
Andrew tak berhenti memandang wajah cantik Sherly ya g Tertidur pulas karena kelelahan akibat ulahnya Seluruh tubuh Sherly kini dengan jelas telah dipenuhi tanda cinta kepemilikannya m. Andrew akhirnya memutuskan untuk mandi sebelum ikut masuk kedalam selimut dan pergi ke alam mimpi bersama dengan Sherly.
Hari itu adalah hari yang indah dan nikmat tiada Tara bagi kedua insan itu.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sherly berlahan membuka matanya. Tubuhnya benar-benar terasa sangat berat dan kaku. Pipinya bersemu merah saat melihat Andrew yang masih terlelap disebelahnya dengan posesif memeluk tubuhnya. Sherly benar-benar merasa malu saat ingat ia meracau dan mendesah saat melakukan hal itu. Bahkan yang lebih membuatnya malu saat ia ingat kalau ia tidak ingin Andrew berhenti bahkan ia meminta. Andrew melakukanya terus dan terus.
Ahh... Sherly benar-benar mati malu saat mengingatnya. Ia bingung harus menghadapi Andrew dengan cara apa. Ia pasti akan merasa tidak mampu memandang wajah suaminya karena rasa malu luar biasa. Sherly berubah jadi buas dan liar saat bercinta dengan Andrew.
Sherly memutuskan untuk membuat sarapan usai membersihkan diri hampir seminggu ia berada di negara itu ia belum pernah sekalipun keluar apartemen sekedar untuk berjalan-jalan. Sherly memakai apron pink miliknya yang sudah di siapkan Andrew sejak ia tinggal di apartemen tersebut. Segala keperluannya sudah Andrew sediakan termasuk pakaian, make up dan lain-lainnya. Bahkan Sherly sudah bertemu dengan sekretaris Kim pengganti Steven. Kim sangat senang bisa bertemu dengan nona muda yang telah banyak merubah atasannya itu. Sejak Andrew mengenal cinta lagi. Andrew jadi lebih bersahabat dan ramah. Tidak angker seperti sebelumnya.
Kim bahkan siap sedia kapanpun saat Sherly membutuhkan sesuatu walaupun hanya sekedar garam dapur saat habis. Kim siap membawakannya. Awalnya Kim hanya asisten David yang membantunya di setiap cabang perusahaan milik keluarga Bastian, sejak Steven memutuskan untuk berhenti bekerja dengan Andrew karena hal yang sama sekali Sherly tidak ketahui. Andrew mengangkat Kim menjadi asisten pribadinya.
" Sayang..." Panggil Andrew dengan wajah bantalnya.
Sherly menoleh kearah suara yang memanggilnya itu. Sherly tersenyum kaku. Ia kembali mengingat keliarannya saat tadi malam. Wajahnya bersemu merah, dengan cepat ia mengalihkan pandangannya ke depan penggorengan. Sherly tidak ingin Andrew melihatnya merasa malu seperti itu. Itu akan membuatnya tidak berdaya.
Andrew melangkah mendekati Sherly dan memeluknya dari belakang dan mencium aroma tubuhnya. Sherly merasa geli dengan apa yang dilakukan Andrew. Namun Ia tidak bisa menolaknya. Pesona suami tampan meskipun baru bangun tidur melekat seperti parasit dalam diri Andrew sehingga Sherly tidak dapat menolaknya.
" Ayo kita jalan-jalan sayang. Apa kau tak bosan di rumah terus ?" kata Andrew yang menempelkan dagunya di bahu Sherly.
Senyum Sherly pun terbit.
__ADS_1
" Sungguh... kau mengijinkan aku kelua?"kata Sherly yang begitu antusias.
" Tentu saja sayang. Itu pun harus denganku." jawab Andrew yang membuat Sherly merasa senang.
" Apa kau tidak sibuk?" tanya Sherly. Ia berusaha tidak membuat Andrew harus meninggalkan pekerjaannya untuk mengantarnya jalan-jalan.
" Apa yang kau inginkan itu yang terpenting sayang. Aku ingin kau bahagia. " Jawab Andrew dengan suara lembut .
