
Matahari bersinar terang. Menandakan hari sudah siang. Sherly berlahan membuka matanya. Tubuhnya terasa sakit bagaikan tertindih ribuan ton. Berlahan ia Mulai bergerak. Ia sudah tidak mendapati Andrew ada di sebelahnya. Entah kemana lagi Andrew pergi. Hatinya terasa sakit. Sherly berfikir Andrew pasti telah pergi meninggalkannya setelah berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya. Sherly hanya berharap ini sebuah mimpi. Ia ingin segera bangun agar semuanya berakhir. Sherly mencubit dirinya. Ia kembali menangis saat rasa sakit itu benar-benar terasa nyata. Ia tidak sedang bermimpi. peristiwa semalam benar-benar nyata.
Sherly menangis pilu dan sedih. Kenapa dengan cara ini Andrew harus merenggut kesuciannya. Meski Sherly mencintai Andrew akan tetapi Andrew telah memaksanya kali ini.
Setelah puas menangis, Sherly berusaha untuk turun dari ranjang tersebut. Rasa nyeri di bagian intimnya begitu terasa. Sherly memekik kesakitan ia kembali menangis akan hal itu. Tubuh polosnya tiba-tiba melayang. Sherly begitu terkejut saat Andrew mengendong tubuhnya yang tanpa sehelai benang itu. Mata itu kembali teduh seperti sedia kala. Sherly hanya diam saat peria itu membawanya ke dalam sebuah kamar mandi yang begitu mewah. Didalamnya sudah terdapat bathtub yang begitu besar yang telah terisi oleh air hangat. Andrew berlahan menurunkan tubuh Sherly kedalam bathtub tersebut. Andrew hanya diam namun matanya terlihat jelas pancaran sebuah rasa bersalah. Sherly hanya bisa diam membisu ia juga tidak tahu harus berkata apa. Sekalipun ia marah dan menampar wajah tampan yang semalam begitu kasar merenggut kesuciannya. Hal itu tidak kan mengembalikan semuanya seperti semula. Semuanya sudah terlanjur terjadi. Penyesalan pun tak ada gunanya.
Sherly hanya bisa menatap nanar ke arah Andrew yang melangkah pergi meninggalkannya tanpa sepatah katapun yang terlontar dari bibirnya. Sherly kini berendam di bathtub tersebut rasa nyaman menjalar di tubuhnya yang tadinya terasa sakit. Ia mulai kembali merasakan kenyamanan. Matanya pun terpejam. Sampai sebuah tangan menyentuh tubuhnya ia membuka matanya. Andrew sudah memeluknya kali ini.
" Sayang... maafkan aku. Harusnya aku tidak melakukan hal itu padamu. " bisik Andrew seraya memeluk tubuh polosnya.
Ada rasa malu saat Andrew melakukan hal itu karena ia dalam keadaan seperti itu. Sherly berusaha melepaskan diri Namun Andrew tidak mau melepaskannya. Pelukan hangat itu semakin erat. Andrew mencium mesra pundak Sherly.
" Lepaskan Andrew aku malu." jawab Sherly..
Ia sudah mengikhlaskan semuanya. Bagi Sherly itu adalah hak Andrew dari dulu. Mungkin yang ia sesali adalah cara Andrew memintanya. Sherly berusaha untuk melepaskan tubuh polos mereka. Sherly benar-benar malu.
" Apa kau malu setelah aku melihat dan menikmati semuanya." Goda Andrew yang berhasil membuat Sherly merona kali ini.
Memang benar apa yang dikatakan pria itu. Andrew telah melihat semuanya. bahkan ia sudah menyentuhnya. Sherly hanya bisa diam. Andrew memeluk erat tubuh Sherly. Ia menikmati kebersamaan mereka. Andrew benar-benar merasa bersalah kepada Sherly ia berharap Sherly tidak kan marah dan meninggal nya. Karena bagi Andrew itu akan menjadi musibah terhebat dalam hidupnya.
