AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Naluri Seorang Ibu


__ADS_3

Malam itu adalah malam yang indah untuk Ken juga Alexsa


mereka sudah resmi menjadi sepasang kekasih. Di kamar Ken membuka jas dan


mengeluarkan handphone juga kunci mobil.


Sebelum mandi Ken juga menyempatkan diri untuk memberi kabar pada sang kekasih.


To : Alexsa


Sayang aku sudah sampai di rumah,


Sampai bertemu di kantor besok pagi.


Di tempat lain Alexsa baru saja selesai  bersih-bersih, dia  mengenakan pakaian tidur bercorak batik bertuliskan monas. Alexsa mengeringkan rambut menggunakan handuk dan juga sekaligus memompa asi untuk stok susu Viona di kulkas. Sejak usia 1 tahun Viona


sudah tidur sendiri di kamar yang bersebelahan dengan Alexsa. Alexsa ingin putri kecilnya mandiri dan menjadi pemberani.


Untuk menghilangkan rasa bosan karena harus posisi duduk


Alexsa mengambil handphone untuk membuka sosial medianya. Sesaat kemudian Alexsa


menerima pesan dari Ken.


Alexsa tersenyum bahagia membaca pesan Ken meskipun singkat tapi mampu membuat hati Alexsa berbunga-bunga.


To : Pak Kenzie


Bagus deh kalo uda sampai, istirahat.


Selamat malam


Balasan Alexsa dan tersadar botol susu hasil pompa sudah hampir penuh Alexsa langsung membuka dan menuangkan ke dalam plastik tempat biasa. Dia keluar dari kamar memasukkan susu ke dalam kulkas khusus susu untuk Viona.


Sebelum tidur Alexsa masuk ke kamar Viona untuk mengecek putri semata wayangnya.


“ Maafin mama ya sayang, mama sibuk akhir-akhir ini” kata Alexsa mengusap rambut Viona dan menciumnya. Setelah merasa puas melihat sang


buah hati Alexsa keluar.


“ Mama..” kata Alexsa kaget melihat mama Diana di ambang pintu kamar Viona.


“ Maaf mama buat kamu kaget ya?” ucap mama tersenyum melihat ekspresi putrinya.


“ Iya ma…” sahut Alexsa mendekat dan menghadap sang mama.


“ Mama perhatiin ada yang beda sama kamu” ucap mama Diana menatap mata Alexsa.


“ Ga ada yang beda ma, semua sama aja” jawab Alexsa dan keluar dari kamar Viona bersama mama Diana. Bersama-sama Alexsa dan mama Diana


berjalan menuju kamar Alexsa yang bersebelahan.


“ Bunga itu dari siapa?” ucap mama Diana duduk di tepi ranjang Alexsa.


“ Hm… bukan dari siapa-siapa ma” jawab Alexsa masih bingung menjelaskan pada mama Diana tentang  semua ini. Alexsa juga duduk di tepi ranjang tidak jauh dari mama Diana duduk.

__ADS_1


“ Apa dari Ken?” tebak mama Diana yang berhasil membuat mata Alexsa melotot seketika.


Seketika mama Diana mendapat jawaban melihat ekspresi Alexsa.


“ Dari awal melihat dia datang ke toko mama sudah tau dia suka kamu. Mama juga bisa lihat dari mata anak itu” uangkap mama Diana naluri seorang ibu.


Alexsa tidak percaya dengan apa yang di dengar baru saja.


“ Apa dia tahu statusmu kak?” kali ini suara mama Diana berubah lebih serius. Alexsa hendak menjawab pertanyaan sang mama barusan.


“ Dia sudah tau semua ma” kata Alexsa ragu-ragu.


“ Mama hanya ingin yang terbaik buat kamu kak, mama ga mama ga mau kamu mengulang kesalahan di masa lalu” tutur mama Diana dengan suara lembut.


“ Mama percaya Ken adalah pria baik-baik dan dari keluarga baik-baik kak” tambah mama Diana lagi mengutarakan isi hatinya tak ingin


putrinya mengalami kegagalan seperti dulu.


Kali ini Alexsa hanya diam membisu, ucapan mama Diana barusan benar-benar suatu kenyataan pahit untuknya tapi itulah yang sebenarnya.


