AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Medan


__ADS_3

Ken merasa kehilangan separuh jiwanya.


Ken terus berusaha untuk mencari informasi keberadaan Alexsa dari sahabat yaitu Nabila.


" Halo... Nabila " ucap Ken membuka percakapan setelah telepon tersambung.


" Iya pak Ken, ada yang bisa saya bantu?" jawab Nabila yang sudah mengetahui permasalahan antara Ken dan Alexsa. Karena sebelumnya Alexsa sudah memberitahu dan meminta tolong agar tidak memberi tahu siapa pun terutama Ken.


" Kamu tahu Alexsa dimana sekarang? Apa dia memberi tahu kamu ?" tanya Ken sangat khawatir.


" Saya tidak tahu pak, Alexsa tidak menghubungi saya sudah beberapa hari" jawab Nabila berbohong yang sebenarnya Nabila tahu kalau Alexsa pergi ke Medan untuk sementara waktu.


" Oh begitu, kalau nanti Alexsa hubungi kamu tolong kabarin saya " pinta Ken harus kecewa lagi.


" Baik pak Ken" sambungan telepon di akhiri.


Ken memandang foto Alexsa yang ada di layar ponselnya sudah sangat rindu.


Di Medan Alexsa baru saja sampai dan di jemput Tulangnya adik mama Diana.


*Tulang adalah sebutan paman untuk orang Batak, atau adik dari ibu*


Karena sebelumnya mereka berangkat papa Herman sudah menghubungi tulang Dika dan Nantulang Rara untuk menjemput Alexsa, Mona dan Viona.


" Horas Nantulang " ucap Alexsa memberikan salam pada istri tulangnya yang sudah menunggu kedatangan mereka di rumah.


*Horas adalah sapaan akrab untuk orang Batak*


*Nantulang adalah istrinya tulang *


" Wah uda sampai kalian Boru" sambut Nantulang memeluk Alexsa yang sudah lama tidak bertemu.


" Iya Nantulang,,, Gimana kabar Nantulang sehat?" tanya Alexsa tersenyum.


" Sehatlah boru, Mana cucuku yang cantik itu?" tanya Nantulang mencari keberadaan Viona yang sudah beberapa kali bertemu secara virtual atau telepon WhatsApp.


" Masih di mobil Nantulang" jawab Alexsa menunjuk mobil.


" Masuk masuklah Boru Nantulang uda masak arsik ikan mas kesukaanmu" ucap Nantulang mengelus tangan Alexsa.


" Ah... Masih ingat aja Nantulang makanan kesukaanku" kata Alexsa.


" Iya la ingat dulu pas kecil kau Nantulang yang suapi kau makan" kata Nantulang tersenyum.


Mona datang sambil memangku Viona yang masih memejamkan mata.


" Uda datang cucu Oppung" sambut Nantulang mengambil Viona dari pangkuan Mona.


" Mon kenalin ini Nantulangku istri tulang yang jemput kita tadi" kata Alexsa memperkenalkan Nantulang Rara .


" Oh ... Iya Perkenalkan saya Mona Nantulang yang jaga Viona " kata Mona memperkenalkan diri.

__ADS_1


" Iya... Uda masuk la kalian makan dulu. Tas-tas biar nanti aja di turunkan" ucap Nantulang masuk dan di ikuti Alexsa juga Mona.


" Uda sepi kami sekarang Sa" ucap Nantulang mengelus rambut Viona.


Dari dulu Nantulang memanggil Alexsa dengan sebutan sa nama akhirnya.


" Iya Nantulang kan kak Bella sama bang Brian uda nikah" jawab Alexsa tersenyum.


" Sepi kali la kami rasa sama tulangmu, makanya pas tadi di telpon eda Nantulang katanya mau datang kalian senang kali Nantulang" ucap Nantulang dengan ekspresi wajah begitu bahagia.


Malam itu mereka makan malam dan mengobrol banyak.


Eda adalah sebutan ipar.


Jadi maksudnya eda adalah mama Diana


Sebenarnya Alexsa belum dapat melupakan kejadian tadi pagi di kantor, tapi setidaknya keberadaannya di Medan Alexsa dapat membuat pikiran dan perasaan lebih baik dan stabil.


Untuk dapat menenangkan diri Walaupun sebenarnya hatinya benar-benar sakit dengan omongan Maya.


Alexsa sedang merapikan pakaiannya juga Viona untuk di susun di lemari sedang Mona baru saja selesai mandi dan Viona sedang bermain bersama kakeknya.