Sherly tersenyum bahagia. Ia berbalik dan memeluk tubuh suaminya dengan sangat erat. Ia benar-benar berterima kasih. Memang sejak lama ia ia gin keluar untuk tahu banyak tentang apa yang menarik di negara itu. Akan tetapi ia ragu untuk meminta ijin kepada suaminya itu. Sherly tahu Andrew sangat sibuk dengan segala pekerjaannya. Tiap malam Andrew pulang dengan wajah lelah namun Andrew selalu berusaha baik-baik saja di hadapan Sherly.
" Bersiap lah. Jangan buat aku menyerang mu pagi ini. Karena jelas kau telah menggoda ku lagi sayang." abisin Andrew yang membuat Sherly melepaskan pelukannya. Ia menyadari satu hal kalau saat ini ia tidak mengunakan Bra. Karena usai mandi ia langsung ke dapur untuk mempersiapkan sarapan. Wajah Sherly berubah jadi merah saat sadar akan hal itu. Sherly segera berlari masuk kedalam kamar untuk bersiap.
Andrew tersenyum melihat Sherly yang malu dengan kata-kata nya.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
" Apa kau menyukainya sayang?" Tanya Andrew kepada Sherly yang menatap takjub makanan di hadapannya itu.
" Tentu saja Andrew ini sarapan terenak." Jawab Sherly dengan wajah yang berseri-seri saat memasukan makanan itu ke mulutnya.
Andrew senang karena Sherly menyukainya.
Sarapan itu berlangsung dengan sangat romantis di pagi hari yang cerah dengan cuaca yang sangat indah. Meskipun di negara itu sedang musim dingin namun. Kehangatan cinta diantara kedua manusia itu membuat rasa dingin itu menghilang.
__ADS_1
Usai sarapan Andrew mulai mengajak Sherly kesebuah tempat wisata yang terkenal. Mereka berdua menyusuri jalan dengan berjalan kaki. Andrew menggenggam erat tangan Sherly begitupun Sherly yang terus menempel pada Andrew.
Canda tawa pun terjadi di setiap momen mereka. Itu akan jadi sebuah kenangan indah dalam hubungan mereka.
Hari semakin siang. Andrew memutuskan untuk mengajak Sherly makan siang di sebuah restauran bintang 5 yang terkenal. Sherly sangat bahagia dengan keromantisan Andrew berikan padanya.
Dari sebuah tempat sepasang mata menyaksikan dengan marah yang luar biasa. Hatinya terkoyak saat menyaksikan keromantisan pasangan itu.
Ia semakin kuat untuk niatnya memisahkan Andrew dan Sherly. Rencana nya akan semakin matang untuk memisahkan pasangan itu. Apalagi setelah ia memutuskan untuk bekerja sama dengan Steven ia yakin rencananya akan berhasil.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Hari yang indah.
Sherly dan Andrew setelah seharian berjalan-jalan. Kini Sherly sudah duduk di sofa apartemen milik suaminya itu. Ia terpaksa pulang karena Andrew mendapat Telepon dari Kim agar segera kembali kekantor untuk melakukan hal yang mendesak.
Awalnya Andrew ingin mengajak Sherly menginap di hotel yang sudah di siapkan untuk malam romantis yang tidak akan pernah dilupakan harus batal karena urusan mendesak.
Sebenarnya Sherly merasa sedih namun ia memahami suaminya yang berstatus sebagai pemimpin sebuah perusahaan besar. Sherly memutuskan untuk Mandi dan beristirahat.
Usai mandi Sherly tiba-tiba mendapat sebuah pesan yang mengatakan kalau Andrew mengalami kecelakaan. Dengan rasa panik yang luar biasa Sherly berusaha menghubungi Kim namun tidak ada jawaban. Ponsel Andrew dan Kim tidak bisa dihubungi. Itu semakin membenarkan kecelakaan itu benar-benar terjadi.
Dengan panik Sherly akhirnya memutuskan untuk keluar dan mencari keberadaan Andrew. Ia teringat akan mimpi yang ia alami. Jangan sampai itu benar-benar terjadi.
__ADS_1