Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 68


__ADS_3

Andrew meski kesal masih bisa bersikap profesional. Kemudian dengan segala keramahan yang tersisa dalam dirinya ia mempersilahkan dua tamunya untuk duduk terlebih dahulu. Steven juga mengikuti jejak Helen yang sudah duduk di sofa seperti permintaan sang tuan rumah.


Andrew kemudian dengan cepat meminta sang sekretaris untuk mempersiapkan hidangan yang ditujukan kepada sang tamu.


" Mari kita selesaikan semuanya." Kata Andrew dengan nada dingin.


Steven hanya diam acuh tak acuh. Ia kesal karena Andrew kembali bisa dekat dengan Sherly. Steven merasa kesal dengan dirinya kalau ia terlalu lengah meninggalkan Sherly seorang diri di hotel. Seharusnya Steven tahu bagaimana Andrew, ia bisa saja melakukan berbagai cara agar membuat Sherly kembali kepadanya.


" Stev.. Lo mantan teman gue seharusnya Lo tahu betul hubungan gue dengan Sherly. Kami adalah sepasang suami istri yang sah." Kata Andrew dengan bangga. Hal itu sekaligus mempertegas kan hubungannya dengan Sherly di hadapan Helen juga.


" Gue dan Sherly saling mencintai. Gue tidak akan pernah meninggalkan Sherly apapun keadaannya. Jadi berhentilah menjadi parasit dan bakteri yang mengerumuni hubungan kami." Tegas Andrew lagi.


" Satu lagi gue tegaskan. Gue nggak akan pernah diam kalau ada orang yang berani menghancurkan hubungan gue dan pernikahan ini. Gue nggak akan pernah diam Kalian akan tahu seperti apa kalau gue bertindak jauh kali ini. " Kata Andrew dengan aura dingin mencekam menyelimuti dirinya.


Helen yang mendengar hal itu hanya bisa marah dalam diam. Ia benar-benar merasa kalah sebelum memulai perang. Ia semakin ingin menyingkirkan batu sandungannya dengan segera. Helen tidak menyangka kalau Andrew begitu mencintai wanita itu ketimbang dirinya. Begitu cepat Andrew melupakannya.


Helen tersenyum berpura-pura mengerti ia memutuskan untuk pergi tanpa mengatakan apapun. Andrew paham kalau Helen kesal dengan penegasan yang ia ucapkan kali ini. Itu akan baik baginya. Andrew tak mau lagi Helen menjadi pusat salah paham nya selama ini. Helen selalu berhasil membuat Sherly ingin pergi darinya. Itu tidak akan pernah terjadi lagi. Andrew akan melakukan berbagai macam cara untuk mempertahankan cintanya kali ini.

__ADS_1


Steven lelah menghadapi semuanya. Entah bagaimana lagi mendapatkan wanita yang selalu menghantui hidupnya. Ia tidak akan bisa bersaing dengan Andrew. Karena ia tahu Sherly telah lama jatuh cinta kepada pria dingin itu.


Steven memutuskan untuk ikut meninggalkan ruangan itu dengan sangat kesal. Tangannya mengepal dan pergi bersama rasa geram yang memenuhi hatinya.


Andrew bahagia menyaksikan hal itu kini tak ada lagi yang berani menyentuh cinta dan kehidupannya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


" Stev... tunggu. " Kata Helen yang sedari tadi menunggu Steven keluar dari ruangan Andrew.


Helen mengiring Steven ke sebuah ruangan. Ia ingin berbicara dan mengatakan rencananya kali ini. Helen sangat yakin kalau semua rencananya akan berhasil kali ini asalkan Steven mau diajak kerja sama.


Steven menyukai rencana Helen yang sangat sempurna itu. Steven dengan cepat menyetujui apa yang jadi partner kerja Helen kali ini. Steven memutuskan untuk kembali melawan Andrew apapun yang terjadi nanti. Asal Sherly menjadi miliknya ia akan melakukan berbagai cara.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Andrew melangkah cepat memasuki apartemen mewah milik nya. Ia tidak sabar ingin bertemu dengan Sherly. Awalnya Sherly akan kembali hari ini namun atas permintaan Andrew, Sherly menguntungkan niatnya untuk pulang hari ini. Andrew ingin mengajak Sherly pergi ke suatu tempat karena sejak mereka menikah Andrew belum pernah mengajak Sherly untuk berbulan madu.

