aku minta maaf,,,, " kata Dikki masih berusaha untuk menenangkan Aulia.


Aulia masih menangis dan tidak menyangka bahwa laki-laki yang dia nikahi selama ini punya anak dari wanita lain.


" Aku benci sama kamu" teriak Aulia berusaha untuk bangkit memegang tembok sebagai tumpuan.


Dikki sigap untuk membantu Aulia tapi cepat-cepat tangan Dikki di kibasnya.


" Jangan mendekat aku ga mau di sentuh sama kamu" kata Aulia menolak bantuan dari Dikki kemudian berjalan meninggalkan Dikki menuju kamar.


Hati Aulia benar-benar hancur setelah mengetahui kalau Dikki punya anak dari wanita lain.


" Kamu jahat.... aku salah apa?" kata Aulia berjalan menaiki anak tangga.


Karena suasana hati Aulia benar-benar shock tanpa sengaja kaki Aulia tersandung dan mengakibatkan dia terguling ke lantai dasar.


Dikki yang mendengar suara teriakan Aulia cepat-cepat datang untuk memastikan.


" Aulia...." teriak Dikki melihat Aulia yang sudah berdarah di bagian kepalanya akibat terhantam lantai yang cukup keras.


Dikki buru-buru menelpon ambulance untuk membantunya membawa sang istri ke rumah sakit.


" Sayang... kamu harus kuat" kata Dikki sudah kesekian kalinya tidak berhanti mencium tangan Aulia karena panik.

__ADS_1


__ADS_2