
Hari ini kembali Ia tidak melihat sosok Andrew ada di apartment nya. Sudah seminggu ia tidak melihat sosok tampan itu. Entah kemana suaminya itu pergi dan dengan siapa ia bersenang- senang. Sherly berusaha keras untuk menguatkan hatinya dan dirinya untuk tidak terhanyut dalam kesedihan. Ia tidak ingin terpuruk semantara hidup harus tetap berlanjut. Sherly memberi tahu kepada hatinya untuk tetap tabah dan sabar untuk menerima takdir kehidupan yang telah Tuhan gariskan untuknya. Kini Sherly berlahan mulai membangun tembok besar dalam hatinya agar ia tidak kembali terjatuh di lubang yang sama.
Karena lelah dah kepalanya terasa sakit Sherly memutuskan untuk beristirahat. Ia sudah tidak ingin melakukan hal lain selain diam di rumah. Susi sahabatnya selalu menghubunginya lewat VC dan menayakan keadaanya.
Sherly membaringkan tubuh nya di ranjang miliknya. Ia benar-benar merasa letih. Kini ia hanya bisa segera tidur untuk menghilangkan rasa lelah tersebut.
🌷🌷🌷🌷
Steven yang baru saja masuk ke apartment tempat Sherly tinggal. Ia begitu mengkhawatirkan keadaan Sherly setelah tahu apa yang dilakukan Andrew kepada gadis itu. Steven menayakan keberadaan Sherly kepada wati. Gadis itu mengatakan kalau Sherly sedang beristirahat di kamar nya. Dengan langakah cepat pria itu menuju kamar Sherly yang kebetulan sedang tidak tertutup. Dengan pelan Steven memanggil Sherly. Namun tidak ada jawaban dari gadis itu. Steven kembali melangkah masuk lebih dalam. Kini ia melihat gadis itu tengah terbaring di tempat tidur. Ada rasa lega saat melihat wajah tenang Sherly yang sedang tertidur pulas. Steven tanpa sadar mengarahkan tangannya untuk membelai wajah cantik itu. Matanya membulat sempurna saat merasa kalau wajah Sherly begitu panas. Ya... Sherly sedang deman tinggi. Sampai ia tidak sadarkan diri. Dengan cepat Steven memanggil wati agar membawakan handuk dengan air hangat. Steven ingin mengomperes kening Sherly dengan handuk tersebut.
Setelah beberapa menit Steven melakukan hal itu tiba-tiba tubuh Sherly kembali mengigil kedinginan. Steven begitu panik. Akhirnya ia memutuskan untuk membawakan gadis pergi kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dan Sherly segera diobati.
Dalam hitungan menit mobil Steven melaju kencang membelah jalanan kota. Ia tak henti-hentinya berdoa berharap kalau Sherly dalam keadaan baik-baik saja. Suara decitan terdengar keras saat mobil milik Steven berhenti di depan sebuah rumah sakit. Steven segera mengendong tubuh Sherly masuk kedalam rumah sakit tersebut. Tim media segera menangani Shery. Steven yang sangat gelisah menunggu Sherly di depan ruang IGD. ia benar-benar marah kepada Andrew. Awalnya ia ingin menyerah dan merelakan cintanya bahagia bersama orang lain. Karena belakangan ini ia melihat Andrew juga banyak berubah. Stevn berfikir kalau Andrew juga telah jatuh cinta kepada Sherly. Melihat apa yang di lakukan Andrew setelah Helen kembali. Kini Steven bertekad tidak akan meyerah ia akan merebut Sherly dari Andrew, ia akan membuat gadis itu kembali tersenyum dan melupakan Andrew.
__ADS_1
Dengan amarah yang luar biasa Steven akhirnya sudah tiba di di depan kantor milik Andrew, Steven sudah tidak bisa menahan diri untuk hal ini. Dengan wajah kesal ia menyusuri lobi dan menuju lift yang langsung terhubung dengan ruangn kerja Andrew. Karyawan yang melihat hal itu merasa aneh karena tidak biasanya Stevn terlihat kacau dan penampilannya pun tidak seperti biasanya. Steven yang dinkenal ramah fan selalu berpenampilan rapi kini mereka melihat kebalikan dari itu. Tak seorang pun yang berani menyala Steven. Merek tahu kalau Steven dalam keadaan yang tidak baik.
