
Hari lepas hari.. waktu berganti dengan cepat. kini pernikahan Sherly dan Andrew sudah memasuki 3 bulan.
Hubungan mereka sudah membaik. Bahkan kini Andrew lebih memperhatikan Sherly meskipun hanya perhatian kecil.
Andrew hari ini berencana untuk memberikan Sherly hak nya. Seperti yang sudah tertulis di perjanjian pernikahan mereka. Andrew akan memberikan uang untuk biaya kuliah dan menanggung hidup Sherly sepenuhnya.
Sebelumnya Sherly hanya mengandalkan uang tabungannya untuk kebutuhan pribadi nya dan juga kuliahnya. Karena sejak menyandang status sebagai istri Andrew. Bram sudah tidak pernah memberikan Sherly uang sepeser pun. Untung Sherly bukan gadis yang suka berfoya-foya seperti gadis kaya yang begitu mempedulikan barang ataupun pakaian yang ia pakai harus yang high class.
Meskipun Sherly hidup di kalangan mewah namun ia tetap jadi gadis yang sederhana dan biasa. Penampilan dan cara berpakaiannya tetap fashionable meski tidak menggunakan pakaian yang bermerek terkenal.
Selama tiga bulan berlalu. Andrew dan Sherly seperti mulai sebagai seorang teman. Bahkan mereka mulai membagi kisah mereka. Sherly akhir mengerti mengapa Andrew sampai bersikap seperti itu. Rasa trauma dan kekecewaan yang membuatnya dendam akan cinta dan sebuah ikatan. Namun berkat Sherly Andrew mau belajar untuk mengenal cinta dan merubah pikirannya tentang sebuah pernikahan.
Karena sebuah pernikahan akan bahagia tergantung kita sebagai yang menjalaninya. kalau kita bisa menyikapi dan saling mengisi kekurangan. Semua beban dan masalah yang timbul pasti akan bisa terpecahkan. Kepercayaan dan saling mengerti akan pasangan sangat di butuhkan dalam sebuah pernikahan. Seseorang yang bisa menganggap kekurangan pasangan sebagai sebuah kekosongan yang kita isi pasti rumah tangga akan bejalan dengan baik.
Andrew sangat senang mendengar apa yang di ceritakan Sherly padanya. Andrew mulai belajar menjadi seorang suami dan kepala keluarga yang baik bagi Sherly.
Setiap malam mereka akan duduk di balkon saling bertukar cerita. Sherly bahkan mencoba bercerita kisah yang lucu. Agar suami kakunya lebih sering tersenyum.
🌷🌷🌷🌷🌷
Pagi ini Sherly melakukan rutinitasnya sebagai seorang istri. Mempersiapkan sarapan dan setelah itu Sherly akan mempersiapkan pakaian Andrew untuk bekerja. Andrew sudah mau memakai apapun yang di siapkan Sherly. Ia sudah mengijinkan Sherly untuk melakukan kewajibannya.
Setelah semuanya siap Sherly akan bersiap untuk pergi ke kampus.
Pagi ini di meja makan Andrew menawarkan diri untuk mengantar Sherly ke kampus dan ia meminta hal itu setiap hari untuk kedepannya. Sherly begitu terkejut mendengar permintaan Andrew kali ini. Karena ia sedikit khawatir kalau semua mahasiswa di kampus akan curiga pada hubungan mereka.
__ADS_1
Andrew tampak mengerti akan perubahan wajah Sherly saat ia mengatakan hal itu. Dengan cepat ia mengatakan kalau ia akan mengantarkan Sherly hanya sampai di depan gerbang kampus. Andrew memahami kalau Sherly belum siap dengan status nya yang sebagai istri seorang CEO terkenal sepertinya. Senyum manis Sherly terbit dari bibir cantiknya.
Kini mobil mereka telah melaju menuju kampus tempat Sherly menuntut ilmu dan Mengejar gelarnya. Saat telah sampai di depan gerbang kampus mewah tersebut. Andrew menghentikan laju mobilnya.
Dengan cepat Sherly membuka seat belt nya. Dan sebelum membuka pintu Sherly mengucapkan terima kasih kepada suami tampannya yang sudah mengantarnya. Hidup Sherly seperti berada di dalam mimpi karena Andrew yang dulu ia nikahi begitu kejam dan dingin. Namun entah karena apa kini Andrew telah berubah jadi pria yang baik dan penyayang. Bahkan kadang rasa sayangnya di luar batas kepada Sherly. Setelah mengucapkan terima kasih Sherly keluar dari mobil tersebut dan melambaikan tangan kepada Andrew yang tersenyum senang.
