Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 46


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini Sherly memilih diam di daalam kamar. Tubuhnya sudah kembali pulih namun hatinya tak kunjung sembuh.


Wati begitu khawatir melihat majikannya seperti itu. Yang hanya diam tanpa mau melakukan apapun. Sherly teringat sesuatu saat ia berada di rumah sakit. Setiap malam Sherly selalu seolah-olah seperti mimpi namun serasa begitu nyata seorang pria datang ke kamar rawatnya. Pria itu duduk di sebelah ranjangnya mengenggam hangat tangan Sherly. Kehangatan itu begitu nyata menjalar di tubuhnya. Akan tetapi pria itu tidak mengatakan apapun hanya menatapnya penuh dengan arti. Setelah fajar tiba pria itu menghilang. Sherly terus memikirkan hal itu. Ia yakin kalau itu bukan mimpi seperti pikirannya. Sherly yakin kalau itu adalah suaminya Andrew. Andrew datang tiap malam menemani Sherly.


Flash back on.


Andrew yang berdiri di depan pintu ruang rawat Sherly hanya bisa menatap sedih keadaan gadis itu tanpa bisa melakukan apapun. Andrew merasa kesal saat Steven dengan begitu telaten menyuapi Sherly. Saat tahu Sherly dirawat dari Asisten rumah tangga nya Andrew segera meluncur menuju rumah sakit ini. Ingin rasanya ia berlari masuk dan memeluk tubuh Sherly memberikan perhatian penuh saat ia sakit seperti ini itu pasti karena perbuatannya. Andrew kesal dan marah tidak dapat melakukan apapun kali ini. Ia hanya bisa berharap Sherly cepat pulih dan kembali seperti sedia kala. Andrew juga berharap Sherly akan mengerti dengan situasi yang ia hadapi saat ini. Ia tidak ingin kehilangan Sherly. Hanya itu alasan Andrew berbuat seperti ini.


Dengan langkah pelan Andrew terpaksa meninggalkan ruang rawat Sherly. Alangkah terkejutnya ia saat Helen sudah berdiri di hadapanya ia bertanya kepada Andrew mengada ia berada di rumah sakit apa Ia sedang sakit. Andrew segela menggeleng. Dan melangkah pergi menjauh dari kamar itu Andrew tidak ingin Helen tahu kalau ia datang kesana untuk menemui sang istri. Andrew tidak ingin Helen bertidak diluar dugaanya. Karena itu akan menghancurkan rencananya. Andrew segera melangkah meninggalkan tempat itu. Helen menyusulnya namun hatinya tetap merasa ada yang aneh dengan Andrew yang tiba-tiba datang kerumah sakit kalau tidak ada tujuan yang penting.

__ADS_1


Andrew segera menuju mobilnya kemudian di susul Helen yang selalu mengekorinya kemana pun ia pergi. Andrew merasa lega karena Helen tidak bertanya terlalu banyak. Kalau itu terjadi dan Helen tahu Sherly sedang di rawat di sana mungkin Helen akan langsung menemui Istri nya itu dan mengatakan segalanya. Sherly pasti akan pergi meninggalkannya. Dan Andrew akan kehilangan Sherly untuk selamanya.


Setiap malam Andrew melakukan hal yang sama. Namun saat gadis itu tertidur dan Steven sudah pergi Andrew memberanikan diri masuk ke dalam kamar rawat Sherly. Ia meluapkan rasa rindunya kepada gadis yang telah mengisi penuh hatinya dengan cinta. Air mata menetes dari pelupuk matanya. Andai ia memutar kembali mungkin lebih baik ia tidak akan pernah bertemu dengan gadis tersebut. Andai ia tahu kenyataan itu lebih awal dan berakhir jatuh cinta mungkin ia tidak akan memberikan sebuah janji kepada gadis itu. Dan mungkin ia tidak kan membiarkan hatinya untuk jatuh cinta kepadanya.


Ini murni karena kesalahannya sehingga hal buruk ini tidak bisa ia hindari.


Pernikahan Karena sebuah hutang yang harusnya tidak pernah terjadi.


