Aku Menikah Karena Hutang

Aku Menikah Karena Hutang
Episode 45


__ADS_3

Steven menangis dalam diam. Menatapnwajah pucat Sherly yang kini sudah terbaring di ruang tawat inap. Steven betharap Sherly akan segera membuka matanya. Steven tak henti-hentinya menghempaskan nafas kasar. Ia benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Rasa cintanya tak bisa mambuatnya jadi orang yang egois. Ia masih memikirkan perasaan Sherly yang telah mencintai Andrew. Akan tetapi ia akan melakukan apa yang diinginkan Sherly termasuk membawanya pergi jauh dari Andrew kalau Sherly meminta hal itu. Ia akan melewati batas itu demi cintanya.


Steven tahu betul apa yang membuat Andrew melakukan hal itu kepada Sherly. Steven merasa sedih karena yang terluka disini adalah cinta itu sendiri.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sherly betlahan membuka matanya, ia sedikit memicingkan matanya karena menyesuaikan sinar yang masuk mengenai matanya. Ia berlahan muali bisa membuka matanya sempurna, namun ia merasa aneh dengan tempat nya sekarnag ini. Dinding bercat putih dana aroma khas obat ia tahu ia berada di mana saat ini.


" Kenapa aku ada disini?" Gumamnya


Sherly merasa ada seseorang yang telah memperhatikannya sedari tadi. kemudian ia menoleh ke arah pintu. Ia menelisik pintu tersebut tak ada seorang pun disana. Namun matanya begitu yakin kalau ada orang yang sedang memandanginya dari balik pintu meski samar-samar karena kepalanya masih terasa sangat pusing. Tiba-tiba pintu itu terbuka seorang pria muncul dari balik pintu tersebut dengan senyum manis.


" Kau sudah bangun." kata Steven yang batu saja masuk melihat Sherly sudah duduk di ranjangnya.


Sherly tak bergeming. Ia masih setia memandangi pintu yang kini sudah kembali tertutup.

__ADS_1


" Ada apa?" tanya Steven yang merasa aneh dengan sikap Sherly karena ia masih tetap memandang arah pintu seperti mengharapkan sesuatu muncul dari balik pintu.


" Dia tidak akan datang." kata Steven yang membuat Sherly menoleh kearahnya. Sherly sadar kalau Steven tahu apa yang ada di pikirannya.


Dengan perasaan sedih gadis itu kembali meringkukan tubuhnya di tempat tidur. Awalnya ia seperti mendapat harapan kalau itu benar-benar Andrew pria yang ia rindukan. Alhasil kenyataan membuatnya kembali terluka.


Steven mengerti perasaan Sherly, ia juga merasa sedih melihat keadaan Sherly yang masih tetap mengharapkan Andrew datang meski pria itu telah berulang kali menyakitinya. Steven merasa iri dengan Andrew karena berhasil mendapatkan cinta Sherly yang begitu tulus untuknya.


Steven mengalihkan perhatian gadis itu. Ia tetap berusaha tersenyum meski hatinya mengeluarkan darah. Ia harus tetap sabar dan tegar untuk Sherly. Steven mengambil sebuah apel dan mencucinya kemudian ia mengupas kulit apel tersebut. Setelah siap Steven memberikan apel yang sudah di potong rapi kepada Sherly.


Sherly mengekengkan kepalanya. Ia menolak apa yang diberikan Steven untuknya.


" Sherly kau harus cepat pulih. Bagaimana kau akan menemui Andrew kalau keadaanmu seperti ini." Kata Steven yang berhasil membuat Sherly berekasi. Steven tersenyum pahit melihat reaksi Sherly saat ia mengunakan nama Andrew untuk meyakinkannya.


" Sebesar itukah cintamu untuknya Sherly?" batin Steven.

__ADS_1


Sherly mulai memasukan potong demi potong buah apel yang Steven berikan. Ia harus cepat pulih untuk bisa menemui Andrew dan menayakan semunya. Sherly masih yakin kalau telah terjadi sesuatu kepada Andrew sehingga ia harus melakukan hal yang menyakiti hatinya. Sherly selalu ingat kata Andrew untuk sabar dan menunggunya. Ada makna di balik kata-kata Andrew tersebut.


