
Panggilan itu pun terputus. Ada sedikit rasa kecewa yang dirasakan Steven setelah mendengar semua yang di katakan Andrew tentang Sherly. Perhatian yang di berikan Andrew kepada sherly sungguh sangat berbeda. Steven mengingat saat pertama ia mengenal Andrew di bangku sekolah menengah pertama. Andrew pria yang sangat dingin. Akan tetapi ia hanya mau dekat dengannya dan seorang gadas yang bernama Helen. Andrew begitu sayang pada Helen, sampai ia mau melakukan apapun demi gadis itu. Akan tetapi sebagai orang yang paling dekat dengannya Steven tidak pernah mendengar sebuah kata cinta yang terlontar dari mulut pria dingin itu. Hanya bahasa tubuhnya saja yang mengatakan kalau Andrew takut kehilangan Helen.
Pikiran Steven kembali terbang ke masa lalu. Ia baru menyadari kalau Helen telah lama menghilang. Dan sejak saat itu juga Andrew kembali menjadi pria dingin bahkan berubah jadi kejam kepada wanita. Steven tersadar saat Sherly menyentuh tangannya. Steven menoleh sekilas dan kembali fokus karena ia masih pada posisi mengemudi.
Sherly bertanya ada apa dengannya. Steven hanya menjawab dengan gelengan kepala saja lantar tersenyum kecil. Sherly tidak melanjutkan keinginnanya untuk bertanya. Awalnya ingin menayakan kenapa Andrew sering berubah kadang ia menjadi orang yang begitu baik, kadang tiba-tiba ia berubah kembali menjadi dingin. Sheryl yakin Steven mempunyai jawaban atas pertanyaannya tersebut.
Steven dapat mengerti jelas apa yang akan Sherly ia tanyakan padanya. Lantas ia tersenyum lebar. ia hanya mengatakan kalau Andrew butuh waktu untuk menyadari semua nya. Ia pria yang lambat menyadari perasaanya. Steven juga meminta Sherly untuk selalu bersabar kepada Andrew. Semua itu ia katakan demi sebagai teman Sherly. Akan tetapi sebagai seorang pria ia merasa begitu sakit mengatakan hal itu.
Sherly terdiam dan hanya menganggukan kepalanya tanda menyetujui apa yang dikatakan Steven kepadanya.
Memang benar menghadapi pria seperti Andrew memang benar harus penuh dengan kesabaran dan pengertian. Apa lagi Sheryl telah banyak dengar cerita kalau Andrew banyak mengalami hal yang membuatnya kecewa di masa lalunya. Akan tetapi Steven belum pernah bercerita kepada Sherly prihal Helen gadis yang pernah mengisi hari-hari Andrew di bangku SMP. Kemudian setelah gadis itu pun menghilang. Andrew berusaha keras mencarinya. Sampai suatu saat Andrew tiba-tiba berhenti mencari keberadaan gadis itu, dan memilih untuk melupakan gadis itu.
__ADS_1
Kemudian Andrew kembali menjadi pria yang sangat arogan. Apalagi yang lebih diingat Steven saat mereka sudah duduk di bangku SMA. Andrew yang tumbuh menjadi pria remaja yang begitu tampan. Semua para gadis di sekolah itu begitu tergila-gila dengan sosok Andrew yang begitu tampan. Andrew mengambil kesempatan itu untuk bisa membalaskan sakit hatinya kepada seorang wanita. Siapa saja yang menurutnya pantas ia akan jadikan kekasih. Akan tetapi keesokan harinya Andrew akan cuek dan bahkan begitu dingin dengan sang gadis yang semalam ia ajak berkencan. Andrew bahkan tidak peduli saat gadis itu menangis dan memohon padanya untuk kembali. Andrew sama sekali tidak peduli rasa itu semakin membuat Andrew bahagia dan puas.
