Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 60


__ADS_3

Dua wanita itu saling menatap saat mereka telah sampai di sebuah rumah makan yang terletak di sebuah daerah pinggir kota. Suasananya be gitu asri. Rumah makan itu terkesan sederhana namun banyak pengunjung yang memadati tempat tersebut. Anna tersenyum saat tahu tempat itu karena ia sering datang ke tempat itu.


Sementara Dina terkagum-kagum dengan tempat tersebut. Ia sangat menyukai gaya bangunan tersebut. Dina pernah mengingat kalau ia ingin sekali memiliki sebuah rumah makan yang sederhana namun bisa membuat para pengunjung puas dan nyaman. Di a teringat dengan rencananya bersama dengan Johan bisa membangun tempat yang seperti ini. Akan tetapi semuanya hanya ingatan saja. Yang hanya bisa jadi sebuah kenangan yang cukup dapat di ingat di hati saja.


Anna tersenyum senang karena semua yang ia rencanakan bisa terlaksana berkat anak dan menantunya. Anna hanya berpura-pura kalau ia tidak tahu akan rencana ini.


Andrew dan Sherly mengajak dua wanita tersebut memasuki sebuah taman dimana ada sebuah pondok kecil dengan taman yang indah dan kolam ikan di dekatnya. Pondok tersebut terdapat sebuah meja panjang tempat kita menikmati makanan. Suasananya begitu sangat asri dan indah. Membuat hati semakin nyaman dan damai. Andrew mengajak Dina dan ana duduk di pondok lesehan tersebut. kemudian meminta pelayan untuk membawakan menu.


Nama rumah makan itu sangat unik. Negeri impian. Dina tersenyum kembali saat melihat tulisan yang tercetak jelas itu. Sama seperti 21 Tahun yang lalu ia ingin memberi nama sebuah tempat sama seperti nama itu. Dina terlihat sedih namun ia berusaha kembali dan menyembunyikan kesedihannya. Anna dapat melihat jelas sorot mata itu. Anna yakin kalau Dina telah menyadari satu hal. Anna pernah mendengar sebuah cerita dari Johan kalah kekasihnya ingin sekali memiliki sebuah rumah makan yang sedang ia kunjungi ini. Johan juga berencana memberikan surprise kepada sang kekasih setelah mereka menikah dengan menunjukkan tempat yang menjadi keinginan sang kekasih. Namun Johan tidak pernah membuang jauh impian sang kekasih meskipun tidak bersama lagi Johan tetap mengelola tempat tersebut hingga sekarang.


Sepasang mata menatap takjub pemandangan tersebut. Ia tidak mengira kalau ia bisa bertemu dengan orang yang selama ini ia rindukan. Ada rasa ragu saat ingin melangkah mendekati mereka. Namun Anna yang saat itu menoleh mengucapkan sesuatu melalui tatapan mata itu.


Ya.. Dia Johan.


Pria itu menarik nafas panjang kemudian menghembuskan ya dengan cepat untuk mengurangi rasa gugupnya. Kemudian ia memberanikan diri untuk melangkah menuju seorang wanita yang tengah asik sedang berbicara dengan seorang gadis cantik yang begitu sangat muda. Ada rasa rindu yang luar biasa saat melihat wajah gadis itu.


" Dina." panggil Johan saat sudah berdiri tak jauh dari Dina dan yang lainnya.

__ADS_1


Sherly menatap pria tampan itu. Sherly seakan merasa begitu dekat dengan pria tersebut. Sherly mulai menebak kalau dia adalah Johan ayah kandungnya. Terlihat dari cara Johan menatap sang mama.


" Ayah.." gumam Sherly namun terdengar jelas oleh Andrew yang ikut menatap pria paruh baya yang sedang menatap Dina dengan tatapan rindu yang sangat luar biasa.


