AKU BUKAN JANDA 2

AKU BUKAN JANDA 2
Bucin


__ADS_3

Kali ini keadaan berbalik Alexsa yang sibuk menghubungi Ken tapi karena saat ini masih dia masih dalam perjalan menuju Jakarta Ken tidak bisa menerima telepon dari Alexsa.


Alexsa merasakan apa yang dirasakan Ken beberapa hari lalu. Raga gelisah dan rindu bersatu menjadi satu.


" Kenapa nomornya tidak bisa di hubungi" batin Alexsa menggerutu.


" Apa yang di katakan kak Maya itu benar" Alexsa masih ragu.


" Ah sudah di maafkan malah ngilang" kata Alexsa lagi meletakkan handphone dan kembali sibuk dengan pekerjaannya yang sudah menumpuk.


Sementara Ken baru saja tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta bersama dengan Rama.


Sebelumnya mereka sudah mengatakan pada supir untuk menjemput mereka di bandara.


" Kita kemana dulu pak Ken?" tanya supir sambil membantu Ken memasukkan koper kecil miliknya ke dalam mobil.


" Kita ke kantor" jawab Ken dan masuk ke dalam mobil.


" Serius mau ke kantor dengan keadaan seperti ini" tanya Rama yang sudah terlebih dahulu duduk di sebelah supir.


" Apa yang salah?" tanya Ken balik bertanya seakan tidak ada yang salah dengan dirinya.


" Ken aku sangat lelah pakaian kita juga sudah tidak nyaman" jawab Rama bersandar karena selama di pesawat dia tidak nyaman tidur.


Seketika membuat Ken sadar tidak mungkin dia pergi ke kantor dengan keadaan seperti ini.


" Baiklah kita ke restoran biasa" jawab Ken.


Mobil mewah berwarna hitam yang membawa Ken dan Rama mulai melaju meninggalkan bandara terbesar di Indonesia.


Ken mengaktifkan handphone dan mendekati banyak panggilan dan pesan yang di kirimkan Alexsa.


" Kenapa tiba-tiba dia meneleponku?" kata Ken membuka satu persatu pesan yang di kirim Alexsa padanya.

__ADS_1


" Aku sudah sangat merindukan kamu" ucap Ken lagi sambil tersenyum bahagia sudah tidak sabar bertemu Alexsa nanti.


" Mungkin kak Maya bisa membantuku lagi" kata Ken memiliki ide untuk bertemu Alexsa tanpa harus datang ke kantor.


Ken langsung menghubungi Maya untuk membuat janji bertemu Alexsa.


" Kak May masih di kantor?" tanya Ken langsung.


" Iya Ken,,, Ada apa? gimana urusan kamu di sana?" tanya Maya belum tahu kalau Ken sudah sampai di Jakarta.


" Aku uda di Jakarta kak" jawab Ken tertawa kecil.


" Ha... Cepat bangat, semuanya uda beres?" tanya Maya dengan nada suara meninggi.


" Uda kak, ini aku sama Rama mau ke restoran" kata Ken menatap jalan raya yang sangat ramai.


" Syukurlah Ken, kamu memang hebat" puji Maya pada adiknya satu satunya.


" Makasih kak May, ini juga karena bantuan kakak" kata Ken.


" Pantas dia menghubungi aku" ucap Ken.


" Kak aku butuh bantuan kakak sekarang tolong bawa Alexsa ke restoran biasa" kata Ken akhirnya mengatakan maksud dan tujuannya menghubungi Maya.


" Oh gampang,,, Yah uda kamu tunggu di sana ya. Alexsa akan langsung ke sana" ucap Maya dengan semangat dan tertawa melihat adik laki-lakinya begitu bucin.


" Oke kak,,, " kata Ken langsung mematikan sambungan telepon.


" Ken gue langsung balik ke apartemen aja. Badan gue sakit semua" ucap Rama sambil menutup mata.


" Iya iya" kata Ken paham kondisi Rama saat ini.


...***...

__ADS_1


Alexsa langsung menuju restoran yang di maksud Maya untuk bertemu klien penting. Seorang wanita berpakaian rapi datang menghampiri Alexsa yang sedikit kebingungan melihat ke segala sisi.


" Selamat siang Bu Alexsa" ucap pelayan sopan.


" Selamat mbak," jawab Alexsa tersenyum tipis.


" Kenapa dia tahu namaku?" batin Alexsa sambil mengusap tangannya.


" Mari ikut saya Bu, seseorang sudah menanti kedatangan ibu" ucapnya sambil mengulurkan tangan untuk mempersilahkan Alexsa masuk.


" Makasih," jawab Alexsa singkat dan masuk ke dalam ruangan tertutup atau biasa di sebut ruangan VIP.


" Silakan duduk Bu" ucapnya menarik kursi untuk Alexsa.


" Dimana klien yang di maksud kak Maya?" batin Alexsa.


Pelayanan itu meninggal Alexsa sendiri di ruangan mewah dan nyaman.Karena Alexsa membelakangi pintu masuk. Tidak lama kemudian Ken datang dengan langkah kaki pelan.


Ken menutup mata Alexsa menggunakan kedua orangtuanya.


" Ini siapa?" kata Alexsa mulai panik.


Ken manarik tangannya dan menatap wajah Alexsa yang panik karena ulahnya.


Mata mereka saling mantap untuk beberapa saat.


Alexsa masih shock melihat Ken tiba-tiba ada di hadapannya.


" Ini benar-benar kamu?" kata Alexsa perlahan meraba wajah Ken penuh kasih sayang.


Ken tersenyum melihat tingkah Alexsa.


" Iya ini aku sayang" jawab Ken menggenggam tangan Alexsa menyakinkan.

__ADS_1


Alexsa langsung memeluk Ken erat melepaskan kerinduan beberapa hari terakhir ini.


__ADS_2