
Setelah selesai mengganti pakaiannya. Andrew segera beranjak pergi meninggalkan ruang rawat tersebut. Meski Helen berusaha mencegahnya namun pria itu tidak peduli. Yang ada di pikirannya saat ini adalah Sherly. Kim berhasil menemukan Sherly di sebuah gedung kosong dengan keadaan yang tidak baik-baik saja.
" Bagaimana Sherly?" tanya Andrew dengan wajah cemas kepada Kim sekretarisnya.
" Nona sedang dirawat tuan." Jawab Kim sedikit takut.
Kim takut menceritakan semuanya. Lalu Kim menyerahkan sebuah rekaman yang berhasil diambil oleh nya saat upaya penyelamatan Sherly. Andrew segera membuka nya. Alangkah terkejutnya ia saat melihat Sherly yang menangis memohon kepada seseorang agar melepaskannya.
Sherly yang menghilang hampir 1 Minggu lamanya. Ternyata telah di culik seseorang dan ia hampir saja mengalami hal yang membuat nya menerima kenyataan pahit yang luar biasa. Sang penculik sengaja merusak wajah cantik Sherly dengan begitu kejam.
" Siapa yang berani melakukan hal ini?" Geram Andrew.
" Maaf tuan Kami belum tahu siapa dalang dibalik penculikan nona Sherly." Jawab Kim dengan penuh penyesalan.
Mobil mewah milik Andrew melaju dengan sangat kencang menembus keramaian. Sampai di sebuah rumah sakit ternama yang merupakan miliknya. Saat mobil berhenti Andrew bergegas keluar dari mobil dan melangkah cepat memasuki rumah sakit itu. Dengan perasaan yang tidak karuan Andrew menyusuri lorong rumah sakit itu. Sampai di depan sebuah ruangan. Andrew dengan cepat masuk. Dilihatnya sang istri terbaring tak berdaya dengan wajah yang penuh dengan luka.
" Aku akan membalas semua ini. Aku tidak kan pernah memaafkan orang yang telah berani melakukan hal ini pada istriku." gumam Andrew dengan wajah yang menakutkan.
Andrew segera meminta para dokter untuk merawat dan melakukan operasi plastik untuk membuat wajah Sherly kembali seperti semula.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
__ADS_1
Kini pria itu sedang duduk di sebuah ruangan menunggu Sherly sadarkan diri setelah menjalani beberapa orasi di wajahnya. Dokter mengatakan Sherly baik-baik saja dan kini hanya tinggal tunggu pemulihannya saja. Mungkin saat Sherly bangun ia pasti akan sedikit terkejut dengan keadaanya.
" Sayang.. kau telah sadar. Syukurlah." Kata Andrew dengan wajah yang sendu saat melihat Sherly membuka matanya.
Sherly yang berlahan membuka matanya mulai mengingat kejadian yang sebelumnya menimpanya. Yang ia ingat adalah dirinya yang di sekap di sebuah ruangan dan Seseorang berusaha mencelakainya dengan merusak wajah cantiknya. Sherly juga ingat saat ia menerima pesan dari seseorang bahwa Andrew mengalami sebuah kecelakaan dan akhirnya ia harus mendekam di sebuah ruangan yang gelap.
Sherly mulai panik. Namun ia sedikit tenang saat melihat wajah Andrew terpampang jelas di depannya. Sherly segera bangkit dan memeluk Andrew dengan sangat erat. Sherly menangis menjadi-jadi. Ia bahagia bahwa Andrew dalam keadaan yang baik-baik saja.
Andrew memeluk tubuh Sherly yang bergetar ia tahu bahwa saat ini Sherly sedang tidak dalam keadaan yang baik-baik saja. Dengan pelan Andrew bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi padanya.
Sherly menceritakan semuanya. Andrew yang mendengar cerita itu begitu sangat geram dan kesal. Ia berjanji akan mencari tahu dan segera menemukan pelaku yang telah berani mengusik istrinya itu. Ia akan membalas semuanya bahkan sangat mengerikan kepada orang yang telah berani menyentuh istrinya.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Andrew sampai saat ini masih meminta semua anak buahnya untuk mencari siapa dalang dibalik penculikan istrinya dan sampai berani melakukan hal yang kejam.
