AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Persiapan Makan Malam


__ADS_3

Alexsa baru saja selesai dengan urusan kantor dan berjanji akan bertemu dengan Ken di parkiran.


Alexsa meraih tas miliknya dan berjalan menuju lift segera menuju parkiran.


Ken yang sudah menunggu kedatangan Alexsa dari tadi hanya duduk di dalam mobil sambil bermain handphone. Sesaat kemudian yang ditunggu akhirnya datang.


" Lama ya?" ucap Alexsa dengan wajah tersenyum semanis mungkin yang membuat siapapun tidak akan sanggup untuk marah.


" Ga papa sayang, kita langsung pulang. ayo masuk,,, " ucap Ken membukakan pintu untuknya.


Alexsa perlahan-lahan masuk dan memakaikan sabuk pengaman.


" Aku takut ketemu sama keluarga besar kamu Ken" kata Alexsa sedari tadi tidak berhenti memikirkan hal itu.


" Gimana kalau mereka menolak hubungan ini?" tambah Alexsa lagi.


" Ada aku sayang, kamu jangan mikir aneh-aneh lagi" ucap Ken menatap wajah Alexsa dan mencium keningnya.


Mereka mulai masuk ke jalan raya memecah jalanan yang ramai karena jam pulang kantor.


" Drett... Drett.." getaran handphone Ken.


Tertulis di layar ponselnya Kak Maya.


Dengan hati-hati Ken meraih handphone dan menerima telepon dari sang kakak.


" Halo kak May" ucap Ken membuka percakapan.


" Halo Ken,,, jangan lupa nanti malam jemput Alexsa makan malam di rumah" ucap Maya mengingatkan.


" Iya kak,, ini kita lagi bareng" ucap Ken menoleh kearah Alexsa di sebelahnya.


" Aku mau ngomong sebentar dong Ken" ucap kak Maya.


Ken memberikan handphone pada Alexsa yang awalnya ragu untuk menerima telepon dari Maya.


" Hay kak Maya" ucap Alexsa sedikit gugup.


" Jangan lupa nanti malam ya Al,, " ucap Maya di sana.


" Iya kak" jawab Alexsa.


" Oh iya jangan lupa juga bawa si Kecil Mona juga ikut aja ada yang mau saya sampaikan" tambah Maya.


Alexsa hanya bisa mengiyakan permintaan dari Maya.


Sambungan telepon pun di putus.

__ADS_1


Alexsa hanya tersenyum kecil meletakkan handphone Ken kembali.


" Semuanya akan baik-baik aja sayang" kata Ken mengusap rambut Alexsa.


Sejujurnya yang membuat Alexsa ragu adalah kejadian hari itu saat Maya mempermalukan dirinya.


Sesampainya di rumah Alexsa, Ken berpamitan langsung pulang.


" Nanti aku jemput ya sayang" ucap Ken.


" Iya... Kak Maya minta Viona ikut Mona juga" kata Alexsa dengan suara melemah.


" Ga papa sayang, kak Maya mau lebih dekat aja sama keluarga kamu" ucap Ken mencoba menghilangkan pikiran-pikiran buruk di kepala sang kekasih.


Alexsa berusaha untuk tersenyum dan meninggalkan Ken masuk ke rumah.


...***...


Mona sedang sibuk menemani Viona bermain di belakang rumah sambil memberi makan beberapa hewan peliharaan Papa Herman.


" Mama...." teriak Viona kegirangan berlari ke arah Alexsa.


Alexsa juga berlari kecil dan memangku Viona.


" Anak mama uda mandi? " tanya Alexsa memberi hujan ciuman di wajah Viona.


" Uda ma sama kak sus" jawab Viona tertawa kegelian.


" Ada di kamar kak" jawab Mona sambil mendekati Alexsa dan Viona.


" Yasudah... mama mau ke kamar Oma dulu ya sayang, main sama sus dulu" ucap Alexsa melepas pangkuannya pada Viona.


