AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Sayang


__ADS_3

Alexsa dan Ken melangkah menuju mobil dan tidak lupa Alexsa membawa buket bunga meletakkan di belakang.


“ Sayang..?” panggil Ken lembut menoleh pada Alexsa.


“ Hm… kenapa Ken?” tanya Alexsa masih malu-malu dengan panggilan sayang.


“ Ga… mau tes manggil aja” jawab Ken tersenyum masuk ke dalam mobil dan di susul Alexsa di sebelahnya. Alexsa tersenyum mendengar ucapan Ken.


“ Yakin kamu yang nyetir?” tanya Alexsa memastikan.


“ Iya sayangku, kamu ga yakin sama aku? Kan uda di obatin sama kamu” ucap Ken tersenyum sembari menaikkan alisnya.


“ Yah udah kalo nanti sakit ngomong ya Ken, jangan di paksain”pinta Alexsa tidak mau Ken kenapa-napa.


“ Kok masih manggil nama sih?” ucap Ken cemberut.


Alexsa hanya geleng-geleng tersenyum melihat tingkah pacarnya yang terlihat gagah ternyata bucin.


“ Iya sa..yang” kata Alexsa sedikit grogi. Ken tersenyum bahagia dan menarik tangan Alexsa mencium punggung tangan Alexsa penuh kasih sayang.


“ Nah gitu dong, kita langsung pulang uda sore ternyata” kata Ken melirik jam tangan yang sudah menunjuk angka 17: 13.


Mobil Ken mulai keluar dari area hotel menuju jalan raya yang tidak begitu ramai. Tampak Ken berkali-kali melirik Alexsa yang sudah menjadi pacarnya.


“ Ada apa sih?” kata Alexsa menyadari Ken curi-curi pandang padanya.


“ Ga nyangka aja sekarang uda jadi pacar kamu” kata Ken mengusap tangan Alexsa lagi.


Alexsa tersenyum malu dan pipinya merona mendengar kata-kata Ken barusan.


“ Aku akan bahagiakan kamu dan Viona. Itu janjiku” kalimatnya mencium tangan Alexsa berkali-kali.


Mobil terus melaju dan matahari sudah hampir terbenam.


Alexsa mengambil ponselnya untuk memberi kabar pada orang rumah.


“ Sebentar ya Ken, aku kabarin mama dulu telat pulang” ucap Alexsa tersenyum tipis.


“ Oke sayang” kata Ken paham melepas genggamannya pada tangan Alexsa.


Alexsa mencoba menghubungi mama Diana dan meletakkan ponselnya di telinga, tidak lama panggilan telepon tersambung.


“ Halo ma,,, lagi dimana ma?” tanya Alexsa memulai percakapan.


“ Iya kak, mama lagi di rumah habis mandiin Viona. Kenapa kak?” tanya mama Diana Kembali.


“ Mamama,,,, mama..” suara Viona yang mendengar suara di mamanya.


“ Ini Viona cari kamu nih kak” ucap mama Diana mengarahkan panggilan Vidio.


“ Halo anak mama uda mandi ya” kata Alexsa tersenyum melihat putrinya.


“ Uda ma sama oma” jawabnya dengan Bahasa anak yang sudah mulai jelas terdengar.


“ Bentar lagi mama sampai ya nak, jangan nakal sama oma” nasehat Alexsa.

__ADS_1


“ Iya ma” jawab Viona masih menggunakan handuk berwarna putih gemes.


“ Ma.. kakak pulangnya telat ya, kakak tadi ada rapat ke puncak ini masih di jalan” kata Alexsa.


“ Oh ya uda kak, mama mau dong cake yang cimory kamu lewat sana kan kak?” kata mama Diana.


“ Aduh ma… kakak sama bos kakak ga enak singgah” kata Alexsa berbisik membelakangi Ken.


“ Oh yah uda kak, hati-hati ya nak” kata mama Diana paham kondisi putrinya.


“ Yah uda ma kakak matikan ya telponnya” kata Alexsa dan mematikan sambungan telepon.


Alexsa Kembali meletakkan ponselnya ke dalam tas.


“ Tante suka cimory?” tanya Ken yang tidak sengaja mendengar pembicaraan Alexsa dan mama Diana.


“ Iya mama paling suka cakenya” jawab Alexsa tersenyum.


“ Yah uda kita nanti mampir beliin yang banyak buat calon mertuaku” kata Ken sesekali menoleh pada Alexsa.


“ Hm… ga papa nih kamu ga buru-buru?” tanya Alexsa tidak ingin membuat Ken repot.


