
Alexsa mengenakan dress yang sudah di berikan sang pujaan hati. Alexsa tersenyum kecil menatap dirinya di pantulan dirinya di cermin.
" Ini sangat pas di badanku" kata Alexsa sambil memutar kecil di depan cermin.
" Ah... Aku sangat mencintaimu Ken" batin Alexsa lanjut merias diri di meja rias miliknya.
Hampir satu jam Alexsa merias wajah dan tidak lupa dia juga menyemprotkan parfum agar wangi dan segar.
Setelah memastikan semua beres, Alexsa mengambil tas cantik dan mewah yang dia beli dulu gaji pertamanya. Meskipun sudah lama tapi masih sangat cantik.
Alexsa bersiap keluar menggunakan sepatu heels yang di berikan Ken juga.
Alexsa menuruni anak tangga menuju lantai dasar.
...***...
Sesampainya di hotel Alexsa langsung memasuki dan menuju aula tempat yang sudah di hias begitu cantik.
" Selamat datang ibu silahkan masuk" kata pelayan laki-laki berpakaian rapi sambil membukakan pintu kaya besar untuk Alexsa.
"Terimakasih" ucap Alexsa sambil tersenyum manis.
Ternyata aula sudah cukup ramai dengan undangan dan karyawan .
" Alexsa bukan" ucap seorang laki-laki bernama Doni teman lama Alexsa yang ikut dalam acara ini.
" Hay Don... Apa kabar? Senang banget bisa ketemu kamu " kata Alexsa sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman.
" Aku baik,,, kamu makin cantik aja sekarang" puji Doni membalas tangan Alexsa.
" Ah... terimakasih" ucap Alexsa tersenyum kecil.
Doni sebanarnya sudah lama menyimpan perasaan pada Alexsa waktu masih kuliah tapi saat itu Alexsa sudah berpacaran dengan Dikki.
Melihat Alexsa yang sekarang perasaan Doni sudah begitu senang.
" Aku dengar kamu sekarang jadi sekertaris perusahaan ini?" tanya Doni masih ingin mengobrol dengan Alexsa.
__ADS_1
" Iya Don,,, " jawab Alexsa singkat.
" Kamu dari dulu emang hebat Al" kata Doni memuji.
Dari kejauhan Ken melihat tatapan Doni pada Alexsa yang membuatnya kembali merasa cemburu.
" Kenapa laki-laki itu melihat Alexsa seperti itu" kata Ken memanas karena cemburu.
Alexsa yang belum menyadari kehadiran Ken dari jauh semakin asik mengobrol dengan Doni.
Saat dia hendak mengambil handphone untuk bertukar nomor telepon mata Alexsa dan Ken saling bertemu.
Tatapan mereka saling beradu, Ken memicingkan matanya pada Alexsa.
Alexsa langsung menyadari kesalahannya dia menelan ludah pahit.
" Berani-beraninya kau menatap Alexsa seperti itu" batin Ken semakin memanas.
" Aduh... dia menatapku seperti elang menatap mangsa" kali ini batin Alexsa.
" Al..." panggil Doni menyentuh tangan Alexsa.
" Hm..." Alexsa belom sempat berkata apa-apa.
" Bisa ikut saya sebentar Bu Alexsa" ucap Rina asisten Maya.
Alexsa langsung ikut berjalan meninggalkan Doni.
" Al kamu di panggil pak Ken ke ruangan itu" ucap Rani sambil menunjuk salah satu pintu.
Alexsa tersenyum kecil sambil mengangguk pelan meninggalkan Rina.
Alexsa langsung masuk yang ternyata sudah ditunggu-tunggu Ken dari tadi.
Ken masih menatap Alexsa seperti tatapan tadi,
" Dia pasti akan marah" ucap Alexsa sambil menggigit bibirnya karena takut.
__ADS_1
Ken berdiri dan berjalan mendekati Alexsa.
" Siapa dia?" tanya Ken menatap Alexsa lekat.
" Dia teman kuliahku sayang, kami sudah lama tidak bertemu" kata Alexsa menjelaskan.
" Dia menyukaimu" ucap Ken memeluk Alexsa berusaha untuk menahan amarahnya karena cemburu.
" Aku minta maaf sayang" kata Alexsa.
Ken mencium aroma parfum Alexsa yang begitu dia sukai.
" Jangan nakal " ucap Ken memeluk Alexsa lagi.
Drettt.... Drettt
handphone Ken berdering di saku kiri celananya.
" Sebentar aku ada yang menelpon" ucap Ken melepas pelukannya pada Alexsa.
" Iya Ram ada apa?" ucap Ken masih memegang tangan Alexsa.
" Kamu dimana ini tamu-tamu nyari kamu, mami sama papi juga uda sampai" kata Rama.
" Iya sebentar" ucap Ken langsung mematikan sambungan telepon.
" Ayo..." kata Ken menarik tangan Alexsa keluar.
" Ken.... aku bisa jalan sendiri" ucap Alexsa manarik tangannya dari Ken.
Acara segera di mulai Ken dan Maya duduk bersebelahan.
" Cantik banget" ucap Maya sambil memegang dress Alexsa.
" Makasih kak" ucap Alexsa tersenyum.
" Selamat malam untuk hadirin yang berbahagia, kita akan memasuki acara yang sudah di tunggu" ucap wanita membuka acara.
__ADS_1
Semua undangan langsung diam dan fokus pada pembawa acara.