
Alexsa turun ke lantai dasar setelah berdandan dan merapikan ranjang tempat tidurnya.
Keluarga besar sedang melakukan sarapan kecuali papa Herman.
" Uda kerja lagi kak?" tanya Alena sambil menikmati nasi goreng buatan mama Diana.
" Iya dek,,, " jawab Alexsa tersenyum kecil dan duduk di sebelah Alvin.
" Mau sarapan apa kak? Ken uda di depan sama papa lagi sarapan juga" kata mama Diana menunjuk halaman depan tempat favorit papa Herman untuk sarapan.
" Ken uda datang ma?" tanya Alexsa tidak percaya karena baru setelah jam yang lalu mereka menelpon dan Ken masih baru bangun.
" Iya lagi ngobrol sama papa "jawab mama Diana.
Tidak lama Viona juga turun bersama Mona sudah wangi dan cantik.
" Mau kemana princess?" tanya Alvin tersenyum mencium Viona gemas.
" Mau ke taman om sama papa" jawab Viona.
sontak semua yang ada di meja makan menatap Viona.
" Papa???" pertanyaan mereka.
Alexsa memutar matanya karena bingung harus menjelaskan bagaimana sekarang pada anggota keluarga.
" maksud Viona itu Om Ken" ucap Mona akhirnya membuat suasana sedikit lebih baik.
" Aku ga ajarin Viona manggil Ken papa " ucap Alexsa memberikan penjelasan.
Semua terdiam sebentar menatap Alexsa dan tertawa.
__ADS_1
" Hahaha" terdengar suara tertawa papa Herman dan Ken dari luar karena pintu terbuka lebar.
" Papa...." Kata Viona kegirangan berlari ke arah pintu.
Mona ikut berjalan menuju pintu mengikuti langkah kaki Viona.
" Papa.." panggil Viona tertawa pada Ken.
Papa Herman tersenyum bahagia melihat kedekatan mereka.
Ken langsung berdiri dan membalik badan menghadap Viona dan memeluknya erat bak seperti putrinya sendiri.
" Viona uda mandi ya?" tanya Ken mencium Viona.
" Uda papa" kata Viona memeluk Ken lagi.
" Uda makan belum sayang?" tanya Ken lagi sambil memangku Viona sambil kembali duduk bersama papa Herman.
" Sebentar saya ambilkan makannya pak" kata Mona berjalan masuk untuk mengambil makanan untuk Viona.
Usai sarapan Ken dan Alexsa langsung berangkat menuju kantor karena waktu terus berjalan.
" Kamu ga mandi ya?" tanya Alexsa menatap Ken.
" Mandi sayang, emang aku bau?" tanya Ken mencium badannya sendiri.
" Tapi kok kamu cepat bangat datangnya?" tanya Alexsa lagi.
" Oh... iya soalnya aku rindu sama kamu" jawab Ken tertawa menoleh Alexsa.
...***...
__ADS_1
Sesampainya di kantor seperti biasa permintaan Alexsa turun di halte depan kantor.
" Stop...." teriak Alexsa melihat sekitar apakah ada orang kantor atau tidak.
" Sampai kantor aja sayang" pinta Ken kesekian kalinya.
" Bye..." ucap Alexsa dan buru-buru keluar dari mobil Ken. Alexsa berjalan memasuki gedung besar seperti tidak terjadi apa-apa.
" Untung aku sayang sama kamu" batin Ken tersenyum dan mulai menyetir mobil menuju parkiran.
Saat Alexsa berjalan hampir semua mata tertuju padanya. Tapi Alexsa hanya diam sambil tersenyum dan memasuki lift menuju ruangannya.
" Alexsa..."panggil seseorang yang tidak lain adalah Maya.
Alexsa perlahan-lahan membalik badan menghadap sumber suara itu.
Maya semakin mendekat dan memeluk Alexsa.
" Selamat datang kembali di kantor ini, aku senang kamu mau bergabung lagi" kata Maya membuat semua karyawan yang kebetulan lewat sontak berhenti.
" Makasih Bu Maya " jawab Alexsa tersenyum kaku.
" Nanti malam saya mau ajak kamu makan malam di rumah" tambah Maya melepaskan pelukannya.
" Iya Bu Maya" jawab Alexsa tersenyum.
Lalu kemudian Maya pergi bersama asistennya Rina meninggalkan Alexsa dan karyawan lain yang masih tidak percaya dengan Maya yang sekarang.
Sesampainya di meja kerjanya, Alexsa langsung duduk dan membersihkan mejanya yang sedikit berdebu.
Alexsa mengingat kejadian tadi membuat suasana hatinya benar-benar bersyukur karena Maya dapat menerima dia sekarang.
__ADS_1