Tanpa sadar cairan bening keluar dari kelopak mata Alexsa.


“ Kamu harus punya hati yang  lapang bagaimana pun respon keluarganya nanti.


Mama ga mau kamu terpuruk seperti dulu kak” kata mama Diana mengingatkan.


Ibu mana yang akan rela melihat putrinya yang sudah berusaha menghilangkan trauma dan bangkit


dari masa lalunya harus kembali kecewa nantinya.


Alexsa terpaku dan bergeser memeluk mama Diana, sang mama mencium pucuk rambut Alexsa punuh kasih sayang.


Setelah tenang mama Diana mengusap sisa air mata Alexsa lembut.


“ Mama yakin kalian pasti bisa kak, “ ucap mama Diana.


Alexsa hanya tersenyum merespon ucapan mama Diana yang sebenarnya membuat hati Alexsa seperti boomerang. Pikirannya seolah jauh


menerawang ke depan bagaimana pendapat keluarga besar Ken nantinya Ketika tahu


masa lalu Alexsa.


“ Uda sekarang kamu tidur, besok ke kantor” kata mama Diana hendak bangkit.


Cepat-cepat Alexsa menarik tangan mama Diana.


“ Makasih ya ma uda jadi mama paling hebat di dunia. Mama selalu ada buat aku “ ucap Alexsa mencium penggung tangan mama Diana penuh rasa


syukur.


“ Iya sayang, kamu juga anak mama yang kuat. Mama yakin kamu pasti bisa lewatin ini semua” jawab mama Diana tersenyum.


“ Sekarang kamu istirahat, selamat malam sayang” kata mama


Diana dan keluar dari kamar Alexsa.

__ADS_1


Alexsa menarik nafas panjang dan merebahkan badan di ranjang yang cukup luas.


Rasa khawatir itu seakan nyata di depan mata Alexsa, pada akhirnya Alexsa tertidur dan berhasil menuju alam mimpi.


...***...


Jam menunjukkan angka 08:45 seorang pria tampan dan bertubuh


tinggi baru saja  tiba  siapa lagi kalau bukan Kenziee seorang CEO.


Dengan penuh percaya diri Ken berjalan masuk tentu menuju ruangannya.


“ Selamat pagi pak” sapa beberapa karyawan yang berpapasan


dengan Ken.


“ Selamat pagi” jawab Ken dengan rendah hati dan sopan. Ken memang atasan yang baik dan tidak memandang status. Dari kecil papi dan maminya


mendidik Ken dan kakaknya Maya untuk menghargai orang lain tidak berdasarkan


status. Hampir keseluruhan karyawan Wanita yang bekerja di perusahaan Ken


mempunyai mimpi yang sama yaitu dapat menaklukkan hati Ken.


Ken menekan tombol lift khusus atasan di kantor tidak lama


lift terbuka, dia segera masuk dan naik ke lantai 15.


Di dalam lift Ken memberi pesan pada Alexsa untuk menanyakan


keberadaanya.


To : My Love


Sayang kamu dimana?


isi pesan Ken untuk Alexsa. Semalam sebelum tidur Ken menyempatkan


diri untuk mengganti nama kontak Alexsa.


Akhirnya lift terbuka dia keluar berjalan dengan gagah menuju ruangannya


Meja Alexsa tampak masih kosong itu artinya Alexsa belum juga datang.


Di ruangan cukup luas Ken mulai membaca beberapa laporan yang bsudah di kirim melalui e-mail.


Jam terus berjalan jam sudah menunjukkan angka 9:15  itu artinya jam masuk kerja.


“ Apa Alexsa sudah  datang?” batin Ken menoleh pada pintu berharap kedatangan Alexsa.


Ken melirik handphone yang dia letakkan di atas meja tidak ada notif dari tadi.


Ken hendak keluar untuk memastikan sendiri. Belum sempat berdiri terdengar suara pintu di ketuk.


“ Masuk” balas Ken dari dalam.

__ADS_1


Pintu di buka dan tampak Alexsa berjalan masuk dengan membawa beberapa map di tangannya. Alexsa tampak cantik dengan rambut di


biarkan terurai dan dress motif bunga Sakura yang sangat cocok untuknya.


__ADS_2