Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 86


__ADS_3

" Kenapa kau datang?" kata seorang laki-laki yang tak lain adalah Steven.


Andrew begitu terkejut melihat kedatangan pria itu. Ribuan pertanyaan mencuat di otaknya dan memenuhi pikirannya. Apakah selama ini Sherly tidak pergi sendiri namun sengaja pergi menjauh darinya bersama dengan laki-laki yang selama ini sudah mengibarkan bendera perang dengannya. Andrew menatap sengit kearah Steven yang juga tak mau kalah menatapnya tajam.


Sherly yang masih tidak percaya dengan kedatangan Andrew hanya diam menyaksikan perdebatan itu.


" Apa kurang cukup kau menyakiti wanita ini? " tanya Steven.


Andrew tersenyum sinis.


" Kau tidak ada urusan denganku. Kau orang tidak di perlukan." Jawab Andrew kesal.


Andrew dengan cepat menarik tangan Sherly dan menyeretnya begitu saja meninggalkan Steven yang hanya bisa menatapnya sedih. Harapannya kembali pupus. Sejak ia tahu Sherly pergi ke negara tersebut. Tanpa pikir panjang Steven menyusulnya. Dan dengan mudah Steven dapat menemukan wanita yang selama ini telah mengisi penuh hatinya itu. Selama beberapa Minggu ini Sherly dan Steven selalu bertemu. Bahkan Steven menjadi tempat bersandar dikala hati Sherly sedang sedih. Sherly tahu Steven menyimpan maksud tersembunyi namun ia tidak mempedulikan perasaan laki-laki itu. Sherly hanya menganggap Steven sebagai seorang kakak yang sangat baik. Steven memang selalu baik padanya. Tiap kali Steven berusaha mengungkapkan perasaanya Sherly selalu menghindar dan mengalihkan perhatiannya. Sherly tidak ingin Steven terus salah paham dan ia ingin menegaskan kalau hubungannya dengan dirinya hanya sebatas teman tidak lebih. Andrew lah yang telah menguasai hatinya. Meski Sherly dalam keadaan marah namun cinta dan sayangnya tak berkurang sedikitpun. Andrew memang selalu membuat dirinya kecewa akan tetapi Sherly mengerti kalau Andrew sangat mencintainya. Ia senang kalau saat ini akhirnya Andrew mencarinya meskipun sedikit terlambat bagi Sherly akan tetapi kesempatan itu belum hilang.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Hanya suara deri mesin yang terdengar di dalam mobil tersebut. Sherly menatap luar jendela. Dan pikirannya bingung entah dengan cara apa ia menjelaskan kepergiannya dan alasan apa yang harus Sherly berikan. Sherly hanya berharap dalam hati kalau Andrew mengerti kenapa ia memutuskan untuk menjah dari suaminya itu untuk sementara waktu.


Andrew juga sibuk dengan pikirannya. Ia masih bingung harus memulai dari mana. Ada sedikit rasa terkejut dan marah saat melihat Sherly ternyata bukan sendiri ada di negara itu. Melainkan dengan Steven. Andrew berusaha berfikir jernih agar amarahnya tidak membuat segalanya hancur kembali. Setelah penyiksaan bagian yang panjang baginya, kini ia dapat menemukan Sherly dan saat ini dan detik ini gadis tercintanya sudah berada bersamanya.

__ADS_1


" Emm.." Geram Andrew yang berusaha menetralkan kegugupannya.


Sherly masih tetap dengan posisinya menatap jendela.


" Apa pemandangan diluar lebih menarik daripada pria tampan yang ada di sebelahnya ini." Kata Andrew yang memecah keheningan diantara mereka.


Sherly masih tetap diam.


" Sherly apa kau begitu membenciku?" Kata Andrew menghentikan mobilnya di pinggir jalan.


Andrew menatap wanita yang masih asik menatap jendela.


Wajahnya berubah sendu. seaka memohon kepada Sherly agar mau memaafkannya. Andrew sangat berharap kalau istrinya itu dapat merasakan penyesalanya.


" Sherly Margaretha sampai kapan kau hanya diam membisu seperti ini. Apa kurang cukup waktu kau menyiksaku dengan perasaan bersalah ini." Andrew mulai sedikit kesal karena Sherly tidak mau menjawab pertanyaannya. Jangankan menjawab menatapnya pun eggan.