Mobil mewah itu pun mulai melaju meninggalkan gerbang kampus itu. Sherly yang masih setia memandangi mobil itu semakin menjauh. Hatinya bahagia ia hanya berharap itu bukan mimpi. Dan seandainya itu memang mimpi Sherly berharap tidak akan bangun lagi. Ia takut kenyataan lebih menyakitkan daripada mimpi.
Setelah mobil itu sudah tidak terlihat lagi Sherly baru melangkah memasuki kampus. Alangkah terkejutnya ia saat Menarik tangannya dengan kasar. Ya.. itu adalah Dewi yang ternyata melihatnya saat turun dari mobil milik Andrew.
Dewi menarik kasar Sherly. Dengan penuh pengharapan Sherly terus berdoa berharap kalau Dewi tidak melihat wajah Andrew. Sampai di sebuah taman Dewi menghempaskan tangan Sherly ia bertanya kepada Sherly ada. hubungan apa ia dengan sang Ceo.
" Apa hubungan Lo dengan Tuan Muda?" Tanya Dewi dengan wajah yang begitu marah.
Sherly menggelengkan kepalanya. Ia berusaha menyembunyikan kenyataan kalau ia adalah istri sang Ceo yang ia maksud.
" Lo nggak kasi gue jawaban. Gue tanya sama lo ada hubungan apa Lo sama Tuan Muda Andrew? Kenapa balik Lo bertanya sih." jawab Dewi dengan kesal.
Sherly menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan.
" Tuan Muda Andrew sapa sih yang Lo maksud?" kata Sherly yang tetap memasang wajah datar nya.
" Cihh.. Lo nggak usah ngeles deh. Gue paling kenal mobil siapa tadi. Gue jelas-jelas liat Lo turun dari mobil tersebut" kata Dewi yang membuat Sherly menelan ludahnya dengan. susah payah.
Sherly hanya tersenyum mendengar apa yang dikatakan Dewi. Ia berusaha mengendalikan dirinya agar tidak terlihat begitu gugup karena ia ketahuan turun dari mobil Andrew.
__ADS_1
" Ato jangan-jangan Lo itu salah satu mainan Tuan Andrew sekarang" Tebak Dewi yang membuat Sherly mengerutkan keningnya saat mendengar tuduhan Dewi yang membuatnya ingin tertawa sekencang mungkin..
Sherly masih tetap diam ia tetap dengan mode datarnya meskipun jantung Sherly berdetak kencang karena ia pasti akan terkena masalah kalau sampai Dewi curiga dengannya.
" Ohh... gue paham sekarang. Apa Lo udah jual diri sekarang karena keluarga Lo bangkrut." kata Dewi dengan wajah yang meremehkan..
PLAAAKKKKK......
Sebuah tamparan keras menghantam pipi Dewi sehingga gadis itu memekik kesakitan.
" Jaga omongan dan mulut Lo kalau Lo nggak mau gue bikin mulut oplas Lo berubah jadi mulut kerbau." kata Sherly dengan wajah kesalnya..
Dewi yang tidak terima dengan apa yang sudah Sherly lakukan berusaha keras membalas dan itu sama sekali tidak bisa ia lakukan karena sebuah tangan telah menahan nya.
Alex datang tepat pada waktunya sebelum tamparan keras itu mendarat di pipi mulus milik Sherly. Alex terlihat kesal kepada gadis yang sama sekali tidak ia sukai.
Alex bahkan mengancamnya Dewi kalau ia akan membuat Dewi angkat kaki dari kampus itu kalau ia berani berbuat yang tidak baik kepada Sherly.
Mendengar ancaman itu Dewi begitu kesal. Dan mengatakan kalau wanita yang Alex bela adalah simpanan om-om Kaya. Bahkan Dewi mengatakan kalau Sherly menjual tubuhnya demi uang dan menyelamatkan perusahaan keluarganya.
Alex begitu geram mendengar apa yang dikatakan Dewi tentang wanita yang sedang ia kejar.
Dewi tersenyum puas saat melihat perubahan wajah Alex saat mendengar ucapan Dewi mengenai Sherly. Begitupun perubahan wajah Sherly. Ia terlihat gugup. Dewi sangat puas membuat dua orang yang ada di hadapannya tersebut terlihat kacau.
Dewi berharap kalau Alex akan mempercayai apa yang dikatakan Dewi tentang Sherly.
__ADS_1
Namun disisi lain Sherly takut kalau Alex akan bertanya padanya tentang tuduhan yang telah Dewi lemparkan padanya. Sherly bingung harus menjelaskan apa pada Alex. Karena ia tidak ingin Alex akan menanyakan hal yang susah untuk ia jawab nantinya.