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Kini mereka sudah duduk di ranjang king size. Andrew memandang ranjang putih dengan bercak merah tanda semalam ia telah merenggut kesucian Sherly.
Andrew memandang lekat wajah Sherly yang sedari tadi tak mau menatapnya. Andrew berfikir Sherly masih membencinya.
" Maaf kan aku Sayang." Kata Andrew pelan.
Sherly mengangkat wajahnya. Ia menatap lekat manik kedua mata Andrew. Sherly tahu Andrew menyesal dan merasa bersalah dengan apa yang ia lakukan padanya semalam. Sherly berlahan membelai wajah tampan itu.
" Jangan pernah tinggalkan aku Andrew. Aku telah menyerahkan semuanya." Jawab Sherly yang membuat pria itu terdiam.
Sherly tersenyum. ia tahu Andrew menyesal.
" Itu hal mu Andrew. Jangan pernah sesali yang tak kan kembali lagi. Aku tidak sedih memberikan nya padamu." kata Sherly yang berhasil membuat Andrew tersenyum.
" Terima kasih sayang kau telah menjaganya untukku. Maafkan aku memaksamu. " jawab Andrew dan memeluk erat tubuh Sherly.
" Aku hanya melakukan kewajiban ku yang harusnya telah lama aku berikan. Aku hanya minta darimu. Jangan pernah kau kecewakan aku lagi, jangan. pernah kau tinggalkan aku demi wanita itu." kata Sherly.
__ADS_1
Andrew terdiam. ia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dimaksud Sherly.
" Mengapa kau berfikir aku akan meninggalkanmu demi wanita lain.?" tanya Andrew.
" Kemarin kekasihmu mendatangiku. Aku tidak ingin kau kembali padanya dan meninggalkan aku setelah mendapatkan apa yang kau inginkan." kata Sherly pelan.
" Kekasih...?" Andrew tidak mengerti
" Seseorang yang bernama Helen. ia mengatakan semuanya padaku Andrew." jawab Sherly.
Mendengar nama itu Andrew mengepalkan tangannya. Ia berjanji akan membuat perhitungan dengan perempuan iblis itu. Andrew takut semua yang Helen katakan akan membuat Sherly salah paham terhadapnya.
" Sayang kau satu-satunya wanita yang ada di hatiku. Kau telah mengisi penuh hatiku dengan cinta sehingga tidak seorang pun lagi bisa mengisinya. Kau adalah hujan dan matahari yang setiap saat memberi kehidupan di hatiku sayang." kata Andrew yang membuat hati Sherly berdesir hangat.
Sherly tersenyum ia bahagia mendengar semuanya. Ia beharap kali ini Andrew tidak kan membohonginya lagi. Semua yang ia katakan adalah sebuah kebenaran dalam hatinya. Sherly berharap cinta tidak kan membuatnya kecewa kali ini.
Andrew memeluk erat tubuh Sherly ia terus meyakinkan Sherly kalau hanya dirinya yang bersingasana di hatinya. Hanya seorang Sherly yang kini pemilik hatinya. Andrew tidak kan pernah berani meninggalkannya apapun yang terjadi.
Sebaliknya Andrew takut Sherly kan pergi. Rasa takut mereka berdua semakin membuat cinta mereka semakin kuat dan kokoh bagaikan gunung es yang berdiri tegak tanpa takut dengan sinar matahari yang bisa saja akan membuatnya mencari dan .enjadi lemah. Kan tetapi Sherly dan Andrew akan menghadapi semuanya. Rintangan dan halangan tak akan ada artinya bila cinta dilandasi oleh rasa percaya. Sama halnya Sherly yang berusaha memberikan kepercayaan penuh kepada Andrew kalau ia tidak akan merusak kepercayaan yang mereka bina. Sherly dan Andrew berharap ini akan jadi cerita yang indah dalam hidupnya. Andrew tidak akan pernah melupakan malam ini. Malam. sejarah yang luar biasa dalam hidup Andrew dan Sherly. Dimana malam itu adalah saksi biksu sebuah penyatuan sebuah hubungan meski dengan cara yang salah.
__ADS_1