Sherly milih unyuk diam hatinya kembali tersayat hebat saat mengingat betapa kehilangannya dia. Sherly tahu semua yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan Andrew, Sherly tahu Andrew masih terpengaruh dengan Helen yang Sherly juga tahu kalau itu adalah salah satu siasat jahat perempuan itu untuk memisahkanya dari suaminya itu. Yang lebih mengejutkannya adalah Bram yang notabene adalah ayah angkatnya yang sudah merawatnya sejak ia masih dalam perut ibunya. Tega melakukan hal memalukan. Bram mempunyai hubungan spesial dengan Helen. Ia sengaja melakukan hal itu karena Bram tahu kalau Helen adalah masa lalu Andrew yanh dulu pernah menjadi orang paling berharga. Bram manggunakan Helen untuk mempermudah siasat liciknya.


Air mata Sherly pun tumpah, mengingat kejadian yang diabuat oleh orang-orang yang ternyata tak lain adalah orang terdekatnya. Banyak halyang sudah menimpanya. Termasuk siapa dalang penculikan atas dirinya yang hampir saja kehilangan nyawa dan harga dirinya.

__ADS_1


Ya... pelakunya adalah Bram dan Helen..Yang ingin membuatnya hancur. Dan Andrew akan menolaknya, karena ia sudah menoadai cinta mereka. Lebih parahnya lagi Steven tahu rencana busuk Helen namun sengaja membiarkannya. Kenapa orang begitu menginginkan milik orang lain. Sherly menangis tersedu-sedu. Namun ada rasa lega karena ia memiliki ayah mertua yang begitu sayang padanya berkat David semua masalah dapat di selesaikan. Sang penjahat mendapatkan hukumannya, sang sabar mendapatkan buah manisnya. Namun sang bodoh hanya mendapatkan penyesalan.


Sherly menangis, hatinya terasa sesak. Andrew mengetahui Sherly menangis mulai panik. Ia bingung mengapa Sherly menangis. Bagi Sherly ia menangis dihadapan suaminya adalah hal yang ternyaman, karena bagi Sherly suami adalah sandaran paling nyaman di dunia setelah ibu. Jadi ia menangis bahagia karena semua hal bisa selesai dengan baik. Berkat ayah mertunya mungkin kalau tidak ada David semuanya tidak akan terselesaikan dengan baik seperti ini.


" Andrew benar-benar bodoh." Teriak Sherly tiba-tiba yang membuat Andrew terkejut.


" A...apa yang terjadi sayang?" tanya Andrew yang terkejut melihat Sherly yang tiba-tiba menyerangnya. Dan melancarkan serangan dengan bertubi-tubi.


" Ampun sayang... Kenapa kau berubah sekarang. Kenapa kau sama seperti mama yanh selaku menindasku. Apa mama selama ini mengajarimu seperti ini agh... Ohhh God. Kenapa wanita yang aku cintai bisa seperti mama." Kata Andrew di sela-sela pukulan Sherly yang berusaha ia hindari.


" Wanita kalau sudah kesal bisa berubah jadi apa saja. Apa lagi ounya suami bodoh.. Suami dungu ..suami tidak peka ..suami ego... da..."


" Stop... Siapa dia... ? Suami mana yang kau katakan itu sayang... Jangan Bilang..." Kata Andrew memotong perkataan Sherly kemudian ia kembali terdiam karena pukulan Sherly kembali melayang. Namun untung saja ia dapat menghindarinya karena Sherly bukan wanita yang bisa main fisik apa lagi dengannya. Maka dari itu Andrew sangat mencintai istrinya itu. Wanita lembut dan penuh kesabaran dalam menghadapinya. Hanya Sherly yang memahaminya. Hanya istrinya pelengkap jiwanya. Sherly adalah anugrah terindah yang Tuhan berikan untuk nya. Meski berawal dengan sebuah kesepakatan hutang namun hutang sebenarnya adalah Sherly dan Andrew selalu terikat selamanya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


" Terima kasih Kim karena berkat kau semuanya dapat terbongkar. Kebusukan Bram dan Helen yang hampir saja membuat kita kehilangan banyak hal. Mereka harus membayar semuanya. Aku telah kehilangan cucu yang belum sempat aku lihat karena ulah mereka dan kebodohan anakku." Kata David seraya memijit pelipisnya yang terasa pening.


" Sama- sama tuan ini sudah kewajiban saya. Saya juga ikut lega karena semuanya dapat dinselesaikan. Dan Tuan muda dan Nona muda mudah-mudahan kembali baik." Kara kim dan tersenyum lebar.

__ADS_1


__ADS_2