Selama ini Sherly hanya diam dan tidak berani berinteraksi dengan dunia luar karena rasa trauma yang begitu dalam.
Sherly dan Andrew telah kembali ke tanah air. Karena Anna dan Dina meminta Andrew kembali bersama dengan Sherly setelah mendengar kejadian yang menimpa Sherly. David dan Johan juga ikut membantu mencari pelaku yang telah berani melakukan hal keji itu.
" Sayang..." Panggil Andrew.
__ADS_1
Senyum Sherly merekah saat melihat Andrew sudah berdiri tak jauh darinya. Dengan senyum diwajahnya Andrew mendekati Sherly namun tiba-tiba saja wajah Sherly berubah menjadi pucat. Perutnya bergejolak dan ia dengan cepat berlari menuju kamar mandi. Sherly memuntahkan semua yang ada di dalam perutnya. Kepalanya terasa pusing.
" Sayang... Ada apa?" Tanya Andrew yang begitu cemas melihat keadaan Sherly yang sepertinya tidak baik-baik saja.
" Entahlah Andrew aku merasa mual dan pusing." Jawab Sherly dengan wajah yang pucat.
Andrew segera mengendong wanita itu dan membawanya kerumah sakit. Ia tidak ingin terjadi sesuatu kepada Sherly lagi. Andrew sangat panik. Meskipun Sherly berusaha menolak namun keras kepala Andrew membuat gadis itu menyerah.
" Bagaimana keadaan istri saya dok?" Tanya Andrew dengan sangat panik.
Sang dokter tersenyum senang.
" Selamat tuan sebentar lagi anda akan menjadi seorang ayah." Jawab sang dokter setelah melakukan berbagai rangkaian pemeriksaan kepada Sherly.
" Ap...apa dokter saya hamil." Kata Sherly yang berubah jadi bahagia mendengar apa yang dikatakan oleh Dokter tersebut. ia tidak menyangka kalau ia akan menjadi seorang ibu di usinya yang masih sangat muda.
" Andrew.. apa kau dengar, aku akan jadi ibu dan kau akan jadi ayah. " kata Sherly dengan penuh kebahagiaan terpancar jelas dari kedua matanya.
Namun Andrew hanya diam namun ia berusaha tersenyum dihadapan Sherly sebuah kenyataan yang pahit ia simpan dalam hatinya. Sherly yang kini telah hamil bukannya menjadi hal yang bahagia baginya namun sebaliknya. Sebuah kenyataan kalau ia sebenarnya mandul. Lalu siapa yang membuat istrinya hamil? Pikiran Andrew menjelajah jauh teringat akan kejadian penculikan Sherly. Andrew mengepalkan tangannya. Ia yakin orang tersebut telah menyentuh Sherly. Andrew begitu terpukul dengan berita kehamilan Sherly. Sementara kedua orang tuanya begitu bahagia mendengar berita kehamilan Sherly yang merupakan anugrah bagi mereka. Namun tidak dengan Andrew.
Kini Andrew hanya bisa berpura-pura bahagia dihadapan semua orang dengan kehamilan Sherly kali ini. Andai saja dirinya pria yang normal mungkin ini akan jadi kisah paling bahagia dalam hidupnya. Sayang nya hal itu hanya angan-angan bagi Andrew.
__ADS_1
Dering ponsel Andrew terdengar ia meraihnya ternyata yang menghubunginya adalah Helen. Mungkin berita Sherly tengah berbadan dua telah tersebar. Secara ia adalah menantu dari pengusaha terkenal David Bastian dan istri dari pangeran bisnis terkenal yaitu Andrew. Helen mulai mempertanyakan ayah kandung dari bayi yang Sherly kandung. Andrew berusaha menghentikan ucapan Helen. Yang Andrew inginkan saat ini adalah kebahagiaan Sherly. Ia tidak bisa memberikan kebahagiaan sebagai seorang ibu kepada Sherly setidaknya ia akan menjaga anak dalam kandungan Sherly dan kelak ia akan merawatnya juga. Andrew juga meminta Helen untuk merahasiakannya dari semua orang sebagai seorang teman Itu permintaan pria gagah yang kini terlihat tidak berdaya itu.