__ADS_1


Andrew tersenyum senang saat melihat gadis itu ternyata sedang asik di dapur. Ia tahu Sherly pasti akan memasak untuknya karena ia mengatakan ingin pulang cepat hari ini. Dengan manja Andrew memeluk Sherly dari belakan dan mencium lekuk leher Sherly. Gadis itu terkejut mendapatkan serangan tiba-tiba seperti itu. Ia pikir ada orang jahat yang tiba-tiba masuk dan melecehkannya. Hampir saja ia melempar penggorengan yang ia pegang. Namun saat mencium aroma khas suaminya Sherly mengurungkan niatnya. Ia membalikkan tubuhnya menghadap Andrew dan ikut memeluk tubuh Andrew. Beberapa jam berpisah membuatnya merasa rindu kepada sang suami manjanya itu.


Andrew mengendong tubuh Sherly yang sebelumnya ia mematikan kompor. Ia sudah tidak bisa membendung keinginannya yang sudah meluap saat melihat Sherly berdiri dengan pakaian yang begitu seksi.


" Sayang... kau sengaja menggoda ku." Bisik Andrew di telinga Sherly.


" Mana ada. Semua pakaian yang kau siapkan untukku kekurangan bahan bahkan belum sepenuhnya jadi. Kau yang sepertinya sengaja suamiku. " Bisik Sherly dan memeluk erat tubuh Andrew yang telah menggendongnya.


" Sayang hanya aku yang boleh melihat ini semua. Ku kan membunuh orang lain yang berani melihat tubuh indah ini.


Kemudian Andrew mulai menyerang Sherly dengan ciuman panas. Yang sudah dibalas Sherly. Mereka bertempur di atas ranjang sore itu. Tanpa memikirkan lagi perut mereka yang sudah keroncongan karena kelaparan. Mereka menghabiskan waktu sore itu dengan bergulat di ranjang panas itu. Entah berapa kali mereka melakukanya sore itu. Mereka tak kenal lelah. Mereka benar-benar terhanyut dalam keromantisan kemabukan cinta dan nafsu. Andrew terus menggempur Sherly tanpa rasa lelah sedikitpun energinya terus bertambah saat tubuhnya menyentuh tubuh Sherly begitupun dengan gadis itu. Ia merasa terbang melayang saat kepuasan yang tiada Tara bisa ia dapatkan dari keperkasaan sang Andrew yang terus membuatnya menjerit nikmat. Sherly menikmati tiap sentuhan manis yang di berikan Andrew padanya. Bahkan Sherly tak ingin Andrew menghentikan mencumbunya.ia Benar-benar sudah kerasukan setan nafsu sore itu. Pergulatan itu tak kan berhenti sampai sang fajar memutuskan untuk kembali keperaduannya. Setiap sudut dan setiap tempat mereka melakukannya. Entah di sofa kamar, lantai bahkan kamar mandi pun jadi. Mereka sudah tidak peduli dengan kelelahan karena semua kan terobati dengan rasa nikmat surga yang saling mereka berikan.


Andrew tersenyum puas. dan merasa sangat puas tiap kali Sherly menjerit dan mendesah memanggil namanya. Sherly mendesah tak ingin Andrew menghentikannya. Suara manja itu semakin menambah daya di tubuhnya. Ia benar-benar pria yang perkasa gagah berani dan tak kenal lelah.


Dua insa itu benar-benar dimabuk cinta dan kenikmatan. Tanpa terasa hari pun sudah berganti gelap sang rembulan kini telah menampakkan dirinya menyinari langit yang gelap dan satu persatu bintang pun berkedip seolah-olah saling menyapa satu sama lain.


Sherly kini sudah terkulai lemas tak berdaya di ranjang mewah milik Andrew sementara pria itu kini hanya dia. di sebelah Sherly yang terlelap. Ia memandang indah dan takjub ke wajah cantik itu..

__ADS_1


__ADS_2