
Kini mereka berdua sudah duduk di dalam mobil milik Andrew, Sherly Bakhir ya membuka suara prihal kejadian tadi dan kemana Andrew akan membawanya.
Andrew tampak diam kemudian ia melirik Sherly yang tampak frustrasi karena tidak mendapat jawaban dari pertanyaan nya tersebut.
Andrew tersenyum senang karena ekspresi wajah Sherly begitu lucu dan menggemaskan bagi Andrew. Dengan spontan pria itu akhirnya mencubit pelan pipi mulus Sherly yang membuat yang punya terkejut.
Andrew akhirnya memberikan senyum senang kepada gadis itu. Dan ia menjawab pertanyaan Sherly. Andrew akan membawa Sherly untuk makan disitu tempat karena sejak tadi ia belum makan apapun sejak ia memutuskan untuk kembali karena ulah Steven yang menjengkelkan.
Sherly tersenyum mendengar jawaban Andrew dan menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan ajakan Andrew tersebut
Mobil itu pun melesat pergi menuju sebuah rumah makan mewah di pusat kota. Sampai di tujuan yang mereka inginkan, Andrew menghentikan mobilnya dan hendak turun akan tetapi Sherly melarangnya karena baginya itu akan sangat berbahaya kalau ia harus terlihat berdua dengan CEO ini di tempat umum. Apalagi ini adalah restoran populer di kota tersebut.
Andrew tampak berfikir sejenak tentang permintaan Sherly yang mungkin baginya tidak masuk akal. Sherly menjelaskan kalau ini bukan waktu yang tepat untuk orang lain tahu kalau mereka adalah sepasang suami istri.
Andrew akhirnya menyetujui permintaan Sherly karena ia tidak ingin berdebat dengan Sherly. Awalnya Andrew ingin mengajak Sherly untuk menikmati makan siang yang romantis yang hanya berdua dengannya di tempat yang indah.
" Bagaimana kalau kita pergi ke villa tempat ayahku. Aku akan membuatkan makanan special untukmu." Tukas Sherly yang di setujui oleh Andrew tanpa banyak berkata.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Mobil Andrew pun melaju menuju sebuah tempat yang sedikit terpencil jauh dari keramaian kota. Tempat tersebut hanya di tempuh 15 menit dari tempatnya saat ini.
__ADS_1
Suasana mulai berubah menjadi lebih asri dengan pepohonan yang rindang. Angin pun berubah sejuk. Sherly yang begitu menyukai pemandangan alam pegunungan. Mulai membuka jendela mobil dan ia melakukan hal yang paling ia suka. Menikmati sejuknya udara itu dengan mengeluarkan salah satu tangannya.
Andrew begitu senang melihat pemandangan itu. Itu mengingatkannya pada sesuatu dimana ia pertama kalinya merasa bahagia melihat gadis itu tersenyum dengan lepas tanpa beban di wajahnya.
Andrew kembali terpesona dengan kecantikan yang begitu alami yang dimiliki Sherly. Dia benar-benar terlihat sangat cantik hari ini.
Andrew semakin tidak bisa mengendalikan dirinya. Sampai akhirnya ia menepikan mobil itu dan setelah mobil berhenti. Andrew dengan cepat menarik tubuh Sherly.
Cup....
Sebuah ciuman mendarat di bibir indah milik Sherly membuat gadis itu mematung. Matanya membulat sempurna. Ia sama sekali tidak punya antisipasi apapun tentang kejadian itu. Ia hanya hanya bisa pasrah saat Andrew mulai melancarkan aksinya. Sherly yang hanya diam mulai menikmati setiap sentuhan yang diberikan suaminya padanya. Matanya mulai terpejam, akan tetapi ia masih terlalu kaku untuk mengimbangi permainan Andrew tersebut.
Ciuman itu semakin lama berubah jadi ciuman panas, yang semakin ingin menuntut lebih jauh. Gejolak di tubuh Andrew mulai berontak dan menuntut yang lebih dari itu.
Kriiukkkk...kriukkk....!!!!
Suara perut Andrew terdengar jelas. membuat Andrew akhirnya menghentikan aksinya. Wajahnya berubah jadi merah karena malu. Ia mengumpat pada perutnya kenapa ia merusak momen yang begitu romantis itu.