Sherly kini duduk dengan jas milik Andrew yang ia temukan tergantung rapi di kamarnya. Ia memeluk erat jas tersebut. Aroma parfum maskilin milik Andrew masih tercium jelas oleh indra penciumannya. Ia tahu Andrew pernah datang ke kamar ini tanpa ia tahu. Wati pernah mengatakan kalau Tuan nya pernah datang saat ia berada dirumah sakit. Wati mengatakan kalau Andrew selalu pulang larut dan pergi saat matahari belum bersinar. Tuan nya tidak pernah mengatakan apapun. Akan tetapi sejak Sherly kembali Wati mengatakan kalau ia tidak pernah bertemu dengan Andrew sekalipun.

__ADS_1


Sherly semakin yakin kalau Telah terjadi sesuatu kepada Andrew. Sherly merasa sedik kenapa Andrew menghindarinya bahkan Sherly berfikir kalau Andrew telah menemukan wanita lain yang dapat memenuhi semua keinginnya. Sherly merasa sangat marah pada dirinya. Andai saja waktu itu ia melakukan kewajibannya kepada Andrew mungkin tidak akan seperti ini. Sherly tahu kalau Andrew adalah pria dewasa yang normal. Dan sudah seharusnya Ia memberikan hak Andrew sebagai suami sahnya, apapun yang terjadi. Namun Sherly terlalu egois. Ia lebih mementingkan hatinya daripada kewajibannya sebagai seorang istri. Sherly menangis dan benar-benar merasa bersalah dalam hal ini. Ia sendiri yang membuat Andrew harus berlari menjauh darinya dan memilih bersama wanita lain ketimbang denganya.


" Maafkan aku Andrew, andai saat itu aku tidak naif mungkin kau masih berada disini bersamaku. Bahkan kita sudah hidup bahagia. Meskipun kau tak mencintaiku. Tapi itu adalah tugasku. " Batin Sherly di sela tangisannya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Di tempat lain...


Helen yang sudah berdandan dengan sangat cantik kini ia bersiap pergi untuk menemui Andre. Helen merasa bagia karena Andrew tak lagi menolaknya. Rencananya berhasil sempurna untuk menaklukan bank emas seperti Andrew. Dan Helen yakin tidak lama lagi ia akan menjadi istri dari sang pewaris tunggal. Dengan sedikit bumbu dan racikan yang ia sempurnakan sudah menjadi jamu yang ampuh untuk menaklukan sang pangeran.

__ADS_1


Kini ia sudah melenggang dengan cantik menuju ruangan Andrew. Sejak kejadian itu ia sudah tidak kesulitan lagi menemui Andrew, ia bahkan bisa bebas kapanpun masuk ruangan Sang CEO. Helen tidak petnah menyerah sekalipun Andrew masih terkadang bersikap dingin padanya. Meski Andrew tidak lagi menolak namun masih ada jarak yang membatasi antara dirinya dan Andrew. Helen masih belum seutuhnya menaklukan hati Andrew. Ia selaku menolak Helen saat Ia berusaha menyentuhnya. Bahakan Andrew berusaha menghindar dengan alasan pekerjaanyam Helen wanita yang pintar ia sudah menyusun rapi rencananya. Termasuk mencari tahu siapa istri Andrew. Ia bahkan pernah sekali memotret dirinya bersama dengan Andrew saat ia mendapati Andrew sedang tertidur pulas di kamar pribadi di ruang kerja Andrew. Ia sengaja meminta seseorang untuk mengambil gambarnya bersama dengan Andrew seolah-olah ia habis melewati malam yang panjang bersama Andrew.


Helen tersenyum senang saat masuk dan medapati pria itu tengah asik dengan beberapa pekerjaan yang ada dihadapanya. Helen mendekati Andrew namun reaksi pria itu masih sama. Helen memulai lagi aksinya. Ia berjalan dengan annggun mendekati Andrew yang tidak mempedulikan kedatangannya. Helen tidak menyerah ia akan melakukan apapun untuk merebut posisi nyonya bastian yang kini di sandang Sherly. Sedikit demi sedikit ia akan mengeser posisi itu. Dengan mulut ular yang ia punya ia akan merebutnya. Helen adalah wanita yang cerdik dan licik. Demi harta ia akan melakukan apapun.


__ADS_2