" Mon... Saya minta tolong nanti kamu siapin Viona nanti ikut makan malam ke rumah kak Maya. Kamu juga ikut kata Kak Maya ada yang mau di omongin" ucap Alexsa sambil mencubit pipi Viona pelan.


Wajah Mona tiba-tiba berubah mendengar ucapan Alexsa barusan.


" Untuk apa saya ikut kak?" tanya Mona balik bertanya.


" Saya juga ga tau Mon,,, kamu ga usah takut ada saya kok" kata Alexsa yang sebenarnya dia juga takut dan sedikit khawatir.


Alexsa masuk ke rumah menuju kamar sang mama untuk memberi tahu tentang ajakan makan malam di rumah Ken malam ini.


" tok... tok..." suara ketukan pintu kamar mama Diana.


" Masuk..." suara mama Diana dari dalam kamar.


Pelan-pelan Alexsa membuka pintu masih dengan pakaian dari kantor tadi.

__ADS_1


" Mama lagi apa?" tanya Alexsa tersenyum kecil dan mendekat.


" Mama tadi ngantuk kak,,, rebahan sebentar" jawab Mama Diana duduk bersandar pada dinding tempat tidurnya.


" Ada apa kak? Mama lihat ada yang mau kamu bicarakan" tebak mama Diana yang sudah sangat hafal gerak-gerik anak-anaknya.


Alexsa terkekeh kemudian duduk di kursi rias milik mama Diana.


" Ma kak Maya undang aku makan malam ke rumahnya" ucap Alexsa dengan wajah mulai serius.


" Dan kak Maya juga minta Viona ikut ma" kata Alexsa sambil mata melotot.


" Itu artinya Maya sudah menerima kamu sayang" jawab Mama Diana.


" Tapi perubahan kak Maya terlalu banyak ma" kata Alexsa merasa sangat tidak mungkin dengan perubahan Maya.


" Jangan berpikir gitu nak, seseorang bisa berubah setelah menyadari kesalahannya. Maya mungkin dari dulu sebenarnya hatinya baik" kata mama Diana lagi.


" Semoga seterusnya gitu juga ya ma" kata Alexsa.


" Mama yakin Ken serius sama kamu kak" ucap Mama Diana lagi.


Alexsa hanya tersenyum malu-malu.


" Waktu kamu ke Medan hampir tiap hari Ken datang ke rumah, ke toko. Sampai nemenin papa mancing. Itu namanya dia mau berusaha untuk kamu" tambah Mama Diana lagi menjelaskan bagaimana perjuangan Ken untuk mendapatkan informasi tentang Alexsa.


Alexsa mereka dirinya beruntung dipertemukan dengan Ken. Kerena Ken tidak begitu suka memancing tapi untuk mendapatkan informasi tentang Alexsa dia akhirnya ikut.


" Melihat perjuangan Ken akhirnya papa kasih alamat tulang" jelas mama Diana lagi.


Mata Alexsa melotot mendengar penjelasan Mama Diana.


" Papa yang kasih alamat tulang ma?" tanya Alexsa tidak percaya.


" Iya sayang, papa yang kasih tau sama Ken" jawab Mama Diana lagi.


" Kayaknya papa juga uda setuju sama hubungan kalian kak" kata mama Diana mendekati Alexsa.


" Ken adalah laki-laki yang baik kak, masa lalu kamu tidak menjadi tolak ukur buat dia" kata mama Diana menyakinkan Alexsa.


" Uda sekarang kamu siap-siap mau ketemu calon mertua" ucap mama Diana.


Alexsa tersenyum dan berdiri sambil melihat wajah sang Mama.


" Makasih ma" kata Alexsa memeluk Mama Diana bersyukur di berikan mama yang begitu luar biasa.


Kakak saya mau nanya.

__ADS_1


Apakah judul novel ini bagus?


atau apa lebih baik di ganti saja?


__ADS_2