Sampai suatu saat ada seorang gadis yang semalam ia kencani. Keesokan harinya gadis itu mencari keberadaan Andrew. Ia memohon kepada Andrew untuk tidak memutuskan hubungan denganya. Akan tetapi kesepakatan tetaplah sebuah kesepakatan. Andrew aebelum menerima gadis yang ia pacari. Ia telah mengatakan kalau ia tidak suka pacaran dengan gadis yang sama lwbih dari sehari. Para gadis itu tidak peduli yang terpenting baginya, mereka bisa menjadi pacar sang idola. Mereka kebanyakan terlalu percaya diri kalau mereka bisa membuat Andrew memacarinya lebih dari sehari. Mereka juga percaya kalau Andrew bisa mereka taklukan apa lagi setelah mereka melakukan hal melebihi usia mereka.
Semua pikiran mereka salah. Banyak pengorbanan yang mereka lakukan akhirnya akan sakit dan kecewa. Andrew bukan pria lain yang begitu mudah di taklukan.
Kali ini kasusnya berbeda. Andrew begitu menghormati Sheryl bahkan Andrew tidak lagi melakukan hal yang meyakiti Sherly. Andrew belakangan ini begitu menjaga gadis itu. Bahkan sejak pertama menikah sampai sekarang Andrew belum pernah menyentuh gadis itu. Dulu dengan alasan kalau ia jijik dan tidak sudi menyentuh barang yang di belinya. Namun seiring waktu pikiran itu berubah. Andrew ingin segera memiliki Sherly seutuhnya. Namun ia tidak ingin memaksa Sherly, Andrew ingin Sherly memberikanya kepadanya dengan cinta dan penuh kasih.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Andrew tengah duduk di ruang kerjanya. Pikiranya melayang dimana ia melihat Sherly tengah tersenyum bahagia. Bibir itu pun ikut menyunggingkan senyum. Namun tiba-tiba senyum itu menghilang saat sosok yang selama ini telah ia buang jauh-jauh tiba-tiba muncul lagi.
__ADS_1
Ya... Helen.
Wanita itu sengaja hari ini kembali lagi ke Kantor Andrew ia sengaja ingin mengoda pria dewasa itu. Karena Helen yakin kalau ia akan bisa kembali menaklukan hati Andrew yang sekokoh gunung es itu.
Dengan gaya yang begitu menggoda dan bahkan Pakaian yang sengaja ia pakai terlalu terbuka untuk merangsang hal yang besar.
Helen mendekati Andrew yang sedang duduk di meja kerjanya menatap layar laptop. Ia sengaja langsung memeluk pria itu dari belakang dan mwncium pipi Andrew. Dengan sangat terkejut Andrew langsung berdiri dan menghempaskan tubuh gadis itu sehingga Helen harus mendaratkan pantat moleknya di lantai itu.
Helen meringis kesakitan dan sengaja menitikan. air mata untuk menarik simpati Andrew. Di luar dugaanya Andrew meninggalkanya begitu saja. Helen hanya diam dan merasa sangat kesal. Karena segala usaha dan rencannya kembali gagal. Helen berdiri dengan rasa kesal dan marah kepada pria itu. Helen tidak menyangka kalau Andrew bisa begitu tega membiarkannya, meskipun ia sudah berakting dengan begitu sempurna saat itu. Bahkan mungkin ia akan mendapatkan penghargaan atas aktingnya tersebut.
Helen berdiri dengan rasa sakit yang menjalar di b*k*ngnya karena telah berciuman mesra dengan lantai kantor milik Andrew. Tanoa sengaja matanya menangkap sebuah pesan di laptpp milik Andrew yang ia tinggalkan begitu saja. Disana tertulis kalau Sheryl menghilang. Tulis pesan Steven untuk Andrew. Helen mengerutkan keningnya saat matanya menangkap sebuah nama di pesan tersebut. Helen mulai memikirkan sesuatu. Ia harus segera bertindak. Itu pikirannya yang ada di dalam otaknya.
__ADS_1