Hari lepas hari. Sherly berangsur-angsur mulai pulih. Setiap menit ia berharap Andrew akan datang padanya. Setiap malam ia selalu bermimpi kalau Andrew datang menemaninya. Bahkan karena rindunya. Sherly benar-benar merasakan setiap sentuhan Andrew untuknya. Andrew datang setiap malam dalam mimpinya. Pria itu menghilang saat ia membuka matanya. Sherly menangis setiap kali kenyataan tak seindah mimpinya.


" Andrew aku begitu merindukanmu. Kau tahu aku merasa kau nyata di mimpiku." Bisik Sherly di sela tangisannya.


Kini Sherly sudah di perbolehkan pulang karena Ia sudah pulih. Steven selalu ada untuk Sherly. Steven kini ingin mengajak Sherly untuk pindah ke apartment miliknya yang telah lama kosong. Ia ingin segera menjauhkan Sherly dari Andrew agar Sherly bisa kembali bangkit. Akan tetaoi Sherly menolak tawaran Steven tersebut. Ia ingin kembali ke rumah suaminya karena bagaimana pun ia masih istri sah Andrew selama Andrew belum mengakhiri pernikahan mereka Sherly akan tatap bertahan di sisi Andrew sebagai istrinya.


Mendengar apa yang dikatakan Sherly, steven begitu terluka. Ia tidak menyangka kalau Sherly mempunyai keinginan seperti itu. Andrew pria yang sangat beruntung bagi Steven. Meskipun sakit Steven masih berusaha tersenyum di deoan Sherly. Ia akhirnya menyetujui permintaan Sherly bagaimanapun ia tidak punya hak untuk memaksa gadis itu.


Dari kejauhan sepasang mata menyaksikan hal tersebut. Tanganya menggengam erat stir mobil karena kesal. Ada rasa yang tak bisa di uangkapkan dengan kata-kata. air matanya kini telah membasahi pipinya. Ia benar-benar tidka berdaya. Harusnya ia yang ada di sana menemani Sherly dan mengantar Sherly pulang. Akan tetapi hal itu tidak bisa ia lakukan karena sebuah alasan.


Mobil yang membawa Sherly pun melaju meninggalkan Rumah sakit yempat Sherly dirawat beberapa hari ini. Andrew dengan tetap menjaga jarak terus mengikuti mobil di depanya. Ia ingin tahu kemana Steven akan membawa iatrinya itu. Seutas senyum tersungging dari bibirnya saat tahu Sherly kembali kerumahnya. Ia merasa bahagia karena Sherly masih tahu posisinya sebenarnya. Andrew merasa lega kalau Sherly masih menganggap pernikahan mereka.


" Kau memang istriku. Hanya aku yang bisa memilikimu. Tunggu aku kembali Sherly. " Bisik hati Andrew kemudian meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


Andrew berjanji pada dirinya untuk tidak mngecewakan Sherly lagi. Ia akan mencari solusi dan jalannkeluar yang terbaik untuk semuanya. Ia akan kembali lagi ke cintanya. Andrew semakin yakin kalau ia tidak bisa kehilangan Cintanya utuk pertama kalinya. Andrew harus berjuang dengan keras untuk bisa kembali dan mengatakan kalau ia sangay mencintai Sherly. Andrew kambali bangkit dari rasa ketidak berdayaannya. Ia tidak akan kalah dengan takdir. Kini ia kan melawan takdir dan mengalahkannya dengan sempurna. Apapun yang terkadi Andrew berharap akan jadi pemenang. Rasanya tidak sabar menanti hal itu. Sampai tanpa sadar Andrew tersenyum senang membayangkan ia kembali memeluk Sherly dan mengungkapakan perasaanya. Hatinya berdesir hangat saat hal itu suatu saat nanti akan datang. Rasa rindu akan terobati dan terpuskan. Andrew juga berjanji oada dirinya kan membahagiakan Sherly samapai akhir hayatnya nanti. Sherly adalah satu-satunya cinymta yang ada dalam hatinya. Sherly adalah cinta pertama dan terakhirnya.


__ADS_2