
Andrew segera berlari dengan menggendong tubuh mungil Sherly. Akan tetapi Sherly yang merasa tubuhnya melayang segera memberontak ingin turun.
" Apa yang anda lakukan Tuan? Kenapa anda menggendong saya?" kata Sherly dan ingin diturunkan dengan segera.
Andrew terdiam, dia sama sekali tidak mempedulikan ocehan gadis itu. dengan cepat ia memasukkan tubuh Sherly kedalam mobil yang susah payah ia buka.
Setelah itu ia berlari kecil memutari mobil menuju kursi kemudi. Dan segera masuk kemudian menyalakan mesin dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Sherly yang terkejut dengan kecepatan mobil yang di kemudikan Andrew pun berteriak kecil. Sehingga membuat Andrew menoleh. Andrew melihat Sherly yang tampak ketakutan. Sadar akan hal itu Andrew menurunkan kecepatan mobil yang ia kendarai.
" Apa Andrew sudah kembali lagi ke aslinya? Apa tadi itu bukan Andrew tapi hantu hutan yang merasuki tubuhnya. ohhh... Tuhan aku pasti akan celaka kali ini." Gumam Sherly dalam hati. Ia sama sekali tidak berani melihat ke arah Andrew. Kalau sampai tertangkap ia pasti akan tidak selamat.
Tubuh Sherly mendadak menjadi tegang. Ia benar-benar susah untuk bernafas jantungnya bekerja lebih cepat dari biasanya. Dan keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.
Andrew yang menyadari perubahan diri dari Sherly segera menepikan mobilnya. Wajahnya tampak khawatir dengan keadaan Sherly yang pastinya sudah tidak baik-baik saja.
" Kamu kenapa? apa ada yang sakit?" Tanya Andrew yang membelai rambut Sherly dan meraba dahi Sherly takut ia demam.
Sherly semakin merinding saat ia melirik wajah Andrew dengan penuh kehati-hatian. Dia melihat jelas wajah pria kejam itu begitu sangat khawatir. Sherly menautkan alisnya, ia semakin tidak paham dengan Andrew ada apa dengan pria itu. Kenapa bisa berubah? Pertanyaan itu yang memenuhi otaknya.
Bahkan Sherly berfikir kalau Andrew salah meminum obat dan membuatnya jadi orang lain yang bukan dirinya. Pikirannya terbang entah kemana otak nya sama sekali tidak bisa berfikir dengan cepat tentang situasi yang terjadi saat ini.
__ADS_1
Sampai sebuah teriakan membangunkannya dan mengembalikan jiwanya yang sempat terbang kembali ke raganya.
Andrew berteriak karena Sherly hanya diam menatapnya dengan tatapan kosong. Ia khawatir dengan apa yang terjadi pada gadis itu.
Sedangkan Sherly terkejut dengan apa yang di lakukan Andrew kepadanya. Sepertinya ia belum sepenuhnya memulihkan pikirannya. separuh nyawanya entah tersangkut dimana.
Sherly memberanikan diri untuk membuka pembicaraan dengan Andrew. Dia benar-benar ingin segera tahu apa yang terjadi dengan Andrew, apakah ia sedang sakit?atau semalam terbentur sesuatu yang keras sehingga lupa ingatan. Kata itu yang terlontar sontak membuat Andrew tertawa keras. Baginya pertanyaan Sherly benar-benar lucu. Setelah puas tertawa Andrew akhirnya mau bicara dan itu dengan nada yang serius.
Andrew mengatakan sekali lagi kalau ia ingin memulai hubungan yang baik dengan Sherly. Walaupun pernikahan mereka hanya berawalan dengan sebuah perjanjian mungkin tidak ada salahnya kalau Andrew ingin mengubahnya menjadi sebuah hubungan yang serius.
Andrew sadar kalau ini semua tiba-tiba. Tapi ia sangat ingin mencoba. Karena selama ini yang ia tahu pernikahan itu begitu menyakitkan dan membuat seseorang menderita. Apa lagi yang Andrew tahu Ibunya meninggalkan keluarga karena tidak bahagia dengan pernikahan yang mereka jalani. Andrew membuka cerita masa lalunya yang kelam tentang keluarganya.
