
Ken berusaha untuk menyelesaikan semua urusannya di Jerman dan secepatnya kembali ke Indonesia.
Ken sedang berdiam diri menatap gedung-gedung tinggi di depannya, tapi pikirannya melayang melayang pada Alexsa.
“ Kayaknya besok kita sudah bisa kembali ke Indonesia” kata Rama membawakan kopi untuk Ken.
“ Semua sudah beres?” tanya Ken memasukkan tangan ke dalam saku.
“ Kita hanya menunggu surat persetujuan setelah itu kita kembali” jawab Rama lalu meneguk kopinya yang masih mengeluarkan asap.
“ Baguslah kalau begitu.... pastikan semuanya baik-baik saja” kata Ken sambil mengambil kopi pemberian Rama.
“ Ah... kenapa semua jadi serumit ini?” gumam Ken dengan sorot mata melotot pada Rama.
Rama menelan air lirva seakan pahit, mereka sudah berteman hampir 15 tahun ini adalah pertama kalinya Ken begitu marah karena seorang wanita.
" Kan... gue udah minta maaf berkali-kali" ucap Rama pelan.
" Sialan lo Ram,,, sampai hari ini Alexsa belum juga balas pesanku" gumam Ken lagi kesal meletakkan kopi di atas meja.
“ Ting…” ada notifikasi dari E-mail ternyata surat yang mereka tunggu terbit lebih cepat dari yang di katakan semula.
__ADS_1
“ Ken ini suratnya sudah di kirim” teriak Rama sontak bangkit dan memberi tahu Ken.
Ken meraih handpone Rama dan ternyata benar suratnya sudah selesai yang artinya urusan mereka di Jerman sudah selesai.
“ Kita bisa pulang” ucap Rama bersemangat.
“ Yes…..” ucap Ken mengepalkan tangan seakan semesta berpihak padanya.
Rama dan Ken mulai mengemasi barang-barang mereka dan berangkat menuju bandara.
“ Tunggu aku sayang” batin Ken sudah masuk ke dalam pesawat yang cukup mewah dengan wajah sumbringah karena akan bertemu dengan sang pujaan hati.
Setelah Maya tahu masalah yang sebenarnya dia merasa bersalah karena sudah membuat Ken dan Alexsa salah paham.
"Tok... Tok..." suara ketukan pintu.
" Masuk" kata Maya yakin itu adalah Alexsa.
" Ada apa kak?" ucap Alexsa sambil duduk di depan Maya.
" Sebelumnya kakak minta maaf ya Al" ucap Maya dengan wajah serius.
__ADS_1
" Lho kok kakak minta maaf? Ada apa kak?" tanya Alexsa sedikit bingung dengan ucapan Maya barusan.
" Ken uda cerita masalah kalian" ucap Maya sambil menaikkan tangan di meja.
" Wanita yang kamu lihat itu mantan Ken Al" ucap Maya lagi menjelaskan semuanya.
Sontak wajah Alexsa berubah seketika.
" Kamu jangan salah paham Ken sama sekali sudah tidak ada hubungan apa-apa sama Renata" tutur Maya.
" Soal kenapa dia bisa ke Jerman itu karena Kakak yang memberi tahu dia. Tapi kakak tidak ada niat jadi seperti ini Al. Kakak juga ga habis pikir Renata bisa datang ke Jerman untuk ketemu sama Ken" kata Maya menjelaskan semuanya dengan jujur.
" Kalo kamu marah sama kakak aja Al jangan sama Ken" pinta Maya dengan wajah memelas.
" Gak kak,,, mungkin aku kemarin lagi sensitif aja " kata Alexsa agar Maya tidak merasa semakin bersalah.
" Kakak uda anggap kamu kayak adik sendiri, kalian jangan sampai pisah ya" ucap Maya menggenggam tangan Alexsa.
" Iya kak" jawab Alexsa tersenyum puas.
Sesampainya di meja kerja Alexsa, dia mencoba untuk membuka pesan yang di kirim Ken sudah puluhan.
__ADS_1
" Maaf sayang aku masih egois" batin Alexsa tidak mau mendengar penjelasan Ken sebelumnya.