Sherly yang mendengar suara itu segera tersenyum dan menutup mulutnya. Ia tidak mungkin membiarkan dirinya tertawa karena itu pasti akan membuat Andrew semakin malu bahkan itu bisa berubah marah besar.
Dengan menutupi rasa malunya Andrew akhirnya mengajak Sherly untuk t melanjutkan perjalanannya.
__ADS_1
Mobil itu pun kembali berjalan dan melaju di jalanan menuju villa milik keluarga Sherly. Sebenarnya bisa saja Andrew mengajaknya ketempat miliknya akan tetapi tempatnya terlalu jauh. Andrew sudah sangat kelaparan..
🌷🌷🌷🌷🌷
Sherly yang sudah sibuk di dapur bersama Bibik yang mengurus villa tersebut. Sherly mempersiapkan makanan makanan sederhana yang bahannya sudah tersedia di kulkas.
Setelah siap Sherly menata dengan apik semua makanan yang ia buat di meja makan. dan mempersilahkan Andrew untuk makan.
Andrew begitu kagum dengan makanan yang di suguhkan Sherly untuk nya. Dan Andrew kembali terperangah dan takjub dengan keahlian Sherly. Makanan rumahan yang sudah lama tidak pernah Andrew santap.
Andrew mulai menyantap makanan tersebut. Entah kapan terakhir kalinya ia menyantap makanan seperti itu. Matanya mulai berkaca-kaca, jantungnya berdebar kencang. Kilasan masa lalu mulai menari-nari cantik di pikirannya. Senyum seorang wanita yang begitu cantik terbayang jelas. Wanita tersebut dengan telaten menyuapi seorang anak laki-laki. Bahkan wanita itu sering merayu anak laki-laki tersebut tatkala ia tidak mau membuka mulutnya untuk makan. Rasa makanan itu begitu lezat dan nikmat, sehingga Anak laki-laki itu tidak pernah bosan menyantap nya.
Seorang wanita yang begitu cantik selalu berada di dapur untuk membuatkan makanan untuknya. Setelah itu ia selalu menyuapinya dengan sangat penuh kasih sayang.
Sampai suatu saat hal buruk terjadi. Dimana pagi itu anak laki-laki itu yang baru saja bangun hendak berlari mencari wanita itu. Dan betapa terkejutnya ia saat melihat wanita yang di carinya telah berdiri di ambang pintu seraya menatapnya dengan penuh air mata. Anak laki-laki tersebut berlari namun saat ia berada di depan wanita itu kata kejam terlontar dari mulutnya.
" Jangan sentuh aku, pergi....!!!" Teriakan wanita menggelegar di seluruh ruangan.Dengan penuh air mata Anak laki-laki itu mematung saat mendengar teriakan itu. Ia hanya bisa terdiam saat melihat wanita itu pergi menjauh dan menghilang.
Seorang pria duduk di pojok ruangan ia hanya diam tidak berbuat apapun pada saat itu. Yang ia katakan adalah.
" Wanita racun dunia nak. Jangan pernah kau terpikat dengan wanita. Karena itu akan menghancurkan mu. Apalagi kau jatuh cinta rasanya begitu menyakitkan nantinya. " Kata pria itu kepada Anak laki-laki yang kini duduk di pangkuannya. Pria itu menangis dan terlihat begitu terluka.
__ADS_1
Hari lepas hari. Anak laki-laki itu terus menangis dan selalu menunggu di depan pintu berharap sang wanita kembali karena ia begitu lapar saat ini. Namun setiap hari ia lakukan tak.pernah kunjung datang. Rasa kecewa dan marah mulai menyelimuti hati anak laki-laki tersebut. Sampai suatu saat ia berjanji tidak kan pernah menunggunya. Dan tidak akan pernah memaafkan nya. Hanya pria itu yang bisa memahaminya. Itu yang ada dalam pikirannya dan hatinya.
Sampai kini ia tidak percaya lagi dengan wanita. Karena sang wanita pernah berjanji akan menemaninya dna selalu berada di sisinya. Sang wanita berjanji tidak akan pernah meninggalkan nya. Namun kenyataanya berbeda. Sang wanita pergi dan tak kembali.