Sampai di depan pintu ruangan Andrew, Steven segera masuk tanpa aba-aba apapun. Pria itu segera mencari sosok Andrew yang tengah berditi di depan jendela kemudian ia langsung menyambut Andrew dengan sebuah pukulan yang telak mengenai wajahnya. Andrew yang tidak siap dengan serangan itu langsung yetsungkur di lantai dengan sudut bibirnya mengeluarkan darah.
" Lepaskan dia Andrew, kalau Lo nggak mau menjaganya" teriak Steven marah.
Awalnya Andrew tidak mengerti kenapa Steven datang dengan tiba-tiba kemudian menghajarnya. Akan tetapi mendengar perkataan Steven Andrew mengerti apa penyebab pria itu melakukan hal tersebut. Dengan kesal Andrew bangkit dari lantai ia tersenyum miring. Salah satu tangannya menghapus darah yang keluar dari sudut bibirnya tersebut. Andrew berdiri dengan siksp arogan.
" Lo... Jangan Campuri urusan pribadi gue." Kata Andrew dengan nada dingin.
" Jauhi istri gue. Jangan pernah lo berani sentuh dia. Kalau lo berani gue akan hancurun hidup lo." Jawab Andrew dengan tatapan mata iblis. Ia merasa tidak senang dengan apa yang di katakan Steven. Ia tidak akan membiarkan pria manapun mendekati Sherly.
" Ceraikan Dia. " Kata Steven yang behasil membuat Andrew semakin geram.
__ADS_1
" Jangan harap. Dia masih istri sah gue. Jangan berani lo deketin dia." Kata Andrew kesal.
" Cihhh... istri kata lo. Gini cara lo memperlakukan istri lo sendiri aghhh....!!!!" kesal Steven.
Andrew tersenyum kecut.
" Apa lo benet suka sama istri gue. Dasar Pebinor !!!" jawab Andrew.
" Gue nggak peduli. Asal bisa bikin Sherly bahagia gue akan lakukan apapun. Nggak kayak lo pengecut. Dan satu hal yang perlu lo tahu. Sherly nggak salah apa-apa dalam hal ini. Dia juga korban, kalau lo cuma memperistri dia karena dendam lebih baik lo lepasin dia. Jangan buat lo nyesel di kemudian hari Andrew." Kata Steven dan melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.
Sepeninggal Steven, Andrew terduduk lemas di lantai kantornya. Air matanya keluar. Hatinya terasa sakit. Ingin rasanya ia segera berlari dan menemui Sherly. Sudah seminggu ini ia tidak melihat wajah cantik Sherly. Hancur betkrping-keping. Seperti itu gambaran hatinya. Andrew tak betdaya kali ini. Rasa takut kehilangan istrinya membuatnya jadi pengecut.
" Sherly sayang maafkan aku. Please... tetaplah bersamaku. aku janji akan selesaikan ini." Bisik Andrew di sela tangisanya.
__ADS_1
Ini pertama kalinya Sang CEO yang gagah dan betkuasa merasa takut akan sesuatu. Andrew menyadari kalau ia tidak akan bisa hidup tanpa Sherly. Andrew merasa Sherly adalah gadis yang selalu bisa membuat hatinya bergetar setelah sekian lama mati. Sherly adalah cahaya yang menerangi hidupnya yang gelap. Senyum Sherly membuatnya jadi orang bodoh bahkan mampu menyingkirkan aura dingin dari tubuhnya yang selaku melekat di jiwanya. Sherly segalanya bagi Andrew, ia tidak akan mampu berdiri menghadapi dunia tanpa gadis yang telah banyak merubah hidupnya itu. Sherly gadis pertama yang Andrew cintai. Segalanya telah Sherly miliki termasuk nyawanya.