Mungkin Sherly sudah sedikit paham dengan keadaan suaminya kenapa ia bersikap seperti sekarang ini. Sherly jadi tahu. dan yang lebih membuat Sherly senang Andrew mau membagi ceritanya dengannya. Salah satu kemajuan yang luar biasa. Berarti buah manis akan segera ia nikmati setelah sekian perjuangan yang dilewatinya.
Andrew ternyata laki-laki yang hangat dan bahkan penyayang. Terlihat jelas saat ia mengkhawatirkan keadaan Sherly yang diluar dugaannya.
Kini mereka sepakat untuk saling terbuka bahkan Sherly meminta Andrew untuk menegurnya bila ada sesuatu yang membuatnya marah atau kesal. Sherly juga meminta maaf karena selama ini ia belum bisa jadi istri yang baik bagi Andrew. Ia hanya berani menunjukkan perhatian kecil kepada suaminya. Sherly takut kalau Andrew akan salah paham dan semakin membuat Andrew marah padanya.
Mendengar ocehan gadis itu Andrew kembali sadar kalau betapa kejamnya ia kepada gadis yang begitu polos. Yang terpaksa menerima pernikahan demi kebahagiaan keluarganya. Bahkan ia rela di sakiti olehnya demi keluarganya.
__ADS_1
Andrew baru menyadari akan hal itu. Sherly adalah korban keegoisan ayahnya demi perusahaan. Dan Sherly juga korban keegoisannya karena membenci cinta dan pernikahan. Sherly sama sekali tidak bersalah akan hal ini. Andrew harusnya bisa bersikap lebih bijak menilai sesuatu tidak mengandalkan kekuatan ataupun sekedar menggunakan kemarahan untuk menyikapi situasi. Dendamnya telah merubahnya menjadi seorang monster yang mengerikan. Entah sudah berapa wanita yang ia permainkan. Kali ini Andrew tidak akan melakukan hal itu ia tidak ingin lagi menyakiti perasaan halus dan tulus Sherly. Ia kembali tau kalau gadis itu benar-benar polos. Bahkan mengikuti semua keinginannya meskipun ia merasa sakit dan tersiksa.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Tanpa terasa mobil mereka sudah memasuki kawasan apartemen mewah milik Andrew. Kini Andrew memperlakukan Sherly dengan sangat baik bahkan ia meminta gadis itu untuk menunggunya sementara ia memarkirkan mobilnya.
Dengan senyum manisnya Sherly mengangguk dan mengikuti apa yang jadi keinginan Andrew..
Setelah itu mereka beriringan memasuki lift. Sherly yang belum terbiasa ada di sebelah Andrew pun berdiri di belakang Andrew. melihat hal itu Andrew kembali teringat kalau selama ini ia melarang Sherly untuk dekat dengannya. Dengan perasaan sedih Andrew menarik tangan Sherly dengan pelan kemudian menggenggam nya.
Andrew meminta kepada Sherly untuk terbiasa berada di sebelahnya mulai saat ini karena ia bukan pembantu melainkan istri seorang CEO terkenal yaitu Andrew Bastian.
Mendengar hal itu Sherly sedikit mengangguk kaku. Ia masih memanggil Andrew dengan sebutan Tuan meskipun Andrew sudah melarangnya. Sherly hanya belum terbiasa dengan panggilan nama Andrew.
Mereka pun sampai di depan ruangan mereka .Dengan pelan Andrew membuka pintu dan mempersilahkan Sherly untuk masuk terlebih dahulu.
Sherly dengan kaku menunduk dan masuk kedalam. Sherly segera mengambil sandal rumahan untuk Andrew dan mengganti sepatunya dengan sandal rumahan itu. Seperti biasanya yang ia lakukan. Andrew kembali terkejut dengan apa yang dilakukan Sherly kini ia meminta Sherly untuk tidak melakukan hal tersebut.
Andrew meminta semua yang pernah dilakukannya untuk tidak dilakukan lagi. Meskipun Andrew tahu kalau dirinya sudah salah akan tetapi rasa gengsinya masih tinggi setinggi langit ketujuh maka dari itu ia enggan untuk meminta maaf atas apa yang telah ia lakukan kepada Sherly.
__ADS_1
Egois memang harga mati Andrew 😪