Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 37


__ADS_3

Jantung Sherly berdetak sangat kencang. Jantung Sherly berdansa salsa rasanya. Bahkan ia sangat sulit mengontrol dirinya agar tidak tetsenyum lebar. Rasanya ia ingin terbang tinggi di langit. Menunjukkan pada burung-burung kalau ia sangat bahagia hari ini. Bunga -bunga bermekaran di sekitar jiwanya. Angin pun ikut membisikkan kata cinta di telinganya. Mengalunkan lagi cinta untuk nya. Semua perkataan Andrew membuatnya semakin yakin kalau suatu hari nanti ia akan mendapatkan cinta suaminya.


Itu membuktikan kalau cinta penakluk segalanya. Bahkan yang keras dan kaku sejalipun. Akan tunduk oleh cinta.


Andrew tak berhenti tersenyum manis kepada gadis di depannya itu. Hatinya kembali menghangat, setelah sekian lama kosong dan sepi. Kini berlahan mulai terisi dengan cinta yang Sherly curahkan kepadanya. Perasaan yang dulu pernah hilang kini berlahan mendekat lagi ke hatinya.


Andrew begitu bahagia bisa mengatakan perasaanya kepada Sherly meski ada hal yang masih belum Andrew ungkapkan. Andrew masih mau kembali meyakinkan dirinya kalau itu benar cinta bukan hanya rasa tanggung jawab dan kewajiban semata seperti pikiranya selama ini. Hati nya selalu tersentuh dengan hal-hal kecil yang dilakukan gadis bocah itu. Andrew ingin selalu menyayikan lagu bahagia di saat hatinya merasa tenang seperti ini. Rasa nyaman berada dekat Sherly selalu ia rasakan. Ia menjadi lebih tenang saat melihat senyum gadis itu mengambang di bibir cantiknya.


" Kau milikku selamanya " Batin Andrew berkata dengan tegas.


Setelah selesai manyantap makanan tersebut. Andrew ingin mengajak Sherly untuk pergi ke suatu tempat yang indah. Namun sebelumnya Sherly meminta ijin untuk pergi ke toilet. Karena ia sedari tadi sudah merasa kebelet. Andrew mempersilahkannya, Pria itu memutuskan untuk menunggu Sherly di lobi mall tersebut.


Sheryl berjalan cepat menuju toilet wanita. Tiba-tiba saja ia...

__ADS_1


Bug.....


Sherly menabrak seorang wanita paruh baya. Wanita itu hampir saja terjatuh. Untung saja Sherly menahanya dengan cepat sehingga wanita tersebut tidak sampai jatuh ke lantai.


" Maaf kan saya nyonya... saya kurang hati-hati." Kata Sherly yang merasa bersalah karena kecerobohannya ia hampir saja membuat orang lain celaka, ia tidak hati-hati karena begitu terburu-buru.


Wanita paruh baya itu tersenyum dan mengelengkan kepalanya ia juga meminta maaf kepada Sherly karena sudah tidak melihat sebelum melangkah keluar. Ini tidak sepenuhnya salah Sherly. Wanita itu tersenyum ramah. Wajanya memancarkan jiwa keibuan yang luar bisa. Bahkan Sherly merasa sangat nyaman ketika melihat matanya.


Sherly berkata kalau ia berharap suatu hari nanti bisa bertemu lagi dengan wanita itu. Sherly merasa kalau wanita tersebut begitu baik dan ramah. Sherly merasakan sebuah kedekatan yang tak biasa dengan wanita itu.


Wanita itu pun mengatakan hal yang sama kalau suatu saat nanti ia berharap bisa bertemu kembali dengan gadis manis itu. Seperti ada ikatan yang tak terlihat diantara mereka berdua.


Akhirnya wanita tersebut pun pergi karena ada urusan yang harus ia selesaikan. Entah mengapa Sherly sangat bahagia melihat wajah wanita paruh baya itu. Ia merasa seperti mengenalnya. Namun rasa sedih seketika menghinggapi jiwanya saat melihat wanita itu menjauh dan menghilang di balik pintu.

__ADS_1


Setelah selesai dwngan ritual buang air kecilnya di toilet. Sherly merapikan penampilanya di cermin yang ada di toilet tersebut. Ia tidak ingin terlihat kacau di depan Andrew, yang sudah memeberikan lampu hijau pada hubungan pernikahan mereka. Sherly tersenyum puas setelah selesai merapikan penampilannya. Kemudian ia melangkah meninggalkan toilet wanita tersebut dengan perasaan yeng berbunga-bunga.


Beberapa saat kemudian Sherly melangkah menuju lobi Mall. Disana tampak Andrew yang telah menunggunya dengan gelisah. Sherly tersenyum saat melihat pria tersebut, dengan cepat ia mendekati Andrew. Senyum di bibir Andrew pun mengembang saat melihat Sherly sudah berada di dekatnya. Dengan cepat Andrew segera menggenggam tangan mungil Sherly. Mereka melangkah menuju mobil mereka. Sherly sangat terkejut saat melihat isi di dalam mobil yang sudah penuh dengan belanjaan mereka. Entah sudah berapa banyak uang yang Andrew keluarkan untuknya. Sherly hanya bisa pasrah dan menghebuskan nafas dengan kasar. Sherly tidak bisa berbuat apa-apa saat menghadapi keras kepala Andrew. Pria itu tidak bisa di bantah bahkan sama sekali tak suka di bantah dan di tolak. Apa yang jadi keinginannya harus tercapai. Jadi lebih baik menurut daripada bencana terjadi nantinya.


" Apa kamu senang hari ini? " tanya Andrew kepada Sherly untuk sekedar memecah keheningan yang tercipta di dalam mobil sejak mereka memasuki mobil dan kini mobil tersebut telah meluncur menuju.


Sherly tersenyum lebar dan menganggukkan kepalanya. Begitupun Andrew yang sekilas melirik senyum am is Sherly.


Mobil mewah itu pun meluncur memecah jalanan yang padat akan kendaraan. Andrew sebelumnya sempat menghubungi Steven untuk menyediakan mobil yang lain yang akan ia kendarai bersama dengan Sherly. Karena tidak mungkin mereka akan membawa barang belanjaan mereka kemana pun pergi. Di persimpangan Andrew menghentikan mobilnya dan meminta Sherly juga ikut turun bersamanya. Sherly menurut saja kemudian Andrew mwmonta Sherly untuk masuk terlebih dahulu ke dalam mobil yang telah di bawa Steven. Kemudian Andrew meminta Steven untuk membawa barang-barang tersebut ke Apartment milik Andrew. Ada taut sedih Steven saat menyaksikan kemesraan yang di tunjukan Andrew dan Sherly. Hatinya menjerit, menangis dan terluka karena apa yang ia saksikan. Tetapi kembali ia menguatkan dirinya untuk tetap tenang. Selama orang yang ia cintai bahagia dan tersenyum itu sudah cukup baginya untuk ikut merasa bahagia.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Mobil mewah milik Andrew sudah meluncur memecah jalanan yang padat kendaraan. Andrew berencana mengajak Sherly untuk piknik di sebuah pantai. Andrew berencana akan melakukan banyak hal berdua dengan pujaan hatinya. Banyak yang ia rencanakan dalam acara jalan-jalan kali ini. Andrew berharap bisa semakin dekat dengan Sherly dan segera bisa mengetahui seperti apa perasaan yang sesungguhnya terhadap gadis yang telah membuatnya berubah dan merasa sesuatu untuk pertama kalinya.

__ADS_1


__ADS_2