Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 56


__ADS_3

Cinta tak perlu alasan untuk seseorang merasakannya akan tetapi rasa benci dan sakit hati pasti perlu alasan untuk merasakannya.


Cinta datang tanpa diundang begitupun perginya tanpa permisi.


Cinta membuat orang bisa gila, melakukan hal tak pernah ia lakukan sebelumnya.


Cinta bisa membuat keajaiban dalam hidup yang tak pernah bisa kita duga.


Cinta adalah sebuah rasa yang tanpa pernah kita tahu seperti apa bentuk dan wujudnya.


Orang yang tahu arti cinta sejati hanya orang yang mengerti akan ketulusan dan rasa ikhlas.


Cinta akan tumbuh semakin besar dan kuat, tergantung bagaimana kita merawatnya.


Kepercayaan adalah hal kunci seseorang bisa membuat cinta itu menjadi indah.


Cinta juga tak akan pernah memilih dengan siapa seseorang akan merasakannya.


Jika kita tidak bisa melakukan hal tersebut cinta itu akan pergi meninggalkan bekas luka yang begitu dalam tanpa berujung.


Cinta selalu membuat orang cemburu, bahkan cemburu mampu membuat orang lupa akan sesuatu yang logis.


Cemburu adalah bentuk rasa dari sebuah perasaan yang dibentuk akibat rasa sebuah cinta.

__ADS_1


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sherly yang kini duduk di sofa merasa aneh. Ia terus menatap seisi rumah tersebut. Ia belum sempat menanyakan kepada suaminya rumah siapakah itu.


Andrew berjalan mendekati Sherly dengan beberapa makanan kecil yang sengaja ia siapkan untuk sang istri.


" Apa masih sakit sayang?" tanya Andrew kepada Sherly yang membuat wanita itu bersemu merah.


Sherly tahu kemana arah pembicaraan Andrew itu. Dengan malu Sherly hanya bisa menggelengkan kepala dan ia tidak berani menatap mata sang suami yang terus menatapnya.


" Sayang...maafkan aku tentang yang semalam. Mungkin aku terlalu kasar denganmu. Maaf kan aku sayang. Aku harap kau tak marah denganku. Dan satu lagi sayang. Terima kasih karena kau telah menjaganya untukku." Kata Andrew kemudian ia memeluk erat tubuh Sherly. Ia memeluk erat tubuh mungil itu. Sherly benar-benar merasa malu dengan semua pertanyaan Andrew yang di tujukan padanya. Karena hal tersebut adalah pengalaman perta.a bagi Sherly. sedangkan Andrew itu adalah hal yang sudah sering kali ia lakukan sebelum ia bertemu dengan Sherly l, orang yang pertama kali mengisi hatinya dengan cinta. Wanita pertama yang bisa menyentuh dan mengajari Andrew dengan rasa yang tak pernah ia rasakan dengan perempuan lain.


" Andrew bolehkah aku bertanya padamu?" kata Sherly.


" Rumah siapa ini?" Tanya Sherly.


Andrew tersenyum mendengar pertanyaan yang dilontarkan sang istri padanya.


" Sayang..semua ini adalah milikmu sayang. Awalnya kemarin aku berencana memberikan ini kepadamu. tapi..." kata itu terpotong karena Sherly menutup mulut sang suami


" Maafkan aku Andrew. Aku benar-benar tak sengaja bertemu dengannya. Percayalah padaku." Kata Sherly dengan mata yang penuh dengan pengharapan.


Andrew tersenyum. Mungkin ia terlalu sangat menyayangi gadis itu. Sampai ia lupa diri bila ada yang dekat dengan gadis yang merupakan miliknya. Andrew berubah jadi pria yang overprotektif terhadap Sherly. Ia paling tidak senang bila ada pria lain yang menyentuh dan memperhatikan Sherly.

