AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Masakan Ken


__ADS_3

“ Kita mau kemana?” tanya Alexsa masih bersandar di lengan Ken.


“ Kebetulan kita disini, kita mampir ke apartemen dulu” jawab Ken tiba-tiba teringat Paspor miliknya tertinggal di sana.


20 menit kemudian mereka memasuki salah satu apartemen mewah di daerah Kelapa Gading.


“ Sayang mau nunggu atau mau ikut?” tanya Ken meraih kartu di dalam card holder di mobil Ken.


“ Ikut “ jawab Alexsa dengan suara manja.


Ken mencubit ujung hidung Ken dan menghentikan mobil karena ada beberapa mobil yang kebetulan memasuki apartemen.


Usai melewati secure parking Ken langsung memarkirkan mobil di tempat yang sudah di sediakan.


Ken langsung keluar dan membukakan pintu untuk Alexsa.


“ Hati-hati sayang” ucap Ken meraih tangan kiri Alexsa.


Mereka langsung memasuki melalui pintu utama yang sangat mewah dan masuk ke dalam lift yang sudah canggih.


Ken merangkul pinggang Alexsa dengan mesra dan berhenti di salah satu pintu.


“ Wah,,, ini mewah sekali” ucap Alexsa begitu terpesona melihat isi apartemen milik Ken.


Ken hanya tersenyum dan berjalan masuk.


Mata Alexsa tertuju pada foto berukuran besar yang di pajang, itu adalah foto saat dia dan Ken saat resmi pacaran. Alexsa mendekat dan memandang foto itu tersenyum lebar.


“ Kamu suka?” tanya Ken juga ikut memandang foto mereka berdua.


Alexsa hanya mengangguk tersenyum puas.


Kini dia beralih pada beberapa foto yang ada di sana.


“ Waktu kecil kamu gendut banget Ken” ejek Alexsa tertawa.


Ken hanya tersenyum malu, dulu dia bisa menghabiskan ayam satu ekor sendiri.


“ Kamu adalah orang pertama yang aku ajak ke sini” kata Ken.


Alexsa terdiam sejenak dan berjalan ke sofa super empuk dan besar kemudian duduk di sana.


“ Maksudnya? Kamu belum pernah ajak siapa pun selain aku ke sini?” tanya Alexsa dengan nada tidak percaya.


“ Iya sayang” ucap Ken mendekati Alexsa.

__ADS_1


“ Ken kamu jangan macam-macam ya” kata Alexsa ketakutan mengingat kejadian 4 tahun lalu bersama Dikki yang menghancurkan mimpinya.


“ Aku bukan laki-laki kurang ajar" ucap Ken sambil menidurkan kepalanya di atas paha Alexsa.


Alexsa masih shock hanya diam saja.


" Aku akan melakukan itu hanya setelah kita menikah" kata Ken menarik tangan Alexsa dan menciumnya.


Alexsa mulai dapat mengatur nafas dan mengusap wajah Ken penuh kasih sayang.


" Aku mau tidur" Ucap Ken memejamkan mata masih di posisi tadi sambil memeluk tangan Alexsa begitu erat.


Alexsa mencoba mengusap wajah Ken dengan tangan sebelah kiri dia sudah tidur pulas di pangkuannya. Wajah tenang Ken membuat Alexsa tidak ingin menggangu tidur Ken.


30 menit berlalu meskipun paha Alexsa mulai terasa pegal tapi Alexsa tidak ingin Ken terganggu tidurnya dan dia memilih untuk menahannya.


" Makasih Ken kamu uda hadir di hidupku dan memberi warna" ucap Alexsa dalam hati.


" Dulu sebelum kenal kamu aku sama sekali tidak percaya, tapi Tuhan kasih kamu sebagai jawaban. Aku sayang sama kamu Ken" tambah Alexsa lagi sampai air mata Alexsa keluar tanpa permisi mengenai wajah Ken.


Sontak Ken kaget karena udara di ruangan itu dingin ditambah tetesan air mata Alexsa.


Ken perlahan membuka matanya dan melihat Alexsa tersenyum meskipun matanya masih tersisa air mata.


cepat-cepat Alexsa mengangguk.


" Gak... kamu cepat banget bangunnya?" tanya Alexsa mengalihkan pembicaraan.


" Jangan bohong" ucap Ken menatap mata Alexsa.


Alexsa hanya tersenyum dan mencium pipi Ken untuk pertama kalinya atas kemauannya dan ini membuat Ken membisu sekaligus senang.


" Ngantuk hilang" ucap Ken dengan wajah bersemangat dan tertawa.


Alexsa hanya tersenyum malu-malu sampai wajahnya merah sendiri.


" Tapi sekarang aku yang ngantuk" ucap Alexsa.


" Sini" kata Ken menunjuk sebelahnya.


Karena sofa di ruangan itu cukup besar dan dapat digunakan untuk dua orang.


" Jangan aneh-aneh" ancam Alexsa dengan wajah serius.


Ken hanya tersenyum melihat ekspresi sang pacar

__ADS_1


Perlahan Alexsa membaringkan tubuhnya di sebelah Ken dan menggunakan lengan kekar Ken sebagai bantal.


Belum juga memejamkan mata Ken sudah menghujaninya wajah Alexsa dengan ciumannya.


" Ken... Tu kan kamu nakal" kata Alexsa sambil mencubit pipi Ken


Ken semakin bersemangat dan mencium bibir Alexsa.


" Tidurlah" ujar Ken memeluk Alexsa dan ikut memejamkan mata.


...***...


Alexsa masih tertidur pulas di sofa sedangkan Ken kini sedang sibuk memasak di dapur untuk dirinya dan sang pujaan hati.


Karena persediaan bahan makanan tidak banyak dan di kulkas hanya ada beberapa akhirnya Ken memasak spaghetti bolognese sisa dia menginap di sini untuk menenangkan diri saat Alexsa pergi ke Medan.


Ken menggunakan bahan seadanya. Aroma masakan Ken membangunkan Alexsa.


Dia bangkit berdiri dan berjalan menuju dapur untuk melihat Ken memasak.


" Uda ganteng, pinter cari uang pandai masak pula" ucap Alexsa mendekati Ken yang sudah hampir selesai memasak.


" Sayang,,, kamu sudah bangun? Apa aku terlalu berisik? Padahal aku sudah berusaha untuk hati-hati" ucap Ken merasa bersalah.


" Ga sayang,,, aromanya enak" ucap Alexsa mendekati kompor listrik yang masih menyala.


" Kamu tunggu di meja makan aja" ucap Ken menarik lengan Alexsa lembut.


Alexsa memasang wajah manyun dan menuruti perintah Ken untuk menunggu di meja makan.


Tidak lama kemudian Ken datang dengan piring berisi spaghetti bolognese masakannya sendiri.


Alexsa sudah tidak sabar untuk mencicipi masakan Ken.


Ken memberi suapan pertama untuk Alexsa.


" Gimana? enak gak?" tanya Ken tidak sabar dengan komentar Alexsa.


Alexsa mulai mengunyah makanan sampai memejamkan mata.


" Ini makanan paling enak yang pernah aku makan" komentar Alexsa dengan wajah serius.


Ken tersenyum puas dengan hasil masakannya sendiri.


Usai menikmati makanan mereka akhirnya pulang mengingat Ken harus menyiapkan pakaian yang akan dia bawa ke Jerman.

__ADS_1


__ADS_2