Dina menoleh dengan cepat saat sebuah suara yang begitu familiar di telinganya. Air matanya tak terbendung lagi saat melihat sosok itu berdiri begitu nyata di hadapannya kali ini.


" Johan." Kata Dina kemudian berdiri dan segera berhamburan ke pelukan pria yang kini menyambutnya dengan sangat gembira.


Anna ikut terharu menyaksikan pertemuan itu. Ia juga bersyukur kepada Tuhan bisa menyatukan mereka. Janjinya kepada Johan akhirnya dapat ia tepati.


Andrew melangkah mendekati Anna dan memeluk wanita itu dengan erat.


Sherly melangkah berlahan mendekati Dina dan Johan yang sedang melepas rindu. Tangisannya pun ikut pecah saat kata ayah meluncur dari bibirnya. Hatinya begitu bahagia karena bisa memanggil nama itu.


Johan menoleh dan Dina berkata kalau dia adalah anak kita. Anak yang ia pikir telah ia tinggalkan demi wanita lain. Anak yang selama ini ia perjuangkan agar memiliki keluarga yang utuh.


Johan memeluk Sherly yang kini telah terisak. Johan meminta maaf kepada sang putri karena ia tidak bisa menjadi ayah yang baik. Bahkan ia telah menelantarkan sang putri dan membiarkannya hidup tanpa ayah kandungnya. Johan memeluk tubuh Sherly yang bergetar hebat. Begitupun Sherly yang memeluk tubuh pria paruh baya itu. Ia benar-benar merindukan sosok itu.

__ADS_1


" Ayahhh.... aku sangat merindukanmu." Kata Sherly di sela tangisannya.


" Ia sayang. Ayah juga sangat merindukanmu. Selama bertahun-tahun ini ayah selalu berdoa agar diberikan kesempatan untuk bisa melihatmu dan bertemu denganmu. Akhirnya hari ini Tuhan mengabulkan keinginan ayah sayang. Ayah bisa memelukmu seperti ini." Kata Johan yang ikut terisak.


Andrew dan Anna ikut terharu menyaksikan pertemuan itu.


Dalam hati Andrew bertekad untuk mengembalikan Anna kepada ayahnya. Ia tidak lagi jadi pria yang egois. karena sebuah ke salah pahaman ia harus membenci sang ibu dan membuat Ayahnya selama ini menahan diri untuk tetap berpisah. Kini Andrew tahu kalau selama ini David menghargai perasaanya. Dan selalu menyayangi nya dengan sangat luar biasa. Andrew masih yakin kalau David sangat mencintai Anna. Andrew tersenyum senang saat sebuah rencana berkeliaran di pikirannya.


Kini ia ingin memiliki keluarga yang utuh. Setelah semua ke salah pahaman yang menjadi penghalang bagi mereka.


Sherly tersenyum bahagia kemudian ia melirik Anna dan Andrew. Sherly memperkenalkan Andrew sebagai suaminya. Johan begitu terkejut. Ia tidak menyangka kalau Sherly telah menikah dengan Andrew yang semakin membuat Johan tidak percaya kalau takdir memang ada. Kalau Andrew adalah putra Anna yang selama ini ana ceritakan.


Andrew mendekati Johan dan mencium tangan Johan sebagai tanda hormat nya kepada ayah mertuanya.


" Anna apakah takdir berpihak pada kita. Ternyata anak kita benar-benar berjodoh." kata Johan yang membuat Anna tersenyum.


Sherly dan Andrew saling bertatapan mereka juga tidak menyangka kalau kedua orang tua mereka telah pernah mengucapkan janji seperti itu.

__ADS_1


Anna dan Dina akhirnya kembali berpelukan. Ia sangat berterima kasih kepada Anna karena telah kembali menyatukan keluarganya.


Anna hanya meminta Johan dan Dina agar tetap selalu bahagia. Anna juga meminta Johan untuk segera menikah dengan Anna agar menantunya memiliki keluarga yang utuh.


__ADS_2