__ADS_1


Sherly tersenyum lega saat melihat senyum Andrew. Sherly memeluk erat sang suami. Andrew yang tiba-tiba saja di peluk seperti itu mematung. Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Bahkan wajahnya berubah merah. Andrew sangat senang karena ini pertama kalinya Sherly bersikap mendahului dengannya. Apalagi bersikap seperti sekarang ini. Sherly mau memeluknya lebih dulu.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sherly begitu bahagia karena Andrew melakukan sesuatu yang membuatnya bahwa ia sadar keajaiban itu ada. Andrew mengajak Sherly untuk mengunjungi sebuah bangunan yang terletak di pusat kota. Itu adalah sebuah butik yang khusus ia bangun untuk sang istri. Andrew tahu Sherly begitu menginginkan hal tersebut. Memiliki butik yang memiliki brand nya sendiri.


Sherly begitu bahagia saat menerima hadiah yang luar biasa tersebut. Ia tidak berhenti tersenyum. Sehingga membuat Andrew merasa desir hangat saat melihat senyum Gadis yang telah banyak membuatnya berubah.


Hari lepas hari. Waktu berganti dengan cepat. Cinta mereka tumbuh seiring waktu. Sherly yang kini semakin sibuk dengan kuliahnya. Ia semakin semangat untuk kulihat dan menyelesaikan pendidikannya. Karena ia ingin mengembangkan kariernya disana. Dina juga membantu Sherly di butik. Sejak ia memutuskan untuk berpisah dengan Bram. Bahkan Andrew membiarkan Dina tinggal dengan mereka di rumah baru mereka. Sherly berusaha keras untuk menyelesaikan kuliahnya. Ia ingin segera menjadi ahli di bidang desainer. Karena kesibukannya mengejar mata kuliah yang ketinggalan. Sherly lebih banyak menghabiskan waktunya di kampus dan butik miliknya. Sementara Andrew pun sibuk melakukan pekerjaannya. Ia benar-benar melakoni tugasnya dengan serius sebagai seorang CEO. Sebelumnya ia hanya sekedar menjadi pemimpin namun cinta mampu merubahnya. Ia memiliki keinginan untuk menjadi pria yang bertanggung jawab. Dan ia ingin membahagiakan istri tercinta dan anak-anaknya kelak.


Mereka jarang bertemu. Apa lagi Andrew sering kali pergi keluar negri untuk mengurus perusahaan yang kini sepenuhnya telah dilimpahkan padanya.


Rasa rindu mereka hanya bisa terobati melalui pesan dan panggilan video yang tak pernah absen mereka lakukan. Sherly sering kali merasa seperti memiliki suami orang penting di dunia. Seakan semua pekerjaan di dunia Andrew yang melakukan. Namun ia berusaha mengerti kalau Andrew adalah pemilik perusahaan besar yang sangat berpengaruh di dunia.


" Sayang... jangan lupa makan dan jangan terlalu capek berkerja. Kau bukan robot." Pinta Sherly kepada Andrew.


Senyum pria tampan itu terpampang jelas di layar ponsel miliknya. Senyum yang selama ini membuat Sherly bertekuk lutut dan semakin takut kehilangan pria gagah itu.


" Ya sayang... tenang saja aku akan jadi pria yang kuat dan sehat untukmu. Apalagi nanti aku akan memproduksi produk baru yaitu Andrew junior." goda Andrew.


Semua yang ia katakan itu sukses membuat Sherly merona. Sudah lama mereka tidak tidur dalam satu kamar karena kesibukan mereka masing-masing. Mungkin Tampa munafik Sherly merindukan keperkasaan pria itu.


Ada rasa cemas saat mengingat hal itu. Apa Andrew akan mampu menahannya. Secara ia adalah pria yang selalu membutuhkan itu. Dia pria dewasa yang sangat normal. Ia ingin rasanya Sherly mengingatkan dan bertanya padanya tentang hal itu. Akan tetapi ia merasa malu kalau 5erlalu terbuka meskipun dengan suaminya sendiri.

__ADS_1


" Tenang sayang... jangan khawatir aku akan setia. Aku tidak kan membuang benih berhargaku lagi. Semuanya adalah milikmu sayang. Hanya kau yang berhak dengan itu. Karena kau pemilik diriku sayang. Ya meski terkadang aku sering sedikit tergoda sayang. " kata Andrew yang paham dan mengerti dengan kegelisahan di wajah istrinya itu.


__ADS_2