“ Tidak sayang, apa sih yang ga buat kamu. Apalagi buat mama mertua” jawab Ken tertawa.


“ Apaan sih?” kata Alexsa tersipu malu.


“ Oh iya Ken aku mau liat foto-foto tadi yang di hotel dong” pinta Alexsa sangat penasaran untuk melihat hasil foto tadi.


Ken mengambil ponselnya di laci di depannya, memberikan ponsel berwarna hitam miliknya pada Alexsa.


Belum sempat di jawab Ken, mata Alexsa melotot melihat wallpaper handphone Ken.


Ken tersenyum melihat ekspresi wajah Alexsa.


" Kenapa sayang?" tanya Ken seolah tidak tahu.


" Ini kamu fotonya kapan?" tanya Alexsa menatap mata Ken sambil menunjukkan wallpaper handphone Ken.


" Pertama kali kita ketemu sayang, " jawab Ken mengingatkan pertama kali mereka bertemu di toko kue milik Alexsa.


Alexsa terdiam sebentar mengingat kejadian itu.


" Ga sopan" katanya mencubit lengan Ken kesal mengambil foto tanpa pamit.


" hahaha iya iya maaf. Emang kalo aku minta izin kamu kasih?" tanya Ken balik bertanya.


" Ga lah... ini apa password handphone kamu Ken?" tanya Alexsa kembali ke password handphone Ken.


" Tanggal lahir kamu" jawab Ken singkat.


" Ha... serius " lagi- lagi Alexsa tidak percaya.


" Coba dulu " kata Ken lembut.


Dengan ragu-ragu Alexsa memasukkan angka sesuai tanggal lahirnya dan tinggal satu angka lagi, Alexsa memasukkan dan handphone Ken berhasil di buka.

__ADS_1


" Gimana bisa ga?" tanya Ken sambil sesekali menoleh pada handphone yang di pegang Alexsa.


Alexsa hanya mengangguk sambil tersenyum bahagia.


" Tau dari mana tanggal lahir aku?" tanya Alexsa mengintrogasi Ken.


" Uda... gimana hasil fotonya pada bagus ga?" tanya Ken mengalihkan pembicaraan.


Alexsa kembali membuka galeri dan memilih beberapa foto yang menurutnya bagus.


" Aku paling suka yang ini" kata Alexsa memandang satu foto saat Ken mengaitkan salah satu tangan pada pinggang Alexsa.


" Sayang banget sama kamu" kata Ken untuk kesekian kalinya. Alexsa sampai tersipu malu mendengar pengakuan Ken.


Mobil Ken berjalan dengan kecepatan sedang karena toko yang akan mereka singgahi sudah dekat.


" Ayo sayang" kata Ken yang sudah memarkirkan mobil.


" Oh iya uda sampai disini " kata Alexsa membuka sabuk pengaman.


Ken sedikit berlari membukakan pintu untuk pacarnya.


" Hati-hati sayang" ucap Ken mengingatkan karena Alexsa menggunakan sepatu yang cukup tinggi.


" Iya iya" kata Alexsa memegang tangan Ken.


Mereka berjalan memasuki toko yang banyak menjual produk bahan dasar susu.


Kebetulan toko tidak begitu ramai pengunjung karena tidak akhir pekan.


Ken menggenggam tangan Alexsa erat.


" Aku pilih dulu ya " kata Alexsa berjalan menuju kulkas besar dan memilih beberapa susu, yogurt dan cake.


" Uda cukup segitu aja?" tanya Ken sambil melihat isi keranjang Alexsa.


" Sini aku bawain sayang" Ken mengambil keranjang belanja Alexsa yang sudah hampir penuh.


" Tante mau cake atau apa gitu?" tanya Alexsa melihat beberapa macam makanan yang ada di sana.


" Mami suka cake sih tapi ga tau yang ini" jawab Ken.


" Tambahin aja kali ya" kata Alexsa balik dan mengambil makanan dan minuman.


Setelah selesai memiliki Ken dan Alexsa langsung berjalan menuju kasir untuk membayar.


Satu persatu belanjaan Alexsa di scan dan di masukan ke dalam tas.


Ken mengambil kartu kredit miliknya untuk membayar belanjaan Alexsa.


" Ini aja mbak" kata Alexsa tak mau Ken membayar semua belanjaannya.


" Sayang,,, pake kartu aku aja" kata Ken berbisik.


Alexsa hanya tersenyum simpul dan tidak menggunakan kartu kredit miliknya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2