Alexsa menoleh pada handphone yang sengaja dia nonaktifkan untuk menghindari Ken.


Alexsa sangat yakin Ken akan menghubunginya. Sedangkan untuk memberi kabar pada mama Diana dan papa Herman Alexsa memilih untuk menggunakan handphone Mona.


Alexsa mengurungkan niatnya untuk menyalakan handphone dan melanjutkan merapikan pakaiannya.


" Kakak belum mandi?" tanya Mona sambil masuk.


" Sebentar Mon, masih tapian pakaian Viona" jawab Alexsa menyusun baju Viona dangan rapi ke dalam lemari.


" Hm... kak ada yang mau aku omongin" kata Mona sambil masuk dan duduk di sebelah Alexsa.


" Kenapa Mon?" tanya Alexsa menoleh pada Mona sebentar.


" Bu Maya dari tadi nelpon aku trus kak" kata Mona menunjukkan layar handphonenya pada Alexsa.


Terlihat di layarnya panggilan telepon dari Maya sampai puluhan.


" Uda Mon, kamu jawab aja siapa tau penting" jawab Alexsa tersenyum singkat walaupun perlakuan Maya begitu menyakitkan.


" Tapi saya takut kak" jawab Mona sambil melempar handphone ke kasur.


" Sekarang kita uda aman di sini, kamu ga usa pikirin lagi " kata Alexsa paham bagaimana hati Mona pada Maya.


Ken tidak menyerah dia tetap mencoba untuk mencari Alexsa ke toko kue tapi tidak menemukan Alexsa disana.


" Al... kamu dimana?" ucap Ken hampir putus asa.


Ken kembali mencoba ke toko kue yang paling dekat dengan rumah Alexsa.

__ADS_1


Sesampainya di sana Ken hanya bertemu dengan Alana adek Alexsa.


"Alana... " ucap Ken sambil mendekati Alanaa yang sedang sibuk menyusun kue.


" Kak Kan ada apa?" ucap Alana menoleh pada Ken.


" Alexsa dimana?" tanya Ken langsung menanyakan Alexsa.


" Aduh maaf kak aku ga tau, mama ada di dalam biar aku panggil mama aja ya kak" ucap Alana sambil berjalan ke dapur.


" Ma ada kak Ken di depan" bisik Alana pada Mama Diana yang sedang membuat adonan.


Mama Diana segera mencuci tangan dan menuju depan untuk menemui Ken bagaimana pun Ken adalah orang yang baik.


" Kita ngobrol di sini aja nak Ken" ucap mama Diana menunjukkan kursi.


Ken mengikuti langkah kaki Mama Diana dan duduk.


" Tante udah dengar cerita dari Alexsa Ken" kata Mama Diana dengan nada kecewa.


" Maafin Ken Tante, harus kejadian itu tidak terjadi" kata Ken merasa bersalah.


" Alexsa butuh waktu sendiri, buatkan dia menenangkan diri sementara waktu" kata Mama Diana mencoba memberi Ken pemahaman.


" Tapi Ken mau ketemu sama Alexsa Tante, Ken mau jelasin" kata Ken memohon.


" Alexsa uda ga di Jakarta," kata Mama Diana pelan.


" Maksud Tante Alexsa pergi, tapi kemana Tante?" tanya Ken lagi.


" Maaf Ken untuk sementara Tante ga bisa kasih tau kamu. Alexsa uda minta sama Tante untuk tidak memberi tahu siapa pun terutama kamu " kata Mama Diana.


Ken hanya diam dan berusaha memahami Mama Diana atas janjinya pada Alexsa.


" Baik Tante kalau begitu saya pamit" kata Ken berpamitan dan memberikan salam pada Mama Diana.


" Semoga kalian bisa melewati masalah ini" kata Mama Diana mencoba memberi semangat pada Ken.


" Iya Tante " kata Ken dan keluar dari toko kue milik Alexsa.


Lagi-lagi Ken harus kecewa karena tidak mendapat jawaban pasti tentang keberadaan Alexsa sekarang dimana.


Ken berulang kali menelpon Alexsa tapi tidak ada jawaban. Untuk sementara Ken memilih untuk tidak pulang ke rumah melainkan ke unit apartemen miliknya yang dia beli tanpa sepengalaman siapapun.


Maaf ya kakak semua


baru bisa up malam ini


Aku kecapean baru pulang kemarin.


Semoga suka dan jangan lupa jempolnya